Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita hikmah

Bagaimana Hukumnya Beramal dengan Harta yang Tidak Halal

Suatu malam saya berbelanja kain di sebuah toko kain terkenal di Porong. Biasa, hanya untuk membelian seragam sekolah teman-teman SD Muhammadiyah 1 Gempol yang memang sebentar lagi akan mengadakan perpisahan. Rencananya, pada perpisahan kelas VI tersebut seragam baru akan dipakai. Guna memburu waktu penjahitan kurang dari sebulan bahan dibagi. Sehingga kemungkinan waktu perpisahan sudah kompak berseragam. Kainpun telah dipilih. Atasan batik warna merah bata. Sekilas kubaca, Batik Cibulan nomor sekian sekian. Gambar bagus kayak batik Sidomukti Papringan Magetan. Tapi jauh memang secara kualitas. Wong ini harganaya 45rb berbanding 130rb. Gak masalah lah. Bawahan kuambilkan warna merah gelap. klop. Ada pemandangan menarik kala saya berbelanja. Sirine polisi emraung di depan toko. Kulihat oh, ada motor patroli berhenti kemudian seorang petugas masuk untuk belanja kain. Lamat-lamat kudengar percakapan polisi itu dengan pramuniaga. Ternayata polisi itu mengambil kain hijau yang panjangn...

Ketika Goyang Mewabah

Hari ini aku masuk kelas. Kelas yang kutuju adalah kelas VI SD Muhammadiyah 1 Gempol. Jumlah muridnya tidak banyak hanya 27 siswa. Perbandingan prosentase putra dan putrinya seimbang antara 45 % putri dan 55 % putra. Semua adalah anak-anak yang mulai menapaki usia remaja. Masa akil baligh sudah dialami di antara sebagaian mereka. Kulihat dari potongan dan suara saja sudah bisa kutebak. Sebelumnya merke menungguku di depan kelas. Duduk-duduk bergerombol sambil menghabiskan jajanan yang mereka beli sebelum bel berbunyi. Ada juga yang berbagi secuil makanan ringan itu. Kubiarkan dulu sebentar sampai habis yang mereka makan. Tak sampai semenit mereka sudah masuk kelas, berisap dan dilanjutkan dengan berdoa. Ada pemandangan menarik ketika mereka berjalan beriringan menuju kelas. Jalan mereka aneh, khusus untuk siswa laki-laki. Jalan yang seolah-olah ada yang salah dengan cara berjalan mereka. Jalan yang seolah-olah dibuat-buat dengan berirama. Ketika saya cermati lebih lanjut ternyata ad...

Ulat Bulu, Kecil Tapi Menakutkan

Ulat Bulu, adalah sebuah hewan yang ukurannya kecil. Dengan diameter tak lebih dari satu centimeter dan panjang maksimal 8 cm hewan ini mampu membuat merinding orang yang memandangnya. Bagi hewan lainnya pun demikian. Jarang kita temui ada hewan pemangsa serangga yang terang-terangan memangsa ulat bulu. Ulat bulu, hewan kecil tapi menakutkan. Tak terkecuali bagi yang phobi terhadapnya. Ada banyak faktor yang membuat orang phobi terhadap ulat bulu. Salah satunya mungkin memang tampangnya yang cukup sangar sehingga membuat orang takut. Atau mungkin juga karena ulat ini mempunyai bulu-bulu halus yang mampu membuat orang kegatelan karenanya. Bulu-bulu halus ini memang mengandung zat tertentu yang jika tersentuh kulit maka kulit itu akan iritasi dan bentol sana sini. Karenanya mungkin banyak orang merasa geli dan takut dengan ulat bulu. Tapi ini hanya sebagian orang saja. Banyk juga orang yang tidak takut dengan ulat bulu. Karenanya untuk antisipasi jangan sampai kena bulunya terlebih ...

Hidup Kita Jangan Sampai DIpengaruhi Oleh Orang Lain dalam Bersikap

Ari Ginanjar Agustian Pelopor ESQ, adalah orang yang sangat piawai dalam memberi motivasi. Dalam buku-bukunya banyak sekali pelajaran penting yang dapat kita ambil hikmahnya. Pun demikian dalam setiap pelatihan ESQ yang diadakannya selalu banyak peminatnya. Meskipun, menurut saya biaya investasinya cukup mahal. Terlepas  dari segenap kritik dan juga fatwa dari Majelis Ulama Malaysia yang menyatakan bahwa ajaran ESQ banyak kandungan gado-gado agama, jujur kita akui motivasi yang diberikan oleh Ari Ginanjar mampu memberikan motivasi dan perubahan pada bvanyak orang dan juga perusahaan. Kisah menarik baru-baru saja saya baca dalam salah satu fan page Ari Ginanjar yang berkisah tentang dua orang yang sedang berbelanja di sebuah toko buku. Kebetulan penjaga toko buku adalah orang yang bertipe menjengkelkan dalam melayani customer. Dia acuh tak acuh dan cenderung tidak menghiraukan pelanggan. Terang saja seorang pelanggan di antara dua orang tersebut tersinggung dan memutuskan untuk t...

Beginilah Mereka Menghancurkan Kita, Lalu Bagaimana Sikap Kita…!

Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!” Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat. Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali. Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru ...