Senin, 25 Agustus 2014

Harga Sapi Qurban Makin Edan

Tahun ini, sebagai mana tahun-tahun sebelumnya kaum muslimin akan masuk pada Bulan Dzulhijjah atau juga disebut Bulan Qurban atau haji. Saat masuk bulan haji ada sebuah syariat yang berstatus sunnah muakkad yaitu Qurban. Sunnah Muakkad maksudnya sunnah yang utama. Bahkan ada beberapa ulama' yang menghukuminya menjadi wajib. Namun, sebagian besar tetap menghukumi sunnah muakkad ketimbang wajib. Berbicara masalah qurban tentu akan sangat berhubungan dengan hewan qurban atau yang disebut dengan udhiyah. Dalam Al Quran hewan udhiyah adalah yang termasuk dalam golongan bahimatul an'am atau hewan ternak. Praktek di jaman Nabi Muhammad SAW menggunakan domba, Sapi dan Juga Unta. Lantas berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membeli hewan tersebut. Sekarang mari kita tanyakan kepada rumput yang bergoyang tentang harga hewan qurban.
Di sini saya akan membahas tentang harga sapi. Karena saya saat ini sedang berburu sapi di pasaran untuk qurban. Jika menilik harga sapi pada tahun sebelumnya (2013), tahun ini harga sapi naik signifikan. Kenaikkannya tidak tanggung-tanggung. Kalkulasi rupiah menunjukkan angka dua juta rupiah. Fantastis. Jika tahun kemarin kita membeli dengan harga 13 juta misalnya. Saat ini, hewan dengan spesifikasi berat dan ukuran yang sama naik menjadi 15 juta. Luar biasa. 

Datanglah Ke Jedong
Banyaak tempat menyediakan hewan qurban. Baik itu di jalanan maupun langsung ke penduduk atau peternakan. Namun, dari beberapa kontak dan perburuan yang saya lakukan ada beberapa perbedaan yang mencolok dari tepat tersebut dengan langganan saya beli. pertama, di tempat saya beli harga relatif lebih murah. Kedua, Pilihan hewan qurban banyak. Tinggal kita mau hiking ke lereng gunung dari satu kendang ke kandang yang lain. Sapi tersebut memang dititipkan ke Penduduk. Ketiga, Harga include dengan biaya pemeliharaan. Keempat, Kita tidak usa repot-repot memelihara. Sapi akan dikirim maksimal H-1 hari raya.
Anda tertarik ? Datanglah ke Jedong dan cari bapak Samadji. Atau jika kesulitan, kontak saya, nanti saya antarkan. hehehehe
Read more >>

Kamis, 14 Agustus 2014

Lomba Makan Krupuk, Tidak Sesuai dengan Syariat Islam

Kemerdekaan RI yang jatuh tanggal 17 Agustus selalu diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya lomba-lomba. Ada panjat pinang, pukul bantal, balap kelereng, sepak bola bersarung dan tentunya makan kerupuk.Tentu semua lomba tersebut tujuannya untuk hiburan. Jika dihitung hadiahnya tidak seberapa. yang penting bergembira dan bersenang-senang semeriah mungkin di hari Kemerdekaan RI.
banyak yang tidak sadar di antara kita, sesungguhnya jika ditilik dari syariat Islam, budaya lomba makan kerupuk itu sendiri jauh dari syariat Islam. Lomba makan kerupuk tidak Islami. Memang kesannya galak. Biasa aja kali. 
Islam sesungguhnya adgama paripurna. Agama yang sempurna. Semua aspek kehidupan di atur di dalamnya. termasuk di dalamnya dalam hal makan. Ada aturan bagaimana Islam menganjurkan umatnya dalam makan dan minum :
  1. Makan tujuannya untuk menambah energi.
  2. Makan tidak boleh dengan tangan kiri,apa lagi hanya sekedar dengan mulut tanpa dipegang tangan. Sama dengan sapi
  3. Makan diharuskan dengan terlebih dahulu membaca doa.
  4. Makan tidak dengan berdiri
  5. Makan tidak boleh terlalu kenyang
  6. Makan tidak boleh terburu-buru. Harus dikunyah.
dari beberapa poin di atas saja sudah dapat kita ketahui, ternyata lomba makan krupuk jauh dari nilai Islam.
Lomba dan memperingati Kemerdekaan boleh saja. Asalkan jangan sampai kita jauh dari Allah dengan melanggar syariaatnya. Mudah-mudahan kita selalu diberi petunjuk.
Read more >>

Jumat, 08 Agustus 2014

Idul Adha Ada Potensi Berbeda

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Haji 1435 H atau tahun 2014 akan ada kemungkinan berbeda antara ormas Islam Muhammadiyah dan ketetapan Pemerintah. Hal ini mengacu pada hasil Hisab Haqiqi Wujudul Hilal Muhammadiyah yang dipusatkan di Yogyakarta. Menurut Hsail Hisab Haqiqi WH ketinggian hilal saat matahari terbenam hanya sekitar 0 derajat 30 menit 17 detik pada tanggal 27 September 2014. Menurut WH dengan ketinggian sekian itu besoknya sudah dihitung bulan baru bulan Qomariyah. 
Berbeda dengan Imkan Rukyat. Dengan ketinggian kurang dari dua derajat maka mustahil hilal dapat diindera. Karenanya pada tanggal 27 September 2014, meskipun sudah dilakukan rukyat citra hilal tidak akan dapat diperoleh. Sehingga, besoknya tanggal 28 September 2014 akan dibulatkan sebagai bagian dari bulan Dzulqa'dah yakni tanggal 30. Sedangkan tanggal 1 Dzulhijjah 1435 H baru lusanya, 29 September 2014.
Sehingga jika dihitung maju, Muhammadiyah akan puasa Arafah tanggal 3 Oktober 2014 dan Berhari Raya tanggal 4 Oktober 2014. Berbeda dengan pemerintah yang kemungkinan besar akan menetapkan tanggal 5 Oktober sebagai Hari Raya Idul Adha 1435 H.
Mudah-mudahan meski ada perbedaan, kebersamaan akan senantiasa terjaga.
Read more >>

Kamis, 07 Agustus 2014

Logo dan Tema HUT RI ke-69

HUT RI ke 69 sudah hampir tiba. pasang Bendera tinggi-tinggi. Siapkan spanduk dan banner ucapan dan temanya. Junjung tinggi nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia. Mari bersatu dan berdaulat serta berdikari. Kita bisa. Berikut ini logo dan tema HUT RI ke 69 :
“Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera”
Logo Peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia:

Adapun Untuk Format CDRnya dapat diunduh disini 

Sumber : laskarbugies
Read more >>

Rabu, 06 Agustus 2014

Inilah Hari Libur Tahun Pelajaran 2014/2015 Semester Genap

Semester 2 atau semester genap tahun pelajaran 2014/2015 dimulai sejak tanggal 5 Januari 2015. Saat itu adalah awal anak-anak sekolah masuk kembali setelah berlibur selama 2 pekan. Biasanya masih ada yang nambah. Banyak juga yang masih belum semangat. Sekolah biasanya setengah hari. Setelah bersih-bersih anak-anak dipulangkan. Masuk semestyer 2 tahun pelajaran 2014/2015 ini memang banyak sekali kegiatan. Utamanya kegiatan kelas atas yang hendak melaknsanakan UN. Biasanya kelas-kelas bawah akan mengalami sedikit gangguan. Anak-anak ada yang diliburkan, ada yang pulangnya diawalkan.
Berikut adalah liburan selama semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 :
  • 1 Januari 2015 adalah Tahun Baru Masehi. Libur inklud dengan Liburan Semester
  • 3Januari 2015 adalah Maulid Nabi Muhammad SAW, Sayang liburnya barengan dengan libur semester
  • 31 Januari 2014 adalah Tahun Baru Imlek 2566. Libur jatuh hari Sabtu. Anak sekolah libur, Yang kantoran 5 hari kerja kurang beruntung
  • 21 Maret 2015 adalah Hari Raya Nyepi 1937 Saka. Jatuh lagi di Hari Sabtu.
  • 3 April 2015 adalah Wafat Isa Al Masih, Selalu Hari Jumat
  • 3 Mei 2015 adalah Libur Hari Raya Waisak 2569. Sayangnya jatih di Hari ahad
  • 14-15 Mei 2015 adalah libur beruntun. Tanggal 14 adalah Libur Kenaikan Isa Al Masih, sednagkan tanggal 15 adalah Libur Isra' Mi'raj. Sama-sama Naiknya. Bisa dimanfaatkan untuk Liburan panjang. Apalagi jika tanggal 13 Mei digunakan untuk cuti bersama. Maknyus
  • 22-30 Juli 2015 adalah Liburan Semester Genap. Sudah masuk bulan Ramadhan. Puasa
Demikian informasi liburan sepanjang semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Semoga bermanfaat
Read more >>

Inilah Hari Libur Tahun Pelajaran 2014/2015 Semester Ganjil

Tahun Pelajarn 2014/2015 telah dimulai. Kurikulum baru telah dilaksanakan untuk kelas 1,2,4, dan 5. Menunjukkan amburadul dan terkesan dipaksakan. Pelaksanaan di lapangan penuh dengan ketidaksiapan. Ketidaksiapan buku dan segala penunjangnya. Termasuk ketidaksiapan guru dalam melaksanakan kurikulum ini. Mudah-mudahan saja hal tersebut segera diatasi. Berbicara masalah Tahun Pelajaran dan Hari Masuk Sekolah untuk pembelajaran memang sangat tidak menyenangkan. Yang paling menyenangkan justeru membahas masalah hari liburnya. Karenanya mari sekarang kita bahas saja masalah hari libur sepanjang semester 1 tahun pelajaran 2014/2015.
Beberapa hari libur semester ini berada dalam hari Minggu. Tidak rejeki kita memang. hehehe,,,,Berikut hari libur yang dimaksud.
  • 17 Agustus 2014 adalah HUT RI yang ke-69. Sayangnya Hari Libur Nasional ini berbarengan dengan hari Minggu. Tetap Upacara deh
  • 5 Oktober 2014 adalah hari Raya Idul Adha, Sayang juga bertepatan dengan Hari Ahad. Tetapi bagi sekolah Islam Muhammadiyah tanggal 4 Oktober 2014 Kemungkinan sekolah libur, karena Muhammadiyah Idul Adhanya jatuh pada Hari Sabtu. Berbeda
  • 25 Oktober 2014 adalah Tahun Baru Hijriyah. Bertepatan pada hari Sabtu. Sekolah libur. Pegawai kantoran yang kurang beruntung.
  • 20-30 Desember 2014 adalah Libur Semester Ganjil.
Demikian hari libur sepanjang Tahun Pelajaran 2014/2015. Semoga manfaat
Read more >>

Selasa, 05 Agustus 2014

Ketika Orang Tua Bertanya tentang Kurikulum 2013

Susah menjawabnya. Demikian yang saya rasakan ketika muncul pertanyaan tentang kurikulum 2013. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan kepada kita. Apa itu kurikulum 2013 ? Bagaiman cara belajar kurikulum 2013  ? Apa itu tema 1 ? Apa itu tema 2 ? semuanya terlontar secara spontas dari bibir orang tua ketika melihat jadwal baru yang dibagikan sekolah kepada anak mereka. Tak terkecuali isteri saya. Sulit menjawabnya. Namun, dengan segala kesabaran saya mencoba menjawabnya. Meski saya sadar mungkin jawaban saya tidak dapat memuaskan. Minimal ada gambaran baru kepada orang tua tentang kurikulum baru ini.
Kurikulum 2013 bukanlah barang atau mainan baru. Sudah satu tahun pemerintah mensosialisasikan kurikulum ini. Bahkan ujicoba kurikulum ini sudah dilakukan kepada bebeapa sekolah sampel. Tidak banyak memang sekolah yang dijadikan sampel. Satu kabupaten paling ada beberapa sekolah yang ditunjuk untuk penerapan kurikulum ini. Anehnya mungkin tidak setiap kecamatan ada sekolah sampel yang menjadi pilot project K-13. Sekolah-sekolah yang ditunjuk biasanya memiliki kelebihan ketimbang sekolah lain. Lebih gemuk, lebih besar dan tentunya lebih bonafit.
Namun, meski sudah setahun diujikan dan disosialisasikan serta dianggap berhasil dalam penerapan sehingga wajib dijadikan kurikulum baru di tahun 2014, dalam pelaksanaannya masih amburadul. Hari ini, hari kedua pelaksanaan tahun pelajaran 2014/2015 masih banyak sekali kendala yang ada di sekolah. Mulai buku yang ada belum dikirim sampai yang paling parah adalah penguasaan konsep kurikulum 2013 itu sendiri.
Jujur saya merasakan kurikulum ini seperti sulapan. Ketika jelang tahun pelajaran 2014/2015 guru secara bergilir didiklat atau diworkshop untuk memahami kurikulum ini. Padahal saat itu guru sedang sibuk-sibuknya untuk melaksanakan penerimaan raport. Ada juga yang sedang puasa dan liburan namun ditunjuk untuk masuk diklat. Agenda sudah dirancang, amburadul. Ada lagi yang sampai saat ini belum merasakan diklat kurikulum baru, meski tahun pelajaran baru sudah berjalan.
Ada rasa pesimis di sebagian orang. Jangan - jangan kurikulum ini nanti akan bernasib sama dengan Kurikulum berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sehingga nanti akan dipelesetkan sebagai kurikulum gagal, Kurikulum Tidak Siap Pakai dan lain-lain. 
Mudah-mudahan tidak demikian....
Read more >>

Senin, 04 Agustus 2014

Candi Jawi ; Eksotis, Namun Sering DIlewatkan

Candi Jawi, hanya sedikit dari nama candi Indonesia yang namanya masih orisinil belum mengalami perubahan. Sebagian besar lainnya sudah berganti nama bahkan hilang. Candi Jawi sebenarnya peninggalan Kerajaan Singosari pada penghujung pemerintahan. Candi ini pernah hancur beberapa kali dan mengalami pemugaran. Salah satunya termuat dalam Kitab Negara Kertagama. Lewat Prabu Hayam Wuruk, Candi ini dipugar ulang. Sebagian batunya diambilkan dari pesisir utara Jawa dan Madura. Tak mengherankan, warnanya berbeda. Putih bukan hitam.
Candi Jawi juga pernah dipugar dimasa pemerintahan Hindia Belanda. Perlu bertahun-tahun untuk menyusun kembali bangunan candi yang porakiporanda. Beberapa bagian candi hilang. Namun berhasil ditemukan dibeberapa rumah penduduk. Bentuknya ketika sudah berhasil dipugar sungguh eksotik.
Namun sayang, keeksotisan Candi Jawi hanya dipandang sbelah mata. Banyak wisatawan yang berlibur ke Prigen (Tretes) atau Trawas hanya sekilas memandangnya. Bahkan tak jarang yang berlalu begitu saja tanpa mampir ke Candi ini. Jika pun mampir, sebagian besar di antara mereka hanya berfoto-foto saja, kemudian berlalu melanjutkan perjalanan. Jarang ada yang serius menggali sejarah. 
Berikut ini beberapa foto yang sudah saya ambil dari Candi Jawi :

Candi Jawi dari arah timur laut

Bunga teratai di tengah kolam

Candi Jawi dari arah tenggara
Gapura Sisi Barat Candi Jawi. Entah dulu bentuknya seperti apa ?

Candi Jawi dari sisi Timur Laut. Persis di bawah pagar bata sebrang kolam

Read more >>

Hari Pertama Kerja Pasca Idul Fitri

Hari ini, Senin tanggal 4 Agustus 2014 adalah hari pertama kerja setelah Idul Fitri 1435 H. Setelah menghabiskan libur panjang Puasa Ramadhan dan Juga Hari Raya. Sekarang juga hari pertama masuk sekolah. Bagi anak-anak saja dan tentunya semua siswa sekolah. Proses membangunkan mereka sedikit agak sulit. Mengingat sudah sebulan lebih kebiasaan molor sesudah sholat subuh terbentuk di saat libur puasa dan hari raya. Hasilnya, kami berdua, saya dan isteri harus bagi tugas pekerjaan rumah. Ketelatenan ekstra kami buthkan. Jangan sampai emosi tersulut kerena tingkah buah hati. Kami maklumi keadaan. Jangankan anak-anak, sih bapak saja juga males berangkat kerja.
Pertama, saya antar yang nomer dua, Haekal Azhar Lazzuardy ke TK ABA 14 Watesnegoro. Anak saya kedua ini adalah anak paling manja di rumah. Kemauannya keras, modelnya banyak sekali. Jika tidak dituruti akan ngambek dan ngomel serta menangis. Menangani dia memang lebih sulit daripada dua saudaranya. Tetapi hari ini beda, di TK dia sudah berani sekolah tanpa harus ditunggu oleh Bundanya. Luar biasa. Sampai di TK langsung disambut oleh Bu Hilda. Bu Hilda adalah guru kelasnya Haekal. Di tahun sebelumnya beliau adalah guru kelasnya Haedar, sang kakak. Bu Hilda sabar menghadapi anak. Langsung saya titipkan bu Hilda, setelah ke dua anak saya salam dan salim. Sementara Haedar harus terus bareng saya berangkat sekolah. Haedar sekolah di tempat saya kerja. SD Muhammadiyah 1 Gempol. Sudah 15 tahun saya bekerja di sini. Dari Pendidik swasta sampai diangkat PNS Kemenag tetap belum pernah pindah. Memang, dulu saya pernah mengajar di SMP, SMA dan juga SMEA Muhammadiyah Gempol. Masih dalam satu bendera.
Di sekolah sangat sibuk. Setiap guru melayani wali murid dan juga murid seraya bersilaturrahim, halal bi halal. Banyak pembayaran dan juga pembelian di koperasi. Yang daftar ulang dilayani bu Ida dan BU Feni. Dan tentunya Pak Adi. Saya membantu melayani Koperasi yang semula dihandle oleh Mas Gusdi petugas PPSD kami. Kebanyakan anak-anak membeli perlengkapan sekolah, lebih-lebih bedge.

Belepotan mengucap "Taqobbalallhu minna wa minkum"

Mengajarkan kebiasaan baik itu sulit. Berbeda dengan mengajarkan kebiasaan buruk. Ibarat menanam padi, selalu ada rumput yang turut tumbuh. Demikian juga kebiasaan mengucap ucapan hari raya. Jika selama ini kita mengenal kalimat "minal a'idzin wal fa'izin", dan memang sangat polpuler dalam masyarakat Indonesia. Namun banyak yang salah sangka dengan makna kalimat ini. Coba anda tanyakan apa artinya, pasti akan dijawab "Mohon maaf lahir dan bathin" padahal bukan itu artinya. Tak heranlah, kebanyakan masyarakat kita gurunya kan Televisi. TV gemar sesuatu yang populer. Meski tidak berdasar agama bahkan menyimpang dari agama, kalau populer akan dia tayangkan guna kepentingan ratting. Do'a-do'a di TV coba, banyak yang dhoif bahkan tidak jelas sumbernya. Mulai do'a adzan sampai doa berbuka puasa yang dinyanyikan itu. Gak heranlah.Pertanyaannya ? Kemana para ustadz yangs sering nongol di TV dengan kostum glamourny ?
Kembali kepada arti "minal a'idzin wal faizin" semestinya bermakna :
"termasuk orang yang kembali dan orang yang menang"
Sebuah kalimat yang putus dan tidak bermakna, makanya banyak yang menyarankan menambahkan kata "Ja'alanallahu minal a'idzin wal faizin" sehingga kata tersebut jadi bermakna "semoga Allah menjadikan kita orang yang kembali (fitri) dan orang-orang yang menang"
Namun, jika kita menilik contoh Rasulullah, maka ucapan yang shahih diucap Nabi adalah kalimat :
"Taqobbalallahu minna wa minkum" yang bermakna "Semoga Allah menerima (amal puasa) kami dan juga kamu"
Mengajarkan kalimat ini sungguh sangat sulit. Banyak yang keseleso lidah ketika mengucap ini. Anak-anak di sekolah banyak yang keseleo. Kami dengarkan mereka pelan-pelan. Satu persatu. Ketika melewati 10 guru insyaallah mereka sudah hafal. Jika belum gak masalah. Lain kali diajari.
Selamat bekerja, semoga semnagt baru terpatri. Jangan malas-masalan. Lupakan pilpres.

Read more >>