Sabtu, 04 Februari 2017

Telaga Sarangan, Beda Dulu dan Sekarang

Telaga Sarangan, Magetan adalah salah satu destinasi pariwisata unggulan Jawa Timur. Telaga Sarangan yang merupakan jenis wisata alam terletak di lereng Gunung Lawu. Hawa dingin dan eksotisnya pemandangan memberikan tawaran menarik bari pecinta traveling, termasuk di dalamnya saya.
Pertama kali saya menginjakkan kaki di Telga Sarangan adalah semasa saya masih SLTA dulu. Saya adalah anak STM, ketika kelas II ditunjuk sebagai anggota Paskibra tingkat kecamatan dalam event HUT RI ke 50. Sebauah pengalaman berharga bagi saya kala itu, termasuk pula ketika diajak untuk berlibur ke Telaga Sarangan pasca agenda pengibaran dan penurunan usai. 
Kala itu perjalanan ke telaga sarangan dapat ditempu dalam tempo 6-7 jam saja. Beberapa jam kami berwisata ke sana. Mulai menikmati pemandangan telaga yang asyik, berjalan-jalan mengitari telaga sampai merasakan kuliner khasnya yaitu sate Kelinci.
Kesempatan kedua, saya dapatkan kala saya mengikuti acara Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur. Kala itu diselenggarakan di salah satu hotel yang ada di Sarangan. Saya lupa nama hotelnya. Yang jelas, suasananya sejuk dingin empuk. Saat itu yang terpilih sebagai ketu Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur adalah Muhammad Mirdasy. Pada kesempatan ini saya juga masih dapat menikmati perjalanan. Menikmati keindahan Saranga, berjalan-jalan sampai makan pecel khas Magetan.
Kesempatan ketiga adalah ketika saya menjadi guru di SD Muhammadiyah 1 Gempol. Kala itu saya masih perjaka. Belum ada beban sebagai keluarga.Mau rekreasi kemanapun belum ada yang memberatkan hati.
Perjalanan keempat, aadlah beberapa hari kemarin. Sabtu, 28 Januari 2017 bertepatan dengan imlek. Kami berangkat bersama rombongan Guru PAI kecamatan Gempol. Banyak peserta rombongan yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Perjalanan lumayan berat, macet luar biasa di Nganjuk karena ada pembangunan Double track Kereta api yang melintang di are hutan Caruban dan Saradan. Belum lagi, jalanan rusak yang luar biasa. wal hasil, kami sampai jam setengah 5 sore hari. Sesaat saja kami di sana. Waktu Isya' kami langsung pulang balik.
Ada beberapa catatan yang perlu saya sampaikan. Pertama, ternyata pada saat ini, perlu waktu yang lebih banyak untuk sampai ke suatu tempat. Hal ini disebabkan sudah banyaknya kendaraan yang ada tetapi tidak diimbangi dengan penambahan akses jalan raya. Kedua, Wajah Telaga Sarangan tidak sepertti dulu lagi. Akses masuk Telaga sudah dipenuhi dengan kios-kios PKL, termasuk jugajalan  tepian telaga yang disisakan kurang dari 5 meter saja. Sepenuhnya kios-kios PKL. Bahkan area bermain anak-anak juga tertutup kios-kios tersebut. Belum lagi banyaknya hotel-hotel dan losmen yang sudah menggusur pepohonan yang ada
Untuk akses jalanan masuk tempat Wisata perlu diacungi jempol. Bagus dan mulus, meskipun jujur ketika kita nanjak ke sana memicu adrenalin yang luar biasa. Terobosan jalan tembus Tawangmangu-Sarangan adalah contoh yang luar biasa.
Saran saya.PKL tetep harus ada tapi ditata yang bagus sehingga wajag indah Sarangan nampak kembali. Khusus hotel dan losmen tidak usah ditambah lagi kuantitasnya. dan yang penting jangan menyediakan akses maksiat.
Read more >>

Kamis, 05 Januari 2017

Awal dan Akhir Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Qurban 2017 M / 1438 H Berdaasarkan Hisab Hakiki Muhammadiyah

Kalender Muhammadiyah tahun 2017 sudah diterbitkan 3 bulan yang lalu. Kalender ini unik, karena memuat banyak hal yang berkenaan dengan ibadah kaum muslimin Indonesia. Mulai dari awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha. Di dalamnya juga terdapat perhitungan gerhana baik bulan maupun matahari dalam rentang setahun 2017. Ada juga warta tentang posisi matahari di atas Ka'bah yang akan dijadikan patokan pelurusan arah kiblat bagi kaum muslimin yang mau membangun masjid atau mushalla baru. Pada bahasan ini, saya akan menyampaikan tentang hasil hitungan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah tentang awal dan akhir Ramadhan. Serta jatuhnya Idul Fitri 1438 H / 2017 M dan Idul Adha.
Berdasarkan almanak Muhammadiyah 2017 M, didapatkan bebrapa hitungan dan putusan sebagai berikut :
1. Awal Ramadhan 1438 H / 2017 M

Berdasarkan Hasil Hisab Hakiki Muhammadiyah, Ijtima' akhir Sya'ban terjadi pada Jumat Legi tanggal 26 Mei 2017 pukul 02.46. Pada saat itu ketinggian hilal di Yogyakarta berkisar 8 derajat, 22 menit, 59 detik.
Dari hasil hisab tersebut, maka dapat dipastikan bahwa awal Ramadhan jatuh pada 27 Mei 2017 M. Insyaallah pada awal Ramadhan tahun ini akan bersamaan antarkaum muslimin Indonesia.

2. Akhir Ramadhan 1438 H / 2017 M dan Idul Fitri 1438 H / 2017 M

Hasil Hisab menunjukkan ijtimak akhir Ramadhan terjadi pada Sabtu Kliwon, 24 Juni 2017 M pada pukul 09.33 WIB dengan ketinggian hilal 3 derajat, 46 menit, 31 detik. Angka ketinggian hilal inni cukup tinggi. Dalam kriteria Wujudul Hilal sudah dapat diputuskan bahwa Ramadhan berusia 29 H. Pada saat Maghrib, sudah masuk tanggal 1 bulan baru (Syawal). Karenanya Idul Fitri (1 Syawal 1438 H) jatuh pada tanggal 25 Juni 2017 M.
Meskipun cukup tinggi posisi hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1438 H. Namun, ada kemungkinan terjadi perbedaan manakala hasil rukyatul hilal menunjukkan hal yang berbeda.
3. Idul Adha 1438 H / 2017 M

Berdasarkan hasil hisab. Ijtima' Akhir Bulan Dzulqa'dah jatuh pada tanggal 22 Agustus 2017 M pukul 01.32 WIB dengan ketinggian hilal 7 derajat, 22 menit, 26 Detik. Dengan ketinggian hilal tersebut dapat dipastikan 1 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 23  Agustus 2017.
dengan demikian Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 1 September 2017 M. Tanggal 31 Agustus disunnahkan Puasa Arafah bagi yang tidak menunaikan Ibadah haji.

Demikian info yang saya sampaikan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Read more >>

Selasa, 08 November 2016

Hari Libur Sepanjang 2017

Liburan bagi masyarakat modern saat ini tidak lagi hanya sebagai kebutuhan namun juga sebagai gaya hidup. Sebagai kebutuhan disebabkan manusia perlu merefresh diri setelah berakitifitas sepanjang pekan bahkan bulan. Pikiran yang suntuk serta badan yang capek mengakibatkan produktifitaas menurun. Karenanya sesorang bahkan keluarga disarankan untuk melakukan liburan.
Liburan disebut juga gaya hidup karena pada era ini liburan seseorang dipandang sebagai sarana untuk menunjukkan eksistensinya. Banyak yang posting gambar liburannya masing masing. Ke mana dan dimana dengan siapa.
Liburan akan berasa manakala sudah dipersiapkan sedini mungkin. Salah satu bentuk persiapannya adalah dana dan tujuan liburan. Namun persiapan waktu yang tepat juga tidak kalah pentingnya. Berikut ini kami posting beberapa hari libur yang dapat dijadikan rujukan agenda liburan anda sepanjang 2017 :
1 Januari 2017, adalah liburan umum tahun baru. Namun sayang tahun baru jatuh pada hari ahad sehingga mengurangi jatah libur kita.
28 Januari 2017, bertepatan dengan tahun baru imlek. Waktu ideal bagi keluarga karena bertepatan dengan hari Sabtu. Bagi yang kantoran dengan 5 hari kerja mungkin merasa kurang beruntung. Tapi bagi keluarga yang masih punya anak sekolah menjadi momen spesial bagi mereka untuk liburan bersama.
28 Maret 2017, Tahun Baru Saka/Hari Raya Nyepi. Bertepatan dengan Hari Selasa. Ada Harpitnas. Tidak ada salahnya untuk ambil cuti. Namun demikian hindari pergi liburan ke pulau dewata Bali.
14 April 2017, Wafat Isa Al Masih. Pas Hari Jumat. Ada Sabtu bisa diambil cutinya karena harpitnas. Namun jangan samai lupa shalat jumat ya ?
24 April 2017, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Pas Hari Senin. Enak banget untuk pergi jarak jauh.
1 Mei 2017, Hari Buruh Nasional. Hari Senin. Long Weekend
11 Mei 2017, Hari Raya Waisak. Lumayan untuk refresh tengan bulan
25 Mei 2017, Kenaikan Isa Al Masih.
1 Juni 2017, Hari Lahir Pancasila Pas Kamis Lagi.
25-26 Juni 2017.  Idul Fitri. Libur sangat panjang
17 Agustus 2017, HUT RI ke – 72
1 September 2017, Idul Adha.
21 September 2017, Tahun Baru Hijriyah
1 Desember 2017, Maulid Nabi Pas hari jumat
25 Desember 2017, Natal Akhir Tahun.



Read more >>

Jumat, 19 Februari 2016

Awal Puasa, Idul Fitri dan Idul Adha 2016 Berdasar Almanak Muhammadiyah

Yang selalu ditunggu-tunggu kaum Muslimin adalah Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha. Tulisan ini, seperti tulisan sebelumnya hendak berbagi info tentang tiga hal di atas. Adapun sumber yang saya pakai adalah Kalender Muhammadiyah 2016. Seperti kita pahami, Muhammadiah pada jauh-jauh hari sudah melakukan hisab wujudul hilal untuk menentukan 3 momentum tersebut. Jadi ibarat masakan, Muhammadiyah sudah menyiapkan jauh-jauh hari.
Berikut infonanya :
 
Awal Puasa 1437 H/ 2016 M
Berteapatan dengan tanggal 6 Juni 2016 M Hari Senin. Hari Ahad Malam atau malam Senin kita sudah menunaikan sholat tarawih. Adapun ketinggian hilal saat matahari terbenam hari Ahad 29 Sya'ban  1437 H di langit Yogya sekitar + 4 derajat. Sehingga Senin sudah masuk Bulan Ramadhan. Tahun ini insyaallah awal Ramadhan sama.
 
Idul Fitri 1437 H
Idul Fitri jatuh pada tanggal 6 Juli 2016 M hari Rabu. Ketinggia Hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1437 H  atau Senin 4 Juli 2016 adalah - 1 derajat lebih, Sehingga Bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal). Lebaran Insyaallah bareng.
 
Idul Adha 1437 H
Idul Adha Jatuh pada tanggal 12 September 2016 Hari Senin. Adapaun ketinggian Hilal tanggal 29 Dzulqa'dah atau 1 September 2016 adalah minus 1 derajat. Jadi Bulan Dzulqa'dah dibulatkan jadi 30 hari. Idul Adha juga bareng.
 
Demikian sekilas info. Semoga bermanfaat. Jangan Lupa yang berbeda cara pandang saling menghormati dan menunggu putusan pemerintah lewat sidang isbat
Read more >>

Jumat, 02 Oktober 2015

Berlibur Ke Tanjung Papuma (Bagian I) : Meluncur ke Tanjung Papuma

Malam itu, kami tidur pulas. Rombongan yang mencapai bilangan 40 orang lebih terbagi dalam lima kamar yang ada. Sebagian tidur ala kadarnya di ruang tamu dan ruang keluaga. ada pula yang tidur di teras dan juga musholla. Kebetulan saya mendapatkan jatah satu kamar tidur di sisi belakang rumah. Terpisah dari bangunan utama. Di sana ada dua kamar berhadapan. Di antaranya terdapat satu kamar mandi luar yang dgunakan untuk bersi diri. Sisi depan terdapat taman yang lumayan hijau dengan rumput gajah dan beberapa pepohonan tama yang baru saja di tanam. Udara cukup dingin. Meskipun tanpa kipas dan AC anak-anak dapat tidur dengan pulas.
Esok harinya seusai sarapan, kami siap-siap meluncur ke Tanjung Papuma. Setelah berpamitan kami lajukan kendaraan beriringan. melewati Jalanan Kecamatan Jenggawah kemudian sampai Ambulu. Jalanan relative sangat sepi. Jalanan pun sangat mulus. Ketika sampai jalan masuk pantai Papuma, mulai terasa kami bergoyang. Jalanan banyak ranjau, Lobang dan rusak dimana-nama. Timbul pertanyaan, Kemana Pemkab sebagai pemilik daerah ?
Setelah 3 km kami bergoyang di atas kendaraan sampailah kami di gerbang Pantai Papuma. Petugas yang berpenampilan satpam sudah menghadang laju kendaraan dan melongokkan kepala ke dalam mobil. Menghitung jumlah penumpang. Semua penumpang dipukul rata tak peduli dewasa maupun balita. Semua kena Rp 17.500,00 per kepala. Sebuah angka yang sangat mahal hanya untuk sekedar wisata pantai.
Mulailah kami masuk dan mengikuti jalanan menanjak dan curam. Kendaraan sampai harus masuk gigi satu saja untuk dapat melewati jalanan ke Papuma. tidak sampai 1 km kami sampai ke tempat parkir yang kemudia jalanan terbagi dua dengan satu lajur jalanan saja menuju pantai. Pemandangan sangat gersang. Untung masih tertutupi dengan masih banyaknya pohon besar hijau di kawasan ini.
Kawasan pantai ini sudah banyak tersentuh pembangunan. Banyak homestay di sana yang disewakan. Harga sewanya lumayan fantastis. mulai dari Rp. 450.000,00 per kamar. Cukup untuk makan siang kami semua. Hehehe...
Dan inilah hasilnya...











Read more >>

Berlibur Ke Tanjung Papuma (Bagian I) : Mampir dan Bermalam di Villa Tatik

Jember, adalah salah satu kota di sisi timur Propinsi Jawa Timur. Terkenal juga sebagai kota pendidikan karena banyaknya Perguruan Tinggi di sana. Jember juga maju dai segi agraris dan tentu pula wisata.
Sebelumnya saya tidak pernah sama sekali menginjakkan kaki di Jember. Untuk nama memang sudah familier. namun, untuk kunjungan dan mengeksploitasi keindahannya hamper nol persen saya lakukan selama hidup. Karenanya, ketika ada tawaran untuk ke Jember, langsung saya sambut dengan antusias.
Kami berombongan 4 mobil, namun di perjalanan kami tercerai berai. Perjalanan ke Jember sebenarnya sangat melelahkan. Hampir lima jam, kami terombang ambing dalam mobil. Jalanan pantura mulai Bangil sampai Probolinggo kurang bagus. Banyak ranjau di sepanjang perjalanan. Hal ini banyak dikeluhkan oleh isteri dan anak-anak. Ketika kendaraan masuk wilayah Lumajang pun demikian. Jalanan hanya terdiri atas dua lajur saja. Cukup untuk dua kendaraan dari arus yang berlawanan. Kecepatan kendaraan pun harus dikurangi. Belum lagi medan yang berkelok dan menanjak. Ketika mobil angkutan berat lewat tanjakan maka dapat dipastikan kemacetan tak terbendung. Hal inilah yang kemudian banyak memakn waktu perjalanan.
Namun syukurlah, daerah lumajang dan jember amnya masih asri. Banyak lahan kosong dimana-mana. Pepohonan pun masih banyak menemani perjalanan kami. Hijaunya alam sangaat kentara. Hutan dan sungai masih banyak kami jumpai di sana. Hampir jam 8 malam kami sampai dan beristirahat di rumah Bu tatik, salah satu teman guru di sekolah kami.


 
Read more >>

Sabtu, 29 November 2014

Menunggu Kartu Anti TPP Macet ( Kartu ATM)

Dulu, sebelum ramai kayak begini karena TPP guru sertifikasi di bawah naungan Kemenag mandeg selama bertahun-tahun. Ada sebuah janji manis yang dilontarkan oleh pihak terkait. Janji manis tersebut adalah, TPP akan dicairkan apabila si guru bersangkutan telah mendapatkan NRG pasca dinyatakan lulus PLPG. NRG atau Nomor Registrasi Guru diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. NRG adalah tanda bahwa guru tersebut telah berSK dan dinyatakan sah dan berhak mendapat TPP berdasar peraturan Menteri Keuangan (PMA). Ulasan hal ini bisa dibaca : Kartu Sakti itu Bernama NRG
Namu, kenyataannya, semua hal yang dinyatakan di atas adalah omong kosong. Semuanya tidak terbukti. Janji tinggal janji. TPP kaum Guru PAI dan juga guru Kemenag nyandet sampai hitungan tahunan. Bahkan ada yang sampai 2 tahun tidak dibayarkan. Alasannya macam-macam, mulai yang ketidakadaan anggaran dalam DIPA atau DIPAnya tidak mencukupi. Ada juga karena usulannya telat. Padahal dulu, jujur ada pejabat Kemenag yang terang-terangan mengatakan uangnya sudah ada, tinggal menunggu NRG saja. Pasca NRG keluar. Ludah dijilat kembali. Bersabarlah
Bulan ini,sebenarnya janji manis tersebut terlontar kembali. Terlontar karena yang terhutang tersebut telah selesai diaudit oleh Dirjen Kemenag dan BPKP. Lengkapnya baca Audit BPKP dan Irjen Kemenag Selesai, Akan Banyak Guru Kemenag Gigit Jari ? Yang melontarkan oknum tertentu yang seolah-olah mewakili Kemenag padahal dia tidak ada sangkut pautnya dengan Kemenag. Memposisikan dirinya seolah-olah memperjuangkan TPP teman-teman Guru PAI. Saya sih cuma senyum sinis. Gombal. Jangan pernah percaya TPP cair, selamat belum masuk rekening. Siapapun yang berbicara.
Kini, jaman berganti dari SBY ke Jokowi yang banyak dipuja pengidolanya. Saya sih biasa saja dan tidak ada yang istimewa dalam Jokowi kecuali hanya suka buat dan bagi kartu. Asalkan bukan kartu merah dan kartu kuning. Semuanya sudah menjadi hak prerogratif wasit bola.
Kita berharap mudah-mudahan Jokowi segera menerbitkan KARTU ANTI TPP MACET. Gambarnya bagaimana ya ?
Read more >>

Jumat, 28 November 2014

Membandingkan Guru dan Buruh (jilid 2)

Ada guru yang berkomentar sinis dengan tulisan saya sebelumnya, Membandingkan Guru vs Buruh : Serupa Tapi Tak Sama. Saya sih, terserah apa komentarnya, gak papa. Saya sangat hargai itu. Namun, ada nada yang tidak mengenakkan ketika komentar itu mulai menjustifikasi bahwa pekerjaan mulia hanya guru dan kemudian mencoba menempatkan posisi buruh bukanlah profesi yang diharapkan, saya sedikit tersinggung. Tersinggung, karena saya juga pernah menjadi buruh. Tersinggung karena buruh dianggap bukanlah sebuah pekerjaan yang mulia. Tersinggung, seolah-olah hanya guru yang "seakan-akan" banyak pahala dan berhak masuk surga. Hehehe...
Saya sangat salut sama buruh. Mereka makhluk yang gigih dan tahan banting. Solidaritasnya sangat tinggi. Persatuannya apa lagi. Coba bandingkan dengan guru ? bagus mana ?
Yang jadi guru jangan tersinggung dengan tulisan saya. Silakan introspeksi diri saja. Saya juga guru. Kadang kala ngiri ketika melihat guru demo selama berhari-hari. Memperjuangkan hak-haknya dan juga hak keluarganya. Demo ketika ada rekannya diPHK sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja. Pakai mogok makan lagi. Guru ? mana ada.
Anekdot gan, bagi kita. Guru ada nggak UMK (Upah Minimum Kabupaten) yang didasarkan (Kebutuhan Hidup Layak) ? Nggak ada lah. Coba tengok buruh ! Mereka manusia yang menguasai matematika rumah tangga. Mereka dapat menghitung kebutuhan mereka selama sebulan penuh. Rinci lagi. Kalau Guru. Boro-boro. Belum ada. Dan mungkin ilmunya belum sampai ke sana.
Mudah-mudahan guru cepat sadar dan segera merapatkan barisan. Supaya kehidupannya sebanding layaknya dengan buruh. Amin.

Note * : Bukan maksud hati menyinggung guru. Selamat Hari Guru
Read more >>

Selasa, 25 November 2014

Selamat Hari Guru : 3 Persoalan Serius Guru Era Modern

Selamat Hari Guru Nasional. Sebuah ungkapan kegembiraanbagi guru. Yang katanya dulu pahlawan tanpa tanda jasa. Yang katanya manusia penghuni surga dan anti neraka. Yang katanya Jasanya tiada tara. yang katanya anti unjuk rasa, meskipun hanya sekedar menuntut haknya. Yang katanya pantang untuk meminta kenaikan gaji, meski hanya dihonor ratusan ribu saja. Yang katanya pelita dalam kegelapan. Yang katanya masuia berbudi dan agen perubahan. Yang katanya motor moral. Yang katanya kata-katanya di guguh dan ditiru. Yang katanya.....bla...bla...bla...terlalu banyak sanjungan untuk disematkan.
Terlepas dari segala bentuk sanjungan yang hampir menyentuh langit itu. Guru tetaplah manusia biasa, dia bukan Malaikat. Makhluk Tuhan yang tidak pernah maksiat kepadaNya.Tentu, ada kurang dan lebih dalam sosok guru. Tentu tidak adil apabila kemudian kita memukul rata guru bersalah, jika ada satu atau dua orang yang berbuat keliru, bahkan melanggar hukum sekalian.
Saat ini, Guru menghadapi tantangan yang tidak mudah. Profesi guru yang semula dipandang sebelah mata mendadak menjadi profesi membanggakan. Profesi yang dicari banyak orang. Sejak ada Sertifikasi Guru dan berimplikasi diberikannya TPP oleh pemerintah, banyak sarjana yang banting stir menjadi guru. Meskipun sebelumnya mereka mengambil program pendidikan yang jauh dari profesi guru itu sendiri.Teknik Mesin misalnya, bahkan juga ada kehutanan. Hubungannya dimana ? entahlah. Tetapi kalau kita mau jujur, hubungannya terletak pada keejahteraan semata. Dari profesi pinggiran menjadi profesi terdepan.
Ada 3 Persoalan yang dihadapai oleh Guru era saat ini. persoalan klasik yang mungkin mengerucut pada masa ini. Persoalan tersebut adalah :
Pertama, Persoalan Moral. Banyak sekarang kita terdengar berita guru melakukan pencabulan terhadap siswanya. Jika dahulu, seorang guru akan berfikir seribu kali untuk menjalin asmara dengan anak didiknya. Persoalan etika dan tata krama menghalangi. Belum lagi adat istiadat dan agama yang masih dipegang teguh. Karenanya guru snagat dihargai oleh siswanya, demikian juga oranaga tua dan masyarakatnya. Tetapi sekarang, pergeseran nilai justeru ikut menggerus nilai-nilai kemuliaan guru itu sendiri. citra yang baik, banyak dirusak oleh guru. Oknum memang. Tetapi, inilah kenyataan. dan saya tidak sedang menjustifikasi semua guru rusak moralnya.
Kedua, Persoalan Kemampuan. sertifikasi adalah sebuah formalitas untuk mendapatkan sertifikat pendidik yang digunakan untuk menebus TPP. Imposibble jika hanya dengan diklat 10 hai seorang guru mampu menjadi pendidik yang handal tanpa dibarengi dengan upgrade kemampuan guru secvara berkala. Buktinya, ketika diadakanUKG oleh pemerintah beberapa tahun silam, banyak guru yang dinyatakan tidak lulus dengan nilai yang sangat memprihatinkan. Jauh dari standar LULUS UN anak SMA. Belum lagi kalau kita berbicara penguasaan teknologi. Guru semakin ketinggalan.
Ketiga, Persoalan Kesejahteraan. Banyak ketimpangan kesejahteraan Guru. Satu satuan dengan satuannya. antara PNS dan Honorer. Antara TPP Kemenag dan TPP Dinas. Ada yang salah dengan sistem kita. Kapan mereka bisa belajar dari semua ini.
Begitulah saudara, Selamat Hari Guru !
Khusus untuk yang TPPnya dibawa naungan Kemenag ? Piye Kabare, Wis Cair Ta ?
Read more >>

Kamis, 20 November 2014

Milad Muhammadiyah ke 105 Tahun Pasuruan

Muhammadiyah Tahun ini, Muhammadiyah telah berusia 105 tahun pada hitungan Masehi. Perjalanan lebih adri satu abad Muhammadiyah bukan perkara muda. Jatuh dan bangun, pahit dan getirnya perjuangan sudah dirasakan Muhammaadiyah. Prestasi demi prestasi juga sudah ditorehkan Muhammadiyah. Sumbangsihnya kepada negeri pun tidak dapat dibilang kecil. Urun serta Muhammadiyah menjadikan Indonesia berkemajuan senatiasa akan dinantikan pada masa yang akan datang. Harapan besar selalu dibebankan di pundaknya. Jayalah Muhammadiyah. Termasuk di Pasuruan
Ahad, 16 Nopember 2014. Bertepat di Balai Desa Mororejo Kecamatan Tutur Muhammadiyah meneguhkan kembali eksistensinya. Melalui serangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan fokus di sana. Mulai pawai budaya, santunan, donor darah hingga taabligh akbar di gelar serentak. 
Dalam sambutannya, Kepala Desa menunjukkan kepada peserta Milad bahwa desa mereka adalah desa yang menjunjung tinggi Bhinekaa Tunggal Ika. Kemajemukan yang ada tidak menjadikan merk bercerai berai. Kerukunan tetap terjaga meskipun di sana banyak macam agama. Mulai Islam, Hindu, Kristen dan bahkan kepercayaan. Semua hidup rukun dalam dimensi NKRI. Karenanya Muhammadiyah disambut dengn antusias dan harapan yang besar.
Camat Tosari juga memberikan pesan, agar peserta membantu Tosari umumnya pasuruan untuk ikut mempromosikan keindahan alam Tosari yang di dalamnya ada Gunung Bromo. 

Tabligh Akbar
Penulis
Pawai Budaya Dengkek
Marcing Band
Bazar

Read more >>

Rabu, 19 November 2014

Inilah Gerhana Sepanjang 2015

Gerhana adalah fenomena yang selalu menarik untuk ditunggu dan disaksikan. Sepanjang tahun 2015 akan terjadi beberapa gerhana, baik gerhana bulan atau gerhana matahari. Bagi kaum muslim, Gerhana tidak sekedar fenomena alam. lebih dari itu gerhana adalah tanda kebesaran Allah. Dan tentunya ada perintah yang dianjurkan di dalamnya, Sholat gerhana. Berikut ini, prakiraan gerhana bulan dan matahari sepanjang tahun 2015 berdasar hasil hisab Muhammadiyah :
  1. Gerhana Matahari Total, Jumat Pon Tanggal 20 Maret 2015 atau 29 Jumadiltsani 1436 H. Gerhana dimulai pkl. 16.09.33 WINB dan berakhir pukul 17.21.22 WIB. Sayangnya gerhana tidak akan tampak dari Indonesia. Negara yang dilewati gerhana adalah sebagian Eropa, Afrika Utara dan Asia Utara
  2. Gerhana Bulan Total, Sabtu Pon tanggal 4 April 2015/14 Jumadilakhir 1436. Gerhana dimulai dari penumbral pukul 16.01 WIB. Gerhana Sebagian Mulai 17.15 WIB. Puncak Gerhana 19.01 WIB. Akkhir Gerhana Sebagian 20.44 WIB. Penumbral berakhir pukul 21.58. Gerhana dapat disaksikan dari Indonesia
  3. Gerhana Matahari Sebagiaan. Ahad Kliwon 13 September 2015. Sayang tidak dapat disaksikan dari Indonesia
  4. Gerhana Bulan Total. Senin Kliwon 28 September 2015. Gerhana tidak dapat disaksikan dari Indonesia
Read more >>

Selasa, 18 November 2014

Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha 1436 H/ 2015 M Berdasar Almanak Muhammadiyah

Tahun depan, Tahun 2015 sudah di depan mata. Selangkah lagi kita akan memasukinya. Postingan tentang hari libur sudah saya ulas sebelumnya. Yang menarik dari tahun ke tahun adalah masalah awal Ramadhan dan Hari Raya yang selalu terjadi perbedaan. Satu sisi pemerintah kukuh dengan menggunakan rukyat. Satu sisi Muhammadiyah selangkah lebih maju menggunakan hisab hakiki wujudul hilal. Perbedaan niscaya terjadi dan tidak dapat di hindari. Ukurannya jelas berbeda. hasilnya lebih jelas lagi pasti berbeda. Namun, umat sudah pandai, mereka tidak lagi terpedaya. Alhamdulillah. 
Berikut ulasan tentang Awal Ramadhan dan Dua Hari Raya tahun 2015 / 1436 ini :

Awal Ramadhan 1436 H
Awal Ramadhan ini jatuh pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2014. Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal diperoleh hitungan sebagai berikut :
Ijtimak : Selasa Legi, 16 Juni 2015 pukul 21.07.23 WIB
Tinggi Hilal : - 02 derajat 15 menit 58 detik

Idul Fitri 1436 H
Idul Fitri jatuh pada tanggal 17 Juli 2015,
Ijtimak : Kamis Legi, 16 Juli 2015 pukul 08.26.29 WIB
Tinggi Hilal : +03 derajat 3 menit 22 detik

Idul Adha 1436 H
Idul Adha / 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 23 September 2015
Ijtimak : Ahad Kliwon, 13 September 2015 pukul  13.43.35 WIB
Tinggi Hilal : +0 derajat 25 menit 52 detik
(Kemungkinan Idul Adha yang berbeda)








Read more >>

Inilah Hari Libur Sepanjang 2015

Kawan, sudah lama rasanya tidak posting di blog saya ini. rasa kangen sudah muncul dan mungkin tak terbendung. Biasa, sebagaimana sebelumnya. Postingan yang ringan-ringan akan saya sajikan. Kebetulan sebulan lagi kita akan say goodbye dengan tahun 2014. Supaya kita melek, berikut ini akan saya berikan kabar gembira di tahun depan. Apalagi kalau bukan hari libur sepanjang tahun 2015. Susun agenda ke depan, siapkan dana dan tenaga. Mudah-mudahan kita dapat menikmatinya.
Silakan cek saja yang berikut ini.
  • 1 Januari 2015 Tahun Baru
  • 3 januari 2015 Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 19 Februari 2015  Tahun Baru Imlek 2566
  • 21 Maret 015, THri Raya NyepiTahun Baru Saka 1937
  • 3 April 2015, Wafat Isa Al Masih
  • 1 Mei 2015, Hari Buruh
  • 14 Mei 2015, kenaikan Isa Al Masih
  • 16 Mei 2015, Isro' Mi'roj
  • 2 Juni 2015, Hari Raya Waisak
  • 17-18 Juli 2015 Hari Raya Idul Fitri 11436 H
  • 15-20 Juli 2015 Cuti bersama Idul Fitri
  • 17 Agustus 2015 HUT RI 
  • 24 September 2015, Idul Adha
  • 14 Oktober 2015, Tahun Baru Islam 1437 H
  • 24 Desember 2015, Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember 2015, Libur Natal


Read more >>

Rabu, 03 September 2014

Daftar Harga Sapi Qurban 2014 Wilayah Mojokerto bagi yang Berminat

Hari Raya Qurban sebentar lagi tiba. Siapkan niat dan dana anda. Berikut ini ada beberapa hewan qurban jenis sapi yang dijual dengan harga sesuai dengan spesifikasinya. Yang minat silakan ke TKP atau hubungi saya. Maaf saya bukan makelar atau blantik, hanya membantu saudara yang sedang berusaha beribadah kepada Allah SWT. Untuk harga silakan bandingkan dengan yang lainnya.

Limosin 17rb

PO 16,5rb

15,2rb

17rb

16rb

12rb

13,5rb

13,5rb

15rb
14,5rb
Stock masih banyak.
Read more >>

Senin, 25 Agustus 2014

Harga Sapi Qurban Makin Edan

Tahun ini, sebagai mana tahun-tahun sebelumnya kaum muslimin akan masuk pada Bulan Dzulhijjah atau juga disebut Bulan Qurban atau haji. Saat masuk bulan haji ada sebuah syariat yang berstatus sunnah muakkad yaitu Qurban. Sunnah Muakkad maksudnya sunnah yang utama. Bahkan ada beberapa ulama' yang menghukuminya menjadi wajib. Namun, sebagian besar tetap menghukumi sunnah muakkad ketimbang wajib. Berbicara masalah qurban tentu akan sangat berhubungan dengan hewan qurban atau yang disebut dengan udhiyah. Dalam Al Quran hewan udhiyah adalah yang termasuk dalam golongan bahimatul an'am atau hewan ternak. Praktek di jaman Nabi Muhammad SAW menggunakan domba, Sapi dan Juga Unta. Lantas berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membeli hewan tersebut. Sekarang mari kita tanyakan kepada rumput yang bergoyang tentang harga hewan qurban.
Di sini saya akan membahas tentang harga sapi. Karena saya saat ini sedang berburu sapi di pasaran untuk qurban. Jika menilik harga sapi pada tahun sebelumnya (2013), tahun ini harga sapi naik signifikan. Kenaikkannya tidak tanggung-tanggung. Kalkulasi rupiah menunjukkan angka dua juta rupiah. Fantastis. Jika tahun kemarin kita membeli dengan harga 13 juta misalnya. Saat ini, hewan dengan spesifikasi berat dan ukuran yang sama naik menjadi 15 juta. Luar biasa. 

Datanglah Ke Jedong
Banyaak tempat menyediakan hewan qurban. Baik itu di jalanan maupun langsung ke penduduk atau peternakan. Namun, dari beberapa kontak dan perburuan yang saya lakukan ada beberapa perbedaan yang mencolok dari tepat tersebut dengan langganan saya beli. pertama, di tempat saya beli harga relatif lebih murah. Kedua, Pilihan hewan qurban banyak. Tinggal kita mau hiking ke lereng gunung dari satu kendang ke kandang yang lain. Sapi tersebut memang dititipkan ke Penduduk. Ketiga, Harga include dengan biaya pemeliharaan. Keempat, Kita tidak usa repot-repot memelihara. Sapi akan dikirim maksimal H-1 hari raya.
Anda tertarik ? Datanglah ke Jedong dan cari bapak Samadji. Atau jika kesulitan, kontak saya, nanti saya antarkan. hehehehe
Read more >>