Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Cerpen : Bapakku (Tetap) Guru

  Oleh : Abee A. Lazz   Seperti biasa, setiap kali akan ujian sekolah pembagian nomor ujianku diberikan terakhir. Walas memanggilku. Mengingatkan tagihan yang harus dibayar. Lumayan, kepala tiga. Dan tak tahu, sampai kapan dapat dibayar. Dan seperti biasa, kusampaikan pada walasku, “ nanti akan saya sampaikan bapak, bu” Bu Guru walasku hanya mengatakan iya. Aku tahu, Walasku bosan mengingatkanku akan hal ini. Tapi sedikitpun belum ada cicilan, apalagi pelunasan. Hingga di penghujung semester pertama kelas sembilan. Tagihan itu pun belum terbayar. Pembagian rapor dipenuhi drama. Sejatinya aku malu sama teman-temanku. Tapi mau bagaimana lagi, orang tua belum ada duit untuk melunasi biaya itu. Mereka sudah cari kerja tambahan sebagai ojek, tetapi juga gak cukup. Sepi kata bapak. Cari hutangan pun sudah dilakukan. Tapi semua tetangga dan kerabat sudah tahu bapakku. Percuma memberikan bantuan, mustahil dapat dilunasi. *** Bapakku guru. Lahir dari keluarga tak mamp...