Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label desa

Suasana Desa yang (mulai) Hilang

Saya bangga jadi orang desa. Tak masalah orang menyebutnya apa. Kampungan kek, udik kek atau sebutan lainnya gak masalah bagiku. Yang penting saya tetap bangga menjadi orang desa dan tinggal di desa. Justeru saya tidak betah jika lama-lama di kota atau tinggal di kota. Hawanya beda, auranya beda. Di kota cenderung panas. Meskipun segala bentuk kebutuhan dapat diperoleh dengan mudah di kota asalkan ada duit. Namun hal itu tidak mengasyikkan bagi saya. Kerinduan terhadap desa selalu membunca. Bahkan dulu ketika anak-anak masih belum banyak, setiap ahadnya selalu saya luangkan untuk bersepeda dan mencari hawa desa khususnya pegunungan. Udara asri dan pemandangan hijau adalah obat penat bagiku. Kesunyian dan ketenangan adalah hiburan paling berharga yang tak terniali harganya. Itu dulu. jaman sudah berubah. sangat sulit saat ini membedakan aroma desa dan aroma kota. Suasananya hampir sama. Terangnya siang sama saja dengan malam. Bahkan untuk menyaksikan bintang saja saya h...