Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label UN

TIPS Mengikuti UN

Bagi yang akan melaksanakan Ujian Nasional ( UN) Berikut yang bisa dipedomani agar lulus dengan nilai memuaskan : Jangan mandi, biar pengawasnya gak mau deket- deket Nyontek gakpapa asalkan dari sumber yang ada cap logo 'SNI' Bawa hp 2.. yg 1 jelek yg 1 bagus, kalo disita kasih yg jelek pake yg bagus Sebelum UN dimulai lebih baik update status twitter atau facebook dulu minta doa pada teman/Followers Pakai celana dalam yg comfort (nyaman) biar gakgelisah Jangan lupa minum tolak angin sebelum ujian dimulai, orang pinter selalu minum tolak angin Inget! Lingkaran jawaban itu dibuletin, bukan dicoblos! \Kalo gak bisa jawab pencet bel lalu bilang "PAS Apapun ujiannya minumnya tetap teh botol Sosro Kalo udah gak bisa jawab, lambaikan tangan ke kamera Ada baiknya semasa UN, lupain hal2 lain yg bisa mengganggu konsentrasi belajar. Yg punya pacar, lbh baik putusin aja dulu Jangan lupa berdoa!..berdoa supaya ortu kamu ga ngusir kalo kamu gak lulus Sebelum berdoa,...

Masih Perlukah rangking Nilai UN ?

Saya awali tulisan saya ini dengan mengucap syukur kepada Allah SWT dengan bacaan Alhamdulillahirrabil alamin. Sesungguhnya tiada puja dan sanjung kecuali hanya pantas disematkan kepada Allah Rab yang Maha Agung. Diri hamba hanyalah makhluk yang lemah tiada daya dan upaya kecuali hanya atas ijinnya saja. Segala bentuk kejahilan yang penulis lakukan tak lebih hanyalah karena kelemahan tersebut. Karena itu, marilah kita senantiasa memohon ampunan atas doa dan kesalahan yang kita perbuat. Baik atas dasar khilaf maupun kesengajaan. Dengan ucapan astaghfirullahal adzim ya Allah aku memohon ampunan darimu. Atas semua bentuk kesalahan yang pernah dan akan terjadi. Ketika saya SD, saya belum pernah berfikir untuk dapat menjadi rangking pertama di sekolah pada saat pengumuman EBTANAS (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional). Pada saat itu pelakasanaan EBTANAS sama dengan UN. Yang membedakan hanyalah UN dikoreksi secara komputerais sedangkan  EBTANAS dengan cara manual. Ada 2 jenis Evaluasi ...

Kemilau Mentari sambut UN SD

  Pagi ini, Senin tanggal 7 Mei 2012 adalah hari pertama pelaksanaan UN utuk SD serentak se Indonesia. Hari ini yang diujikan adalah Bahasa Indonesia disusul kemudian dua hari kemudian dengan mata pelajaran berturut-turut Matematika dan IPA. Tiga hari yang menentukan selama pendidikan 6 tahun yang telah dijalani para siswa. Menegangkan dan menakutkan bagi mereka yang takut> namun tak jarang pula diantara mereka yang cuek saja. Mungkin mereka telah termakan sindrom akut penyakit UN yang ditularkan dari tahun ke tahun. Baik oleh kakak kelas mereka maupun oleh pendidik mereka. Sengaja maupun tidak sengaja. Ada pernyataan enteng dan mencengangkan dari mereka " Paling-paling nanti dapat jawaban dari Temen atau guru pas ke kamar kecil ".Sindrom akut ini telah menjara di berbagai belahan nusantara. Tentu dengan tanda-tanda yang berbeda tergantung seberapa parah penyakit itu menyebar. Mudah-mudahan anggapan saya salah. Kembali pada topik, Pagi ini adalah hari pertama UN SD...

Jangan Paksa Mereka "Berprestasi"

Ujian Nasional (UN), Katanya momok bagi sebagian besar siswa di Negeri yang namanya Indonesia. Bahkan bukan siswanya saja yang menganggap UN sebagai momok yang menakutkan, sampai-sampai gurunya pun menganggap UN tersebut sebagai momok Ada kekhawatiran bagi siswa dan guru atas pelaksanaan UN tersebut. Bukan lantaran apa-apa UN ditakuti, tetapi lantaran ada target yang harus dipenuhi pasca UN. Target nilai tertentu yang membebani di luar kemampuan sebagian besar siswa-siswi dan guru-guru Indonesia. Sehingga untuk mencapai target yang ditetapkan banyak hal yang mesti dilakukan. Ada yang melakukan Tambahan belajar di luar jam sekolah (les tambahan) yang kemudian namanya