Sabtu, 29 November 2014

Menunggu Kartu Anti TPP Macet ( Kartu ATM)

Dulu, sebelum ramai kayak begini karena TPP guru sertifikasi di bawah naungan Kemenag mandeg selama bertahun-tahun. Ada sebuah janji manis yang dilontarkan oleh pihak terkait. Janji manis tersebut adalah, TPP akan dicairkan apabila si guru bersangkutan telah mendapatkan NRG pasca dinyatakan lulus PLPG. NRG atau Nomor Registrasi Guru diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. NRG adalah tanda bahwa guru tersebut telah berSK dan dinyatakan sah dan berhak mendapat TPP berdasar peraturan Menteri Keuangan (PMA). Ulasan hal ini bisa dibaca : Kartu Sakti itu Bernama NRG
Namu, kenyataannya, semua hal yang dinyatakan di atas adalah omong kosong. Semuanya tidak terbukti. Janji tinggal janji. TPP kaum Guru PAI dan juga guru Kemenag nyandet sampai hitungan tahunan. Bahkan ada yang sampai 2 tahun tidak dibayarkan. Alasannya macam-macam, mulai yang ketidakadaan anggaran dalam DIPA atau DIPAnya tidak mencukupi. Ada juga karena usulannya telat. Padahal dulu, jujur ada pejabat Kemenag yang terang-terangan mengatakan uangnya sudah ada, tinggal menunggu NRG saja. Pasca NRG keluar. Ludah dijilat kembali. Bersabarlah
Bulan ini,sebenarnya janji manis tersebut terlontar kembali. Terlontar karena yang terhutang tersebut telah selesai diaudit oleh Dirjen Kemenag dan BPKP. Lengkapnya baca Audit BPKP dan Irjen Kemenag Selesai, Akan Banyak Guru Kemenag Gigit Jari ? Yang melontarkan oknum tertentu yang seolah-olah mewakili Kemenag padahal dia tidak ada sangkut pautnya dengan Kemenag. Memposisikan dirinya seolah-olah memperjuangkan TPP teman-teman Guru PAI. Saya sih cuma senyum sinis. Gombal. Jangan pernah percaya TPP cair, selamat belum masuk rekening. Siapapun yang berbicara.
Kini, jaman berganti dari SBY ke Jokowi yang banyak dipuja pengidolanya. Saya sih biasa saja dan tidak ada yang istimewa dalam Jokowi kecuali hanya suka buat dan bagi kartu. Asalkan bukan kartu merah dan kartu kuning. Semuanya sudah menjadi hak prerogratif wasit bola.
Kita berharap mudah-mudahan Jokowi segera menerbitkan KARTU ANTI TPP MACET. Gambarnya bagaimana ya ?
Read more >>

Jumat, 28 November 2014

Membandingkan Guru dan Buruh (jilid 2)

Ada guru yang berkomentar sinis dengan tulisan saya sebelumnya, Membandingkan Guru vs Buruh : Serupa Tapi Tak Sama. Saya sih, terserah apa komentarnya, gak papa. Saya sangat hargai itu. Namun, ada nada yang tidak mengenakkan ketika komentar itu mulai menjustifikasi bahwa pekerjaan mulia hanya guru dan kemudian mencoba menempatkan posisi buruh bukanlah profesi yang diharapkan, saya sedikit tersinggung. Tersinggung, karena saya juga pernah menjadi buruh. Tersinggung karena buruh dianggap bukanlah sebuah pekerjaan yang mulia. Tersinggung, seolah-olah hanya guru yang "seakan-akan" banyak pahala dan berhak masuk surga. Hehehe...
Saya sangat salut sama buruh. Mereka makhluk yang gigih dan tahan banting. Solidaritasnya sangat tinggi. Persatuannya apa lagi. Coba bandingkan dengan guru ? bagus mana ?
Yang jadi guru jangan tersinggung dengan tulisan saya. Silakan introspeksi diri saja. Saya juga guru. Kadang kala ngiri ketika melihat guru demo selama berhari-hari. Memperjuangkan hak-haknya dan juga hak keluarganya. Demo ketika ada rekannya diPHK sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja. Pakai mogok makan lagi. Guru ? mana ada.
Anekdot gan, bagi kita. Guru ada nggak UMK (Upah Minimum Kabupaten) yang didasarkan (Kebutuhan Hidup Layak) ? Nggak ada lah. Coba tengok buruh ! Mereka manusia yang menguasai matematika rumah tangga. Mereka dapat menghitung kebutuhan mereka selama sebulan penuh. Rinci lagi. Kalau Guru. Boro-boro. Belum ada. Dan mungkin ilmunya belum sampai ke sana.
Mudah-mudahan guru cepat sadar dan segera merapatkan barisan. Supaya kehidupannya sebanding layaknya dengan buruh. Amin.

Note * : Bukan maksud hati menyinggung guru. Selamat Hari Guru
Read more >>

Selasa, 25 November 2014

Selamat Hari Guru : 3 Persoalan Serius Guru Era Modern

Selamat Hari Guru Nasional. Sebuah ungkapan kegembiraanbagi guru. Yang katanya dulu pahlawan tanpa tanda jasa. Yang katanya manusia penghuni surga dan anti neraka. Yang katanya Jasanya tiada tara. yang katanya anti unjuk rasa, meskipun hanya sekedar menuntut haknya. Yang katanya pantang untuk meminta kenaikan gaji, meski hanya dihonor ratusan ribu saja. Yang katanya pelita dalam kegelapan. Yang katanya masuia berbudi dan agen perubahan. Yang katanya motor moral. Yang katanya kata-katanya di guguh dan ditiru. Yang katanya.....bla...bla...bla...terlalu banyak sanjungan untuk disematkan.
Terlepas dari segala bentuk sanjungan yang hampir menyentuh langit itu. Guru tetaplah manusia biasa, dia bukan Malaikat. Makhluk Tuhan yang tidak pernah maksiat kepadaNya.Tentu, ada kurang dan lebih dalam sosok guru. Tentu tidak adil apabila kemudian kita memukul rata guru bersalah, jika ada satu atau dua orang yang berbuat keliru, bahkan melanggar hukum sekalian.
Saat ini, Guru menghadapi tantangan yang tidak mudah. Profesi guru yang semula dipandang sebelah mata mendadak menjadi profesi membanggakan. Profesi yang dicari banyak orang. Sejak ada Sertifikasi Guru dan berimplikasi diberikannya TPP oleh pemerintah, banyak sarjana yang banting stir menjadi guru. Meskipun sebelumnya mereka mengambil program pendidikan yang jauh dari profesi guru itu sendiri.Teknik Mesin misalnya, bahkan juga ada kehutanan. Hubungannya dimana ? entahlah. Tetapi kalau kita mau jujur, hubungannya terletak pada keejahteraan semata. Dari profesi pinggiran menjadi profesi terdepan.
Ada 3 Persoalan yang dihadapai oleh Guru era saat ini. persoalan klasik yang mungkin mengerucut pada masa ini. Persoalan tersebut adalah :
Pertama, Persoalan Moral. Banyak sekarang kita terdengar berita guru melakukan pencabulan terhadap siswanya. Jika dahulu, seorang guru akan berfikir seribu kali untuk menjalin asmara dengan anak didiknya. Persoalan etika dan tata krama menghalangi. Belum lagi adat istiadat dan agama yang masih dipegang teguh. Karenanya guru snagat dihargai oleh siswanya, demikian juga oranaga tua dan masyarakatnya. Tetapi sekarang, pergeseran nilai justeru ikut menggerus nilai-nilai kemuliaan guru itu sendiri. citra yang baik, banyak dirusak oleh guru. Oknum memang. Tetapi, inilah kenyataan. dan saya tidak sedang menjustifikasi semua guru rusak moralnya.
Kedua, Persoalan Kemampuan. sertifikasi adalah sebuah formalitas untuk mendapatkan sertifikat pendidik yang digunakan untuk menebus TPP. Imposibble jika hanya dengan diklat 10 hai seorang guru mampu menjadi pendidik yang handal tanpa dibarengi dengan upgrade kemampuan guru secvara berkala. Buktinya, ketika diadakanUKG oleh pemerintah beberapa tahun silam, banyak guru yang dinyatakan tidak lulus dengan nilai yang sangat memprihatinkan. Jauh dari standar LULUS UN anak SMA. Belum lagi kalau kita berbicara penguasaan teknologi. Guru semakin ketinggalan.
Ketiga, Persoalan Kesejahteraan. Banyak ketimpangan kesejahteraan Guru. Satu satuan dengan satuannya. antara PNS dan Honorer. Antara TPP Kemenag dan TPP Dinas. Ada yang salah dengan sistem kita. Kapan mereka bisa belajar dari semua ini.
Begitulah saudara, Selamat Hari Guru !
Khusus untuk yang TPPnya dibawa naungan Kemenag ? Piye Kabare, Wis Cair Ta ?
Read more >>

Kamis, 20 November 2014

Milad Muhammadiyah ke 105 Tahun Pasuruan

Muhammadiyah Tahun ini, Muhammadiyah telah berusia 105 tahun pada hitungan Masehi. Perjalanan lebih adri satu abad Muhammadiyah bukan perkara muda. Jatuh dan bangun, pahit dan getirnya perjuangan sudah dirasakan Muhammaadiyah. Prestasi demi prestasi juga sudah ditorehkan Muhammadiyah. Sumbangsihnya kepada negeri pun tidak dapat dibilang kecil. Urun serta Muhammadiyah menjadikan Indonesia berkemajuan senatiasa akan dinantikan pada masa yang akan datang. Harapan besar selalu dibebankan di pundaknya. Jayalah Muhammadiyah. Termasuk di Pasuruan
Ahad, 16 Nopember 2014. Bertepat di Balai Desa Mororejo Kecamatan Tutur Muhammadiyah meneguhkan kembali eksistensinya. Melalui serangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan fokus di sana. Mulai pawai budaya, santunan, donor darah hingga taabligh akbar di gelar serentak. 
Dalam sambutannya, Kepala Desa menunjukkan kepada peserta Milad bahwa desa mereka adalah desa yang menjunjung tinggi Bhinekaa Tunggal Ika. Kemajemukan yang ada tidak menjadikan merk bercerai berai. Kerukunan tetap terjaga meskipun di sana banyak macam agama. Mulai Islam, Hindu, Kristen dan bahkan kepercayaan. Semua hidup rukun dalam dimensi NKRI. Karenanya Muhammadiyah disambut dengn antusias dan harapan yang besar.
Camat Tosari juga memberikan pesan, agar peserta membantu Tosari umumnya pasuruan untuk ikut mempromosikan keindahan alam Tosari yang di dalamnya ada Gunung Bromo. 

Tabligh Akbar
Penulis
Pawai Budaya Dengkek
Marcing Band
Bazar

Read more >>

Rabu, 19 November 2014

Inilah Gerhana Sepanjang 2015

Gerhana adalah fenomena yang selalu menarik untuk ditunggu dan disaksikan. Sepanjang tahun 2015 akan terjadi beberapa gerhana, baik gerhana bulan atau gerhana matahari. Bagi kaum muslim, Gerhana tidak sekedar fenomena alam. lebih dari itu gerhana adalah tanda kebesaran Allah. Dan tentunya ada perintah yang dianjurkan di dalamnya, Sholat gerhana. Berikut ini, prakiraan gerhana bulan dan matahari sepanjang tahun 2015 berdasar hasil hisab Muhammadiyah :
  1. Gerhana Matahari Total, Jumat Pon Tanggal 20 Maret 2015 atau 29 Jumadiltsani 1436 H. Gerhana dimulai pkl. 16.09.33 WINB dan berakhir pukul 17.21.22 WIB. Sayangnya gerhana tidak akan tampak dari Indonesia. Negara yang dilewati gerhana adalah sebagian Eropa, Afrika Utara dan Asia Utara
  2. Gerhana Bulan Total, Sabtu Pon tanggal 4 April 2015/14 Jumadilakhir 1436. Gerhana dimulai dari penumbral pukul 16.01 WIB. Gerhana Sebagian Mulai 17.15 WIB. Puncak Gerhana 19.01 WIB. Akkhir Gerhana Sebagian 20.44 WIB. Penumbral berakhir pukul 21.58. Gerhana dapat disaksikan dari Indonesia
  3. Gerhana Matahari Sebagiaan. Ahad Kliwon 13 September 2015. Sayang tidak dapat disaksikan dari Indonesia
  4. Gerhana Bulan Total. Senin Kliwon 28 September 2015. Gerhana tidak dapat disaksikan dari Indonesia
Read more >>

Selasa, 18 November 2014

Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha 1436 H/ 2015 M Berdasar Almanak Muhammadiyah

Tahun depan, Tahun 2015 sudah di depan mata. Selangkah lagi kita akan memasukinya. Postingan tentang hari libur sudah saya ulas sebelumnya. Yang menarik dari tahun ke tahun adalah masalah awal Ramadhan dan Hari Raya yang selalu terjadi perbedaan. Satu sisi pemerintah kukuh dengan menggunakan rukyat. Satu sisi Muhammadiyah selangkah lebih maju menggunakan hisab hakiki wujudul hilal. Perbedaan niscaya terjadi dan tidak dapat di hindari. Ukurannya jelas berbeda. hasilnya lebih jelas lagi pasti berbeda. Namun, umat sudah pandai, mereka tidak lagi terpedaya. Alhamdulillah. 
Berikut ulasan tentang Awal Ramadhan dan Dua Hari Raya tahun 2015 / 1436 ini :

Awal Ramadhan 1436 H
Awal Ramadhan ini jatuh pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2014. Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal diperoleh hitungan sebagai berikut :
Ijtimak : Selasa Legi, 16 Juni 2015 pukul 21.07.23 WIB
Tinggi Hilal : - 02 derajat 15 menit 58 detik

Idul Fitri 1436 H
Idul Fitri jatuh pada tanggal 17 Juli 2015,
Ijtimak : Kamis Legi, 16 Juli 2015 pukul 08.26.29 WIB
Tinggi Hilal : +03 derajat 3 menit 22 detik

Idul Adha 1436 H
Idul Adha / 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 23 September 2015
Ijtimak : Ahad Kliwon, 13 September 2015 pukul  13.43.35 WIB
Tinggi Hilal : +0 derajat 25 menit 52 detik
(Kemungkinan Idul Adha yang berbeda)








Read more >>

Inilah Hari Libur Sepanjang 2015

Kawan, sudah lama rasanya tidak posting di blog saya ini. rasa kangen sudah muncul dan mungkin tak terbendung. Biasa, sebagaimana sebelumnya. Postingan yang ringan-ringan akan saya sajikan. Kebetulan sebulan lagi kita akan say goodbye dengan tahun 2014. Supaya kita melek, berikut ini akan saya berikan kabar gembira di tahun depan. Apalagi kalau bukan hari libur sepanjang tahun 2015. Susun agenda ke depan, siapkan dana dan tenaga. Mudah-mudahan kita dapat menikmatinya.
Silakan cek saja yang berikut ini.
  • 1 Januari 2015 Tahun Baru
  • 3 januari 2015 Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 19 Februari 2015  Tahun Baru Imlek 2566
  • 21 Maret 015, THri Raya NyepiTahun Baru Saka 1937
  • 3 April 2015, Wafat Isa Al Masih
  • 1 Mei 2015, Hari Buruh
  • 14 Mei 2015, kenaikan Isa Al Masih
  • 16 Mei 2015, Isro' Mi'roj
  • 2 Juni 2015, Hari Raya Waisak
  • 17-18 Juli 2015 Hari Raya Idul Fitri 11436 H
  • 15-20 Juli 2015 Cuti bersama Idul Fitri
  • 17 Agustus 2015 HUT RI 
  • 24 September 2015, Idul Adha
  • 14 Oktober 2015, Tahun Baru Islam 1437 H
  • 24 Desember 2015, Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember 2015, Libur Natal


Read more >>