Langsung ke konten utama

Postingan

Nasib Guru : Dinista Gara-Gara TPP

Saya awali tulisan ini dengan judul Nasib Guru. Ya, tidak ada yang salah dengan judul itu. Nasib Guru. Karena saya menggunakan judul Nasib, seolah-olah dikonotasikan pada suatu keadaan dimana subyek berada dalam kondisi yang tidak mengenakkan, memprihatinkan dan kadang mendapat intimidasi dan perlakuan yang tidak pantas. Padahal kalau dilihat subyek yang dimaksud adalah guru. Padahal pada pandangan banyak orang guru saat ini diasosiasikan sebagai figur yang sudah mendapatkan kesejahteraan luar biasa. Gajinya dobel, namun banyak yang kinerjanya asal-asalan. Kerjanya cuma menunggu waktu pulang saja. Akhlaknya banyak yang bejat dan tidak bermoral. Pencabulan dan lain sebagainya. Padahal guru sudah digelontor dengan dana besar oleh pemerintah. Apa hasilnya ? Cuma dekadensi moral, seks bebas dan juga tawuran. "Inikah hasil kerjamu ?" Demikian ditulis oleh seorang aktivis LSM yang katanya antikorupsi dari Malang. Hehehe.....entah anti beneran atau anti kalau tidak dapat bagian.......

Teror Masyarakat Pasuruan : Begal Motor

Pasuruan, adalah nama sebuah Kabupaten yang terletak di Tapal Kuda Jawa Timur. Sebagai wilayah tapal kuda, sebagian penduduknya adalah keturunan suku Madura yang dulu di jaman Majapahit pernah ekspansi bersamaan pembagian wilayah yang diminta Arya Wiraraja kepada Raden Wijaya karena berjasa membantu mendirikan Kerajaan Besar Majapahit. Namun, bukan berarti sebagian besar penduduknya sebagai peranakan Madura. Sebagain juga bersuku Jawa sebagai mana wilayah Pasuruan bagian barat. Wilayah Pasuruan sebenarnya sangat strategis. Askes ke Ibukota Propinsi dari arah timur selalu melewati Pasuruan. Demikian juga wilayah Malang dan sekitarnya. Namun sayang, akses yang demikian, kemuddian rusak karena adanya bencana lumpur lapindo di Sidoarjo. Mau tidak mau, karena berbatasan langsung dengan Sidoarjo dampaknya juga turut dirasakan oleh Pasuruan. Salah satunya adalah macet. Kembali kepada topik. Sepanjang tahun 2012-2013, Pasuruan menjadi wilayah yang sangat rawan dengan kejahatan terutama Bega...

Pada Suatu Pagi

Inilah ekspresi dua putraku kala pagi hari di depan rumah. Ada yang belajar, ada juga yang asyik naik sepeda. Sementara itu, beberapa bungan sudah mulai mekar dan merekah Belajara aahhhh Metal men aummmmm Hallo brooo lapooo pren, melok ta ? Pancawarna Pancawarna mekar Asoka rontok Berasuta

Sumber Gadung : Wisata Murah Memberi Makan Ikan di Kolam

Tamasyah, rekreasi, piknik adalah deretan istilah untuk menggambarkan bahwa kita sedang bepergian ke suatu tempat guna menghilangkan penat. Asosiasinya tempat tersebut sangat bagus, sejuk, indah, masuknya harus bayar dengan uang, kalau perlu mahal. Biasanya letaknya sangat jauh dan harus ditempuh berjam-jam dengan kendaraan. Pernyataan itu benar tapi keseluruhannya. Intinya kita cuma refresh saja setelah penat seharian dengan beragam aktivitas. Kalu hal demikian yang kita setujui, dengan biaya murah dan terjajangkau  bisa kita coba berwisata ke Kolam Ikan Sumber Gadung di Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro Mojokerto. Letaknya dekat dengan Pusdik Brimob Watukosek. Setalah sampai di masjid Pusdik silakan masuk ke utara jalan ada jalan desa wates. Sekira 500 meter kita sampai di sana. Apas aja yang ada di sana kita uraikan berikut ini : Pintu Masuk Lokasi Jangan lupa beli sentrat untuk pakan ikan ikon sumber gadung Joglo tempat Istirahat Salah satu mata air kas...

SDIT Al Munawwar : Sekolah Minimalis Artistik

Tanggal 12 Nopember 2013, saya berkesempatan untuk mengikuti Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD Negeri/Swasta untuk terakhir kalinya. Ya, terakhir. Karena setelah ini saya secara definitif tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah dimana saya bertugas, SD Muhammadiyah 1 Gempol atau SD MUTU . Sebagai pengganti saya, Persyarikatan telah mengangkat kepala sekolah baru. Khusus pelantikan sebenarnya telah dilangsungkan tanggal 19 Oktober 2013. Jadi, secara definitif saya sebenarnya sudah dominisoner. Namun, karena sertijab molor sampai hari ini, kegiatan kepalas ekolah tetap saya harus laksanakan. termasuk di dalamnya adalah menghadiri rapat dan tanda tangan yang hubungannya dengan kepala sekolah. Kembali ke MKKS tadi. MKKS kali ini diselenggarakan di SD swasta di kecamatan Gempol. Yang namanya swasta, maka akan ada kesamaan nasib dan juga kesamaan perjuangan. Nasib bahwa sekolah kami bukanlah sekolah pemerintah. Nasib bahwa guru-guru kami bukanlah guru-guru PNS. Nasib bahwa kami...

Ini yang Membuat Musim Hujan, Kita Betah di Rumah.

Musim hujan telah tiba. Setiap siang dan sore biasanya akan turun hujan dengan intensitas yang berbeda. Ada kalanya hujan deres disertai petir dan angin kencang. Suasana mencekam ditambah listrik di rumah padam. Ada kalanya juga hujan sedang. Dalam hitungan menit sudah redah sedia kala. Kadang pula hujan gerimis mengundang, yang kerasan berjam-jam tidak kunjung redah. Semuanya bagi orang beragama adalah anugerah. Ada kenikmatan yang senantiasa dapat kita petik di balik kejadian. Ada pelajaran yang dapat kita ambil dibalik sebuah peristiwa. Demikian halnya dengan hujan. Apapun status hujan yang ada. Ada pelajaran dan juga anugerah yang dapat kita ambil. Sekalipun kiranya hujan menjadikan banjir melanda. Atau hanya sekedar rintik-rintik belaka. Saya sebagai bapak, sebagai suami akan banyak tinggal di rumah ketika suasana hujan. Akan berada di samping istri. Tidur keruntelan dengan anak-anak. Meskipun jika dilihat jam dinding belum menunjukkan jam istirahat. Suasananya memang, yang m...

Menata Kembali Blog : Efek Penggantian Email Utama dan Mengganti Penulis Blog

Sungguh tidak dapat saya banyangkan. Niatan saya untuk mengganti email utama blog saya yang semula menggunakan akun yahoo berdampak buruk. Semula, saya memang menggunakan akun yahoo sebagai akun utama saya di blogger. Akun itu jauh bahkan pertama kali saya gunakan sebelum yahoo memperlakukan aturan harus menggunakan akun gmail dan adanya google+. Pada saat google memperlakukan aturan harus menggunakan akun gmail dan adanya google plus, maka secara otomatis akun saya yang tidak memakai gmail diberi akun gmail dari google. Sedangkan akun yahoo yang saya miliki masih dapat saya gunakan login ke blogger sebagaimana biasanya. Sebelumnya juga saya sudah membuat akun gmail yang saya tempatkan sebagai akun skunder saya. Di blogger, akun gmail itu saya jadikan penulis di blog. Jadi di samping saya memiliki email utama, saya juga memiliki akun alternatif yang jg berfungsi sebagai akun penulis di blog saya. Dalam perjalanannya, saya merasa tidak ada yang salah dengan akun gmail saya yang dikas...