Langsung ke konten utama

Libur Hari Raya Tahun Ini Terasa Sangat Singkat

Tahun ini, Liburan semester 2 atau liburan kenaikan kelas persis 1 pekan sebelum masuk Ramadhan. Liburan Kenaikan kelas sendiri dijatah dalam kelender pendidikan selama 3 minggu. Alhasil, praktis selama dua pekan para siswa SD sampai SMA menjalani puasa di masa liburan tersebut. Hari masuk sekolah itupun berlangsung singkat, hanya satu pekan saja. dimulai pada tanggal 14 sampai dengan tanggal 19 Juli 2014. Setelah itu sekolah libur kembali selama kurang lebih sekitar dua pekan. Sekolah sendiri baru masuk kembali pada tanggal 4 Agustus 2014. Masuk sekolah pada bulan Ramadhan ini dan juga awal tahun pelajaran banyak dimanfaatkan oleh lembaga untuk menggelar kegiatan pondok Ramadhan. 
Kembali pada Libur hari raya. Hari Raya ini kalau melihat kalender akan jatuh pada tanggal 28 Juli 2014. Muhammadiyah sendiri sudah menetapkan jauh-jauh hari.Pemerintah Republik dan beberapa ormas masih akan menunggu hasil rukyat di lapangan. Terlepas dari itu semua. Jika nanti hari raya jatuh pada tanggal 28 atau tanggal 29 pun, maka liburan hari raya akan terasa sangat singkat bagi siswa. Kenapa. Liburan Hari Raya hanya berkisar 1 pekan saja. Berbeda dengan Liburan hari raya sebelumnya yang berkisar 9-10 hari. Tentu banyak agenda yang harus dimanage sedemikian rupa sepaya nanti kita tidak sampai bolos kerja di hari pertama pasca lebaran dan akibatnya dapat skors.
Liburan yang singkat tersebut dipengaruhi oleh satu hal.Yaitu, karena kita sudah terlalu banyak liburan pada  Ramadhan. Kalau kita hitung, selama Ramadhan kita hanya masuk sekolah satu pekan saja. Selebihnya kita libur. Sehingga mau tidak mau, Libur Hari Rayanya yang dipersingkat. Saya pribadi lebih senang Ramadhan dipakai kegiatan pembelajaran kemudian lebarannya liburnya diperpanjang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLAI SLAMET

Mohon maaf bagi kawan-kawana yang kurang paham dengan bahasa Jawa. kata di atas memang kata-kata dalam bahasa jawa. orang jawa menyebutnya sebagai unen-unen . kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih menjadi "Celaka tetapi Selamat". kontradiktif sekali, tetapi demikianlah orang jawa. satu sisi orang terkena bencana atau kecelakaan. namun si satu sisi orang tersebut selamat. kalau kita renungkan lebih dalam lagi ternyata ada makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Bencana atau kecelakaan atau juga kesialan memang sudah menjadi takdir yang tidak dapat kita hindari. bencana adalah kehendak Ilahi. tak seorang pun dapat menolaknya, termasuk yang nulis catatatn ini ketika mendapatkan blai   "kesialan" beruntun beberapa waktu yang lalu. orang jawa menerimanya sebagai sebuah keputusan Pencipta bagaimanapun keadaannya. namun dalam kondisi bersamaan, orang jawa mengatakan blai itu sebagai blai slamet   selama kesialan yang di dapa...

PB 14 : NILAI-NILAI ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL DARI BERBAGAI SUKU DI INDONESIA (BAGIAN 1)

  Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang berisi aturan dan tata nilai untuk segala manusia yang masih hidup di alam dunia agar terhindar dari kesesatan. Dengan menerapkan ajaran Islam, manusia dapat mencapai kedamaian, kemuliaan, keselamatan, kesejahteraan, aman, sentosa, bahagia, serta meraih kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat kelak. Hal tersebut disebabkan manusia mengemban amanah dari Allah Swt. sebagai Abdillah, Imaratul fil ‘Ardhi, dan Khalifatullah. Manusia sebagai hamba Allah yang senantiasa harus patuh untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Manusia juga berperan sebagai pemimpin di dunia yang kelak ditanyakan tentang kepemimpinannya, baik untuk dirinya sendiri, keluarganya, ataupun sebagai pemimpin umat. Manusia di dunia ini berperan sebagai “pengganti Allah” dalam arti diberi otoritas atau kewenangan oleh Allah kemampuan untuk mengelola dan memakmurkan alam ini sesuai dengan ketentuan Allah dan untuk mencari ridha-Nya. Dari ketiga fun...

SKI kelas 9 PB 3: Peran Walisongo Dalam Dakwah Islam di Indonesia

a. Pendidikan dan Pengembangan Keilmuan  sumber : pecihitam.org Syekh Maulana Malik Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gresik mendirikan Pesantren di desa Gapura, Gresik, guna mendidik kader-kader pemimpin muslim yang andal.  Sunan Ampel mendirikan Pesantren Ampel Denta. Di antara murid-muridnya adalah Raden Paku, Raden Fatah, Raden Makdum Ibrahim, Syarifuddin, serta Maulana Ishaq. Jejak dakwah Sunan Ampel bukan hanya di Surabaya dan ibu kota Majapahit, tetapi juga meluas sampai ke daerah Sukadana, Kalimantan.  Dakwah awal Sunan Bonang dilakukan di Kediri yang menjadi pusat ajaran Bhairawa-Thantra dengan mendirikan masjid di daerah Singkal. Sunan Bonang terkenal sebagai tokoh yang piawai dalam berdakwah dan menguasai berbagai disiplin ilmu, mulai dari fiqh, ushul fiqh, ushuluddin, tasawuf, seni, sastra, arsitektur, dan berbagai ilmu kesaktian. b. Seni-Budaya  Seni dan buday a  tertentu disesuaikan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Hal ini melalui proses...