Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pantai bajul mati

Berwisata Pantai Bajul Mati dan Gua Cina (bagian 4) : Potensi Pantai yang Digarap Setengah Hati

Wisata Pantai di Kabupaten Malang selama ini didominasi oleh Pantai Bale Kambang dan Ngliyep. Kedua pantai ini adalah representatif dari destinasi wisata pantai yang ada di Malang. Boleh dikatakan kalau seseorang bicara pantai di Malang, atau hendak melancong dengan tujuan wisata pantai pastilah yang akan dituju adalah ke dua pantai ini. Kedua pantai ini memang lebih dahaulu ditemukan dan digarap. banyak pula sisi eksotis pada kedua pantai ini. Bale Kambang mempunyai keunikan pada pasirya yang berwarna putih serta adanya pura di pulau karang. Untuk menuju pura tersebut telah disambungkan jembatan yang mulus. Sehingga pengunjung akan dengan mudah sampai ke sana tanpa perlu bersusah payah. Jika dilihat dari pasirnya maka akan serupa dengan Prangtritis atau Kuta, namun jika dilihat dari pura itu, maka Bale Kambang lebih menyerupai Tanah LOt yang ada di Bali. Namun akhir-akhir ini banyak orag mulai mencari sesuatu yang baru. Seiring dengan dibukanya dua onyek pantai, yaitu Gua Cina dan ...

Berwisata Pantai Bajul Mati dan Gua Cina (bagian 3)

Puas sudah hati memanjakan diri berfoto di jembatan itu. Sudah beberapa angel yang diambil dan cukuplah untuk bekal ngeceng di akun FB. Namun saya lihat masih banyak dari rombongan yang betah berlama-lama foto disana. Seraya menunggu kami duduk-duduk saja di mobil. Akhirnya sekitar 15 menunggu, rombongan genap berkumpul dan siap melanjutkan perjalanan. Perjalanan ke Pantai Gua Cia tidaklah lama. Sekitar 20 menit kita sampai meski jarak tempuh tidak sampai 2 km. Ada kendala lapangan yang menghambat perjalanan yaitu medan jalan yang hanya berupa makadam. Untuk memasuki area pantai, mobil harus masuk jalan makadam sekitar 500m. Meski tidak jauh tp membutuhkan kewaspadaan ekstra mengingat jalannya naik turun. Disamping itu makadam jalanannya masih sangat kasar dan hanya cukup untuk diakses satu mobil saja. Jika kebetulan berpapasan dengan rombongan yang berlawanan arah, maka satu di antara mobil itu harus mengalah. Menepikan kendaraan untuk memberi ruang kendaraan lain.  Ada...

Berwisata Pantai Bajul Mati dan Gua Cina (bagian 2)

Setelah selesaid an puas bermain air serta pasir di pantai Bajulmati, rombongan kami kembali menepi. Sebagian ada yang berbenah dengan mandi di toilet berbayar yang ada di sisi kanan kiri warung. Ada pula yang masih belum puas mengabadikan momen dengan berfoto-foto dengan angel yang bagus sebelum meninggalkan tempat. Saya sendiri bersama isteri lebih memilih untuk merawat anak-anak, memandikan supaya bersih dan mengganti pakaiannya. Selepas itu perut sudah tidak dapat diajak kompromi. Rasanya lapar sekali. Karena rombongan lain belum bersedia makan dan akan diagendakan di Gua Cina maka terpaksa saya makan seadanya. Ada kripik dimakan kripik. Ada roti sebungkus pun habis kulahap. Perjalanan keluar dari Pantai Bajul Mati melewati rute semula. 100 meter jalan tak beraspal harus kami lewati lagi. Karena sudah agak terang, maka kami dapat melihat rerimbunan dan panorama alam yang ada. Tak sampai 500 meter setelah menapaki jalanan aspal dari Panati Bajul Mati kami berhenti. Ada momen ...

Berwisata Pantai Bajul Mati dan Gua Cina (bagian 1)

Hari Sabtu, tanggal 13 Oktober 2013, saya beserta keluarga mendapat ajakan dari tetangga untuk pergi tamasya ke Malang. Saat itu ada tiga tujuan yang akan kami kunjungi. Pertama Pantai Bajul Mati, Gua Cina dan juga Pantai Sendang Biru. Ketiganya terletak berdekatan. Karenanya semuanya bisa kita agendakan dalam satu kunjungan saja. kami berangkat dengan dua mobil Avansa. Perjalanan dimulai pukul 10 malam. Molor satu jam dari agenda yang telah kami sepakati yaitu pukul 9 malam. Bekal yang kami siapkan antara lain baju ganti, bantal untuk tidur anak-anak, makanan dan cemilan, makanan untuk pagi hari dan tentu juga obat- obatan. Saat itu bayi saya yang paling kecil memang dalam keadaan sakit mencret. Karenanya kami juga sedkit was-was apakah ikut berangkat atau tidak. Pikiran berkecamuk antara ikut atau di rumah saja mengingat kondisi anak saya. Akhirnya kami beli pampres, meskipun anak saya sudah enggan memakainya sedari kecil. Buat jaga-jaga kalau di perjalanan dia mengalami gangguan pe...