Langsung ke konten utama

Dialog FPI Vs JIL tentang Lady Gagal

Assalamu'alaykum sederek2.

Inilah contoh diskusi asyik antara Ustadz dan pendukung kemaksiatan, santai tp mengena, bisa dicontoh dlm diskusi,obrolan ringan agar mengena di hati :)
_____

" DISKUSI SERIUS " antara pengikut liberal dgn seorang Ustad.
LIBERAL : "Ustadz apa perlunya umat Islam melarang Lady Gaga konser?"

USTADZ : "Lalu, apa kepentingan ente ngotot Lady Gaga harus konser?"

LIBERAL : "Kan, negara ini bukan milik orang Islam doang. Milik saya juga yg setuju."

USTADZ : "Iya. Kan negara ini bukan milik ente doang. Milik ana juga yang enggak setuju. Bikin rusak moral saja.

Lanjutannya nih:
LIBERAL : "???" "Kalo mau jujur. Konser dangdut juga banyak yg parah dari Lady Gaga. Lebih seronok. Bikin rusak moral juga."

USTADZ : :| "Lalu?"

LIBERAL : "Itu tandanya kita munafik dong. Lady Gaga ditolak. Dangdut seronok dibiarin. Tidak adil."

USTADZ : "Kalo mobil ente penyok karena ketiban pohon, apa yg ente lakukan?"

LIBERAL : "Ya saya benerin supaya jangan penyok."

USTADZ : "Kalo ente bikin tambah penyok dengan menyuruh temen ente nimpahin mobil ente dengan tiang listrik, bener engga?"

LIBERAL : "Ya bloon namanya."

USTADZ : "Ya itu."

LIBERAL : "Ya itu apa?"

USTADZ : "Ente bloon."

LIBERAL : "Kok saya yg bloon?"

USTADZ : "Udah dangdut seronok bikin rusak moral, ditambah ngundang Lady Gaga. Apa engga tambah penyok tuh moral bangsa ente?!"

LIBERAL : ??????..."Iya ya, kenapa saya jadi bloon gini...


Sumber : facebook.com/RKIINSPIRATIF

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih telah meninggalkan komentar pada blog ini.

Postingan populer dari blog ini

BLAI SLAMET

Mohon maaf bagi kawan-kawana yang kurang paham dengan bahasa Jawa. kata di atas memang kata-kata dalam bahasa jawa. orang jawa menyebutnya sebagai unen-unen . kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih menjadi "Celaka tetapi Selamat". kontradiktif sekali, tetapi demikianlah orang jawa. satu sisi orang terkena bencana atau kecelakaan. namun si satu sisi orang tersebut selamat. kalau kita renungkan lebih dalam lagi ternyata ada makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Bencana atau kecelakaan atau juga kesialan memang sudah menjadi takdir yang tidak dapat kita hindari. bencana adalah kehendak Ilahi. tak seorang pun dapat menolaknya, termasuk yang nulis catatatn ini ketika mendapatkan blai   "kesialan" beruntun beberapa waktu yang lalu. orang jawa menerimanya sebagai sebuah keputusan Pencipta bagaimanapun keadaannya. namun dalam kondisi bersamaan, orang jawa mengatakan blai itu sebagai blai slamet   selama kesialan yang di dapa...

PB 14 : NILAI-NILAI ISLAM DAN KEARIFAN LOKAL DARI BERBAGAI SUKU DI INDONESIA (BAGIAN 1)

  Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang berisi aturan dan tata nilai untuk segala manusia yang masih hidup di alam dunia agar terhindar dari kesesatan. Dengan menerapkan ajaran Islam, manusia dapat mencapai kedamaian, kemuliaan, keselamatan, kesejahteraan, aman, sentosa, bahagia, serta meraih kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat kelak. Hal tersebut disebabkan manusia mengemban amanah dari Allah Swt. sebagai Abdillah, Imaratul fil ‘Ardhi, dan Khalifatullah. Manusia sebagai hamba Allah yang senantiasa harus patuh untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Manusia juga berperan sebagai pemimpin di dunia yang kelak ditanyakan tentang kepemimpinannya, baik untuk dirinya sendiri, keluarganya, ataupun sebagai pemimpin umat. Manusia di dunia ini berperan sebagai “pengganti Allah” dalam arti diberi otoritas atau kewenangan oleh Allah kemampuan untuk mengelola dan memakmurkan alam ini sesuai dengan ketentuan Allah dan untuk mencari ridha-Nya. Dari ketiga fun...

DELAP VS MEDHIT

Sekali lagi saya uraiakan kata-kata dalam bahasa Jawa untuk kita apahami kembali dikarenakan kata-kta tersebut sudah mulai  jarang kita jumpai atau kita dengarkan lagi. Kata pertama kata DELAP , arti delap adalah suatu karakter atau sifat seseorang yang suka meminta kepada orang lain. orang delap itu kreatif. tetapi kreatifnya kreatif meminta kepada orang lain. dulu kata ini dilekatkan pada anak-anak yang suka minta kue atau  minuman kepada temannya dengan intensitas tinggi atau keseringan. walaupun sejatinya dia sendiri punya dan mampu untuk beli sendiri. tetapi setiap kali orang lain pegang makanan pasti dia minta. anak tersebut delap , kata teman-temannya. namun demikian predikat delap tidak hanya dilekatkan pada anak kecil. orang dewasa pun bisa dilekati kata ini jika memang memiliki sifat delap . pejabat pemerintah yang suka minta-minta pun bisa dikatakan delap. bawahannya dijadikan sapi perahannya karena sifat delap nya itu. biasanya orang delap juga be...