Sabtu, 02 November 2013

Awal Ramadhan dan Idul Fitri 1435 H berdasarkan Almanak Muhammadiyah 2014

Awal Ramadhan dan Idul Fitri adalah dua hari yang banyak menyita energi kaum muslimin di belahan dunia khususnya Indonesia. Banyak energi dan juga finansial yang terbuang gara-gara hari ini. Lebih dari itu kerapkali diwarnai aduh argumen bagi mereka yang merasa dalilnya benar dalam penetapan hari ini. Hujat-menghujat acapkali diarahkan kepada golongan yang berseberangan. Alamatnya jelas, menyerang Muhammadiyah yang punya patokan sendiri yang berbeda dengan kebanyakan ormas maupun pemerintah.
Muhammadiyah menggunakan hisab Haqiqi Wujudul Hilal atau WH untuk penetapan dua hari ini. Hanya dengan perhitungan matematis saja Muhammadiyah sudah yakin akan kebenarannya. Sehingga Muhammadiyah tidak akan pernah melakukan rukyat untuk membuktikan hal munculnya hilal di ufuk barat di akhir bulan. Jauh-jauh hari Muhammadiyah pun sudha dapat menentukan agenda terbaiknya karena kedua hari itu sudah dapat ditentukan.
Berbeda dengan pemerintah dan sebagian ormas lainnya yang masih berpedoman pada rukyat. Mereka akan disibukkan dengan intip-mengintip hilal di penghujung bulan. Kepastian pun belum di dapat sebelum detik. Itu pun belum cukup, masih ada sidang isbat yang melibatkan berbagai unsur ormas dan pemerintah. Kesaksian saja tidak cukup untuk menjadi putusan. Acapkali kesaksian dimentahkan dalam sidang ini dan diabaikan. Sehingga putusan berbeda dengan kesaksian di lapangan. Kesulitan lainnya pasti dirasakan masyarakat yang simpang siur dengan kepastian. Jadi besok apa lusa. Hal ini juga dikarenakan sidang isbat yang tidak praktis dan menghabiskan banyak waktu dan tentunya biaya. 
Berikut ini Awal Puasa dan Hari Raya 1435 H berdasar Almanak Muhammadiyah 2014 :
  1. Awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 28 Juni 2014. Kemungkinan besar awal Ramadhan akan berbeda antargolongan dan pemerintah mengingat tinggi hilal saat matahari terbenam tanggal 27 Juni 2014 hanya berkisar 0, 31 derajat untuk markaz Yogyakarta. Pemerintah besar kemungkinan baru akan melaksanakan puasa di hari Ahad tanggal 29 Juni 2014.
  2. Hari Raya Idul Fitri atau 1 syawal 1435 H jatuh tanggal 28 Juli 2014 bertepatan dengan hari Senin. tinggi Hilal di Yogyakarta saat itu 3, 37 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam tanggal 27 Juli 2014. Berarti Menurut Hisab WH Muhammadiyah puasa genap 30 hari. Mengingat besaran derajat hilal hanya 3 derajat, ada kemungkinan hari raya bisa berbeda.
  3. Idul Adha jatuh pada tanggal 4 Oktober 2014 bertepatan dengan hari Sabtu. Besar kemungkinan Idul Adha akan berbeda antara Muhammadiyah dan Pemerintah karena tinggi hilal diatas ufuk pada tanggal 1 Dzulhijjah ganya sekitar 0, sekian derajat saja.
Demikian info awal puasa dan hari raya menurut kalender Muhammadiyah. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Judul: Awal Ramadhan dan Idul Fitri 1435 H berdasarkan Almanak Muhammadiyah 2014; Ditulis oleh Riyono Putra Penanggungan; Rating Blog: 5 dari 5
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Awal Ramadhan dan Idul Fitri 1435 H berdasarkan Almanak Muhammadiyah 2014
Ditulis Oleh Riyono Putra Penanggungan
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Awal Ramadhan dan Idul Fitri 1435 H berdasarkan Almanak Muhammadiyah 2014 ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

16 komentar:

  1. terimakasih infonya gan, mantabs

    BalasHapus
  2. muhammadiyah dengan BID'AH DOLALAH seputar penanggalan batil makin menjadi2,
    biasanya juga muhammadiyah idul fitrinya tanggal 30 romadon,, ga mutu ni lama-lama..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang gak mutu kau itu,, coba cek ada di stellarium.. gak paham kan kau..

      Hapus
    2. Yang gak mutu tu yg bersembunyi di balik anonim

      Hapus
    3. Tidak perlu mencela pendapat sesama muslim,bukankah perbedaan.itu rakhmat asal berpegang pada Al Quran dan AlHadits.

      Hapus
    4. Kamu itu yang gila masa lebaran tgl 2, punya mata tp tak melihat bulan. Goblok

      Hapus
    5. Jangan terbawa emosi ada yang melihat dan ada yang menghitung sampai kapanpun nggak bakalan ketemu yang jelas lebih akurat menhitung dari pada melihat

      Hapus
    6. Perhitungan itu lebih bagus,Coba saja ketika mau ada gerhana matahari atau bulan....pasti sdh dpt di hitung baik jam,hari,maupun derajatnya,Dan belahan bumi yg mana yg dilaluinya.

      Hapus
    7. klo untuk perhitungan kalender,gerhana tentu bs dipakai,tp klo penentuan 1 romadlon dan 1 syawal jelas sekali ROSULULLOH perintahnya rukyat(melihat dengan mata kepala bukan dengan itungan)tergantung kita2 sj deh mau ikut nabi apa ndak ya terserah sj!!!!!yg pnting halalbil halal ke simbah dapet duit bs tuk beli HP

      Hapus
    8. kok yang comment anonim semua. hhehehe

      Hapus
  3. setidak nya diharamkan puasa di tanggal 1 syawal,islam itu indah, islam itu mudah terkadang umatnya yg membuat susah, nawaitu aja,

    BalasHapus
  4. assalamualaikum wr wb
    untuk indonesia awal puasa ramadan hari senen tgl 30 juni 2014. semoga kita mendapat safaat di yaumil masar kelak amin . landasan hisab da rukyat itu tertulis di tiang aras urutan urufnya di lihat rasullulah saw di saat israk dan migrat, tentu allah sang pencipta alam yang menuliskannya ini metode yg kita pakai untuk menentukan awal puasa ramadan dan bulan hijriyah dan juga titik nol derajatnya revolusi bulan mengelilingi bumi bukan pada ijtimak (kunjungsi), lebih jelasnya baca rotasibulan.blogspot.com

    BalasHapus
  5. Nggak usah repot masalah perbedaan keyakinan masing2 ajalah gitu aja kok repot

    BalasHapus
  6. sesama orang muslim harus siap menghadapi perbedaan. Nggak usah berdebat dlm perbedaan. Asal tdk melanggar Al Quran dan As Sunah.

    BalasHapus
  7. Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1435H

    BalasHapus