Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ucapan natal

Sekali Lagi, Hukum Mengucap “Selamat Natal”

SETIAP datang saat Natal (dan Tahun Baru Masehi) kerap kali muncul perdebatan seputar boleh-tidaknya mengucapkan “Selamat Natal”. Sebagian mengharamkan, sebagian membolehkan. Namun akhir-akhir ini, suara kalangan yang membolehkan semakin kencang. Jusuf Kalla membolehkan ucapan itu, Shalahuddin Wahid membolehkan juga, Menteri Agama Suryadarma Ali membolehkan, Fahri Hamzah (anggota DPR PKS) juga membolehkan, Ketua PP Muhammadiyah membolehkan. Untuk melegitimasi pembolehan ucapan “Selamat Natal” ini, banyak pihak bersandar pada fatwa Dr. Yusuf Al Qaradhawi, fatwa Dewan Ulama Al Azhar, fatwa Dewan Ulama Palestina, hingga fatwa pemimpin Ikhwanul Muslimin dan Presiden Mursi di Mesir. Rata-rata semua fatwa ini berporos pada ayat Al Qur’an: وَإِذَا حُيِّيْتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّواْ بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيباً “Jika mereka memberikan ucapan selamat kepada kalian, maka balaslah dengan ucapan yang lebih baik, atau yang semisa...

Ucapan Selamat Natal : Saya Yakin Hukumnya Tetap Haram

Ini keyakinan saya pribadi. Bagi yang berkeyakinan lain saya tetap menghargai. Saya tidak perlu menjabarkan tentang dali-dalilnya panjang lebar. Yang jelas memang tidak pernah dituntunkan junjungan saya Nabi Muhammad SAW. Nabi tidak pernah mengucapkan selamat pada perayaan agama lain. Saya bukan orang yang mau nglangkahi kanjeng Nabi dengan membuat tradisi baru yang tidak pernah beliau buat. Jadi saya cari aman saja dalam beragama dengan tidak perlu mengucapkan selamat kepada perayaan agama lain termasuk di dalamnya natal. Apakah emnang saya tidak mempunyai teman yang memiliki agama berbeda ? Saya punya dan memang banyak dan saya tetap tidak mengucapkan selamat. Terus dimana toleransi saya ? saya menunjukkan toleransi cukup dengan menghargai keyakinan mereka, memberikan ruang bagi mereka untuk beribadah. Saya tidak mengganggu mereka. Bukankah dengan tidak mengucapkan selamat berarti saya tidak toleran ? Siapa bilang Bukankah teman lain mengucapkan selamat idul fitr...