Langsung ke konten utama

Postingan

Peradaban Tanpa Kalender Unifikatif: Inikah Pilihan Kita?

Yogyakarta- Selama hampir 1500 tahun peradaban umat Islam belum memiliki kalender pemersatu yang akurat dan digunakan oleh seluruh umat Islam di dunia, hal ini sangat ironis ketika banyak peradaban yang telah menetapkan system kalender terpadu, termasuk bangsa Sumeria selama hampir 6000 tahun lalu. Untuk itu mutlak dibutuhkan sebuah kalender yang dapat menjadi pemecah masalah umat islam di dunia saat ini. Hal tersebut dungkapkan ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syamsul Anwar, pada Pengajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Sabtu, (28/07/2012) di UMY, Jogja. Apa yang menjadi masalah dan tantangan pembuatan Kalender Islam Internasional ? berikut materi tulisan Prof. Dr. Syamsul Anwar yang diberikan kepada redaksi website Muhammadiyah. Bisa didapat dlm bentuk pdf. dengan mendownload melalui link ini : materi atau dapat langsung dibaca pada halaman ini. Peradaban Tanpa Kalender Unifikatif: Inikah Pilihan Kita? Sy...

Contoh Spanduk BOS Sekolah Bebas Pungutan

Berikut ini contoh spanduk BOS Sekolah Bebas Pungutuan dalam format cdr. Yang ingin download silakan menuju link berikut ini

Wali - Bang Thoyyib

Video Klip Wali Band Aku Bukan Bang Thoyyib Versi Anakku, Haekal Azhar Lazzuardy   Linknya bisa dilihat di Wali Band - Aku Bukan Bang Thoyyib

Foto-foto Lumpur Panas Lapindo

Usia Tahun ke-enam bencana Lumpur Panas Lapindo tahun ke enam telah terjadi tanpa kepastian. Kepastian kapan berakhir dan kepastian nasib yang menjadi korban. Setelah enam tahun berupa pula peta penampakan wilayah Kecamatan Porong, Tanggulangin dan Jabon. Berikut ini hasil jepretan kala senja 29 Mei 2006 lalu, semburan lumpur panas muncul dari blok Brantas milik Lapindo Brantas. Pusat semburan tersebut  hanya berjarak kurang lebih 150 meter dari Sumur Banjar Panji 1. Hingga kini semburan lumpur panas tersebut tak juga kunjung berhenti. Menenggelamkan hingga kurang lebih 16 desa di kecamatan Porong. Senja kemarin saya berdiri di sekitar tanggul Lumpur, memandang hamparan lumpur yang menenggelamkan sebuah peradaban di Dusun Balongnongo, desa Renokenongo, kecamatan Porong, Sidoarjo. Mendengar kisah kisah dari para korban Lapindo seperti mendengar cerita bersambung yang tiada habisnya. Selama semburan masih terus berlangsung seolah mimpi buruk tenggelamn...

Tips Belanja di Minimarket

Waralaba menggurita. Sampai pelosok desa kita akan jumpai sudah banyak sekali jenis toko swalayan waralaba atau lazim disebut minimarket. Jumlahnya pun tidak satu. Satu desa yang agak ramai kita akan dapati terdapat beberapa mimimarket dengan brand yang sama. Biasanya brand yang diusung adalah X***mart dan Y***mart. Kedua waralaba ini seolah menjadi sparing partner saja. Dimana X***mart berdiri pasti disampingnya akan berdiri Y***mart dan demikian juga sebaliknya.Taruhlah contoh di daerah saya, paling tidak kita akan temui hampir sepuluh minimarket yang mengusung merk mart ini.

Ramai Hisab Vs Rukyat, Mengapa ?

Permasalahan penentuan 1 Ramadhan 1433 H masih saja terasa hingga sekarang. Di dunia maya setiap pemberitaan tentang Hisab dan rukyat akan senantiasa menampilkan bahasan dan komentar yang prokontra. Yang pro rukyat akan mati-matian mempertahankan sunnah Nabi. Yang prohisab pun demikian. Terlepas dari itu semua adakalanya komentar yang diterbitkan tidak berdasar pada keilmuan yang dimiliki. Asbun, Asal Bunyi yang penting menulis komentar sepedas mungkin. Tak ayal hal ini menimbulkan perdebatan panjang yang tiada ujung. Ini bagi yang kurang berilmu Lebih parah lagi ada yang merasa berilmu memberikan stetemen negatif dengan mengumbar opini seolah-olah yang tidak sepaham dengannya dikatakan sebagai kelompok yang menerapkan perkara bathil dalam beragama, Membuat bid'ah baru dan memecah bela umat karena tidak turut serta dalam pendapat sang ahli. Karena aperkara bathil, bid'ah dan tafarruq maka perlu diluruskan agar kembali ke jalan yang benar.  lengkapnya bisa dibaca  disini S...