Sabtu, 29 November 2014

Menunggu Kartu Anti TPP Macet ( Kartu ATM)

Dulu, sebelum ramai kayak begini karena TPP guru sertifikasi di bawah naungan Kemenag mandeg selama bertahun-tahun. Ada sebuah janji manis yang dilontarkan oleh pihak terkait. Janji manis tersebut adalah, TPP akan dicairkan apabila si guru bersangkutan telah mendapatkan NRG pasca dinyatakan lulus PLPG. NRG atau Nomor Registrasi Guru diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. NRG adalah tanda bahwa guru tersebut telah berSK dan dinyatakan sah dan berhak mendapat TPP berdasar peraturan Menteri Keuangan (PMA). Ulasan hal ini bisa dibaca : Kartu Sakti itu Bernama NRG
Namu, kenyataannya, semua hal yang dinyatakan di atas adalah omong kosong. Semuanya tidak terbukti. Janji tinggal janji. TPP kaum Guru PAI dan juga guru Kemenag nyandet sampai hitungan tahunan. Bahkan ada yang sampai 2 tahun tidak dibayarkan. Alasannya macam-macam, mulai yang ketidakadaan anggaran dalam DIPA atau DIPAnya tidak mencukupi. Ada juga karena usulannya telat. Padahal dulu, jujur ada pejabat Kemenag yang terang-terangan mengatakan uangnya sudah ada, tinggal menunggu NRG saja. Pasca NRG keluar. Ludah dijilat kembali. Bersabarlah
Bulan ini,sebenarnya janji manis tersebut terlontar kembali. Terlontar karena yang terhutang tersebut telah selesai diaudit oleh Dirjen Kemenag dan BPKP. Lengkapnya baca Audit BPKP dan Irjen Kemenag Selesai, Akan Banyak Guru Kemenag Gigit Jari ? Yang melontarkan oknum tertentu yang seolah-olah mewakili Kemenag padahal dia tidak ada sangkut pautnya dengan Kemenag. Memposisikan dirinya seolah-olah memperjuangkan TPP teman-teman Guru PAI. Saya sih cuma senyum sinis. Gombal. Jangan pernah percaya TPP cair, selamat belum masuk rekening. Siapapun yang berbicara.
Kini, jaman berganti dari SBY ke Jokowi yang banyak dipuja pengidolanya. Saya sih biasa saja dan tidak ada yang istimewa dalam Jokowi kecuali hanya suka buat dan bagi kartu. Asalkan bukan kartu merah dan kartu kuning. Semuanya sudah menjadi hak prerogratif wasit bola.
Kita berharap mudah-mudahan Jokowi segera menerbitkan KARTU ANTI TPP MACET. Gambarnya bagaimana ya ?
Read more >>

Jumat, 28 November 2014

Membandingkan Guru dan Buruh (jilid 2)

Ada guru yang berkomentar sinis dengan tulisan saya sebelumnya, Membandingkan Guru vs Buruh : Serupa Tapi Tak Sama. Saya sih, terserah apa komentarnya, gak papa. Saya sangat hargai itu. Namun, ada nada yang tidak mengenakkan ketika komentar itu mulai menjustifikasi bahwa pekerjaan mulia hanya guru dan kemudian mencoba menempatkan posisi buruh bukanlah profesi yang diharapkan, saya sedikit tersinggung. Tersinggung, karena saya juga pernah menjadi buruh. Tersinggung karena buruh dianggap bukanlah sebuah pekerjaan yang mulia. Tersinggung, seolah-olah hanya guru yang "seakan-akan" banyak pahala dan berhak masuk surga. Hehehe...
Saya sangat salut sama buruh. Mereka makhluk yang gigih dan tahan banting. Solidaritasnya sangat tinggi. Persatuannya apa lagi. Coba bandingkan dengan guru ? bagus mana ?
Yang jadi guru jangan tersinggung dengan tulisan saya. Silakan introspeksi diri saja. Saya juga guru. Kadang kala ngiri ketika melihat guru demo selama berhari-hari. Memperjuangkan hak-haknya dan juga hak keluarganya. Demo ketika ada rekannya diPHK sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja. Pakai mogok makan lagi. Guru ? mana ada.
Anekdot gan, bagi kita. Guru ada nggak UMK (Upah Minimum Kabupaten) yang didasarkan (Kebutuhan Hidup Layak) ? Nggak ada lah. Coba tengok buruh ! Mereka manusia yang menguasai matematika rumah tangga. Mereka dapat menghitung kebutuhan mereka selama sebulan penuh. Rinci lagi. Kalau Guru. Boro-boro. Belum ada. Dan mungkin ilmunya belum sampai ke sana.
Mudah-mudahan guru cepat sadar dan segera merapatkan barisan. Supaya kehidupannya sebanding layaknya dengan buruh. Amin.

Note * : Bukan maksud hati menyinggung guru. Selamat Hari Guru
Read more >>

Selasa, 25 November 2014

Selamat Hari Guru : 3 Persoalan Serius Guru Era Modern

Selamat Hari Guru Nasional. Sebuah ungkapan kegembiraanbagi guru. Yang katanya dulu pahlawan tanpa tanda jasa. Yang katanya manusia penghuni surga dan anti neraka. Yang katanya Jasanya tiada tara. yang katanya anti unjuk rasa, meskipun hanya sekedar menuntut haknya. Yang katanya pantang untuk meminta kenaikan gaji, meski hanya dihonor ratusan ribu saja. Yang katanya pelita dalam kegelapan. Yang katanya masuia berbudi dan agen perubahan. Yang katanya motor moral. Yang katanya kata-katanya di guguh dan ditiru. Yang katanya.....bla...bla...bla...terlalu banyak sanjungan untuk disematkan.
Terlepas dari segala bentuk sanjungan yang hampir menyentuh langit itu. Guru tetaplah manusia biasa, dia bukan Malaikat. Makhluk Tuhan yang tidak pernah maksiat kepadaNya.Tentu, ada kurang dan lebih dalam sosok guru. Tentu tidak adil apabila kemudian kita memukul rata guru bersalah, jika ada satu atau dua orang yang berbuat keliru, bahkan melanggar hukum sekalian.
Saat ini, Guru menghadapi tantangan yang tidak mudah. Profesi guru yang semula dipandang sebelah mata mendadak menjadi profesi membanggakan. Profesi yang dicari banyak orang. Sejak ada Sertifikasi Guru dan berimplikasi diberikannya TPP oleh pemerintah, banyak sarjana yang banting stir menjadi guru. Meskipun sebelumnya mereka mengambil program pendidikan yang jauh dari profesi guru itu sendiri.Teknik Mesin misalnya, bahkan juga ada kehutanan. Hubungannya dimana ? entahlah. Tetapi kalau kita mau jujur, hubungannya terletak pada keejahteraan semata. Dari profesi pinggiran menjadi profesi terdepan.
Ada 3 Persoalan yang dihadapai oleh Guru era saat ini. persoalan klasik yang mungkin mengerucut pada masa ini. Persoalan tersebut adalah :
Pertama, Persoalan Moral. Banyak sekarang kita terdengar berita guru melakukan pencabulan terhadap siswanya. Jika dahulu, seorang guru akan berfikir seribu kali untuk menjalin asmara dengan anak didiknya. Persoalan etika dan tata krama menghalangi. Belum lagi adat istiadat dan agama yang masih dipegang teguh. Karenanya guru snagat dihargai oleh siswanya, demikian juga oranaga tua dan masyarakatnya. Tetapi sekarang, pergeseran nilai justeru ikut menggerus nilai-nilai kemuliaan guru itu sendiri. citra yang baik, banyak dirusak oleh guru. Oknum memang. Tetapi, inilah kenyataan. dan saya tidak sedang menjustifikasi semua guru rusak moralnya.
Kedua, Persoalan Kemampuan. sertifikasi adalah sebuah formalitas untuk mendapatkan sertifikat pendidik yang digunakan untuk menebus TPP. Imposibble jika hanya dengan diklat 10 hai seorang guru mampu menjadi pendidik yang handal tanpa dibarengi dengan upgrade kemampuan guru secvara berkala. Buktinya, ketika diadakanUKG oleh pemerintah beberapa tahun silam, banyak guru yang dinyatakan tidak lulus dengan nilai yang sangat memprihatinkan. Jauh dari standar LULUS UN anak SMA. Belum lagi kalau kita berbicara penguasaan teknologi. Guru semakin ketinggalan.
Ketiga, Persoalan Kesejahteraan. Banyak ketimpangan kesejahteraan Guru. Satu satuan dengan satuannya. antara PNS dan Honorer. Antara TPP Kemenag dan TPP Dinas. Ada yang salah dengan sistem kita. Kapan mereka bisa belajar dari semua ini.
Begitulah saudara, Selamat Hari Guru !
Khusus untuk yang TPPnya dibawa naungan Kemenag ? Piye Kabare, Wis Cair Ta ?
Read more >>

Kamis, 20 November 2014

Milad Muhammadiyah ke 105 Tahun Pasuruan

Muhammadiyah Tahun ini, Muhammadiyah telah berusia 105 tahun pada hitungan Masehi. Perjalanan lebih adri satu abad Muhammadiyah bukan perkara muda. Jatuh dan bangun, pahit dan getirnya perjuangan sudah dirasakan Muhammaadiyah. Prestasi demi prestasi juga sudah ditorehkan Muhammadiyah. Sumbangsihnya kepada negeri pun tidak dapat dibilang kecil. Urun serta Muhammadiyah menjadikan Indonesia berkemajuan senatiasa akan dinantikan pada masa yang akan datang. Harapan besar selalu dibebankan di pundaknya. Jayalah Muhammadiyah. Termasuk di Pasuruan
Ahad, 16 Nopember 2014. Bertepat di Balai Desa Mororejo Kecamatan Tutur Muhammadiyah meneguhkan kembali eksistensinya. Melalui serangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan fokus di sana. Mulai pawai budaya, santunan, donor darah hingga taabligh akbar di gelar serentak. 
Dalam sambutannya, Kepala Desa menunjukkan kepada peserta Milad bahwa desa mereka adalah desa yang menjunjung tinggi Bhinekaa Tunggal Ika. Kemajemukan yang ada tidak menjadikan merk bercerai berai. Kerukunan tetap terjaga meskipun di sana banyak macam agama. Mulai Islam, Hindu, Kristen dan bahkan kepercayaan. Semua hidup rukun dalam dimensi NKRI. Karenanya Muhammadiyah disambut dengn antusias dan harapan yang besar.
Camat Tosari juga memberikan pesan, agar peserta membantu Tosari umumnya pasuruan untuk ikut mempromosikan keindahan alam Tosari yang di dalamnya ada Gunung Bromo. 

Tabligh Akbar
Penulis
Pawai Budaya Dengkek
Marcing Band
Bazar

Read more >>

Rabu, 19 November 2014

Inilah Gerhana Sepanjang 2015

Gerhana adalah fenomena yang selalu menarik untuk ditunggu dan disaksikan. Sepanjang tahun 2015 akan terjadi beberapa gerhana, baik gerhana bulan atau gerhana matahari. Bagi kaum muslim, Gerhana tidak sekedar fenomena alam. lebih dari itu gerhana adalah tanda kebesaran Allah. Dan tentunya ada perintah yang dianjurkan di dalamnya, Sholat gerhana. Berikut ini, prakiraan gerhana bulan dan matahari sepanjang tahun 2015 berdasar hasil hisab Muhammadiyah :
  1. Gerhana Matahari Total, Jumat Pon Tanggal 20 Maret 2015 atau 29 Jumadiltsani 1436 H. Gerhana dimulai pkl. 16.09.33 WINB dan berakhir pukul 17.21.22 WIB. Sayangnya gerhana tidak akan tampak dari Indonesia. Negara yang dilewati gerhana adalah sebagian Eropa, Afrika Utara dan Asia Utara
  2. Gerhana Bulan Total, Sabtu Pon tanggal 4 April 2015/14 Jumadilakhir 1436. Gerhana dimulai dari penumbral pukul 16.01 WIB. Gerhana Sebagian Mulai 17.15 WIB. Puncak Gerhana 19.01 WIB. Akkhir Gerhana Sebagian 20.44 WIB. Penumbral berakhir pukul 21.58. Gerhana dapat disaksikan dari Indonesia
  3. Gerhana Matahari Sebagiaan. Ahad Kliwon 13 September 2015. Sayang tidak dapat disaksikan dari Indonesia
  4. Gerhana Bulan Total. Senin Kliwon 28 September 2015. Gerhana tidak dapat disaksikan dari Indonesia
Read more >>

Selasa, 18 November 2014

Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha 1436 H/ 2015 M Berdasar Almanak Muhammadiyah

Tahun depan, Tahun 2015 sudah di depan mata. Selangkah lagi kita akan memasukinya. Postingan tentang hari libur sudah saya ulas sebelumnya. Yang menarik dari tahun ke tahun adalah masalah awal Ramadhan dan Hari Raya yang selalu terjadi perbedaan. Satu sisi pemerintah kukuh dengan menggunakan rukyat. Satu sisi Muhammadiyah selangkah lebih maju menggunakan hisab hakiki wujudul hilal. Perbedaan niscaya terjadi dan tidak dapat di hindari. Ukurannya jelas berbeda. hasilnya lebih jelas lagi pasti berbeda. Namun, umat sudah pandai, mereka tidak lagi terpedaya. Alhamdulillah. 
Berikut ulasan tentang Awal Ramadhan dan Dua Hari Raya tahun 2015 / 1436 ini :

Awal Ramadhan 1436 H
Awal Ramadhan ini jatuh pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2014. Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal diperoleh hitungan sebagai berikut :
Ijtimak : Selasa Legi, 16 Juni 2015 pukul 21.07.23 WIB
Tinggi Hilal : - 02 derajat 15 menit 58 detik

Idul Fitri 1436 H
Idul Fitri jatuh pada tanggal 17 Juli 2015,
Ijtimak : Kamis Legi, 16 Juli 2015 pukul 08.26.29 WIB
Tinggi Hilal : +03 derajat 3 menit 22 detik

Idul Adha 1436 H
Idul Adha / 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 23 September 2015
Ijtimak : Ahad Kliwon, 13 September 2015 pukul  13.43.35 WIB
Tinggi Hilal : +0 derajat 25 menit 52 detik
(Kemungkinan Idul Adha yang berbeda)








Read more >>

Inilah Hari Libur Sepanjang 2015

Kawan, sudah lama rasanya tidak posting di blog saya ini. rasa kangen sudah muncul dan mungkin tak terbendung. Biasa, sebagaimana sebelumnya. Postingan yang ringan-ringan akan saya sajikan. Kebetulan sebulan lagi kita akan say goodbye dengan tahun 2014. Supaya kita melek, berikut ini akan saya berikan kabar gembira di tahun depan. Apalagi kalau bukan hari libur sepanjang tahun 2015. Susun agenda ke depan, siapkan dana dan tenaga. Mudah-mudahan kita dapat menikmatinya.
Silakan cek saja yang berikut ini.
  • 1 Januari 2015 Tahun Baru
  • 3 januari 2015 Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 19 Februari 2015  Tahun Baru Imlek 2566
  • 21 Maret 015, THri Raya NyepiTahun Baru Saka 1937
  • 3 April 2015, Wafat Isa Al Masih
  • 1 Mei 2015, Hari Buruh
  • 14 Mei 2015, kenaikan Isa Al Masih
  • 16 Mei 2015, Isro' Mi'roj
  • 2 Juni 2015, Hari Raya Waisak
  • 17-18 Juli 2015 Hari Raya Idul Fitri 11436 H
  • 15-20 Juli 2015 Cuti bersama Idul Fitri
  • 17 Agustus 2015 HUT RI 
  • 24 September 2015, Idul Adha
  • 14 Oktober 2015, Tahun Baru Islam 1437 H
  • 24 Desember 2015, Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember 2015, Libur Natal


Read more >>

Rabu, 03 September 2014

Daftar Harga Sapi Qurban 2014 Wilayah Mojokerto bagi yang Berminat

Hari Raya Qurban sebentar lagi tiba. Siapkan niat dan dana anda. Berikut ini ada beberapa hewan qurban jenis sapi yang dijual dengan harga sesuai dengan spesifikasinya. Yang minat silakan ke TKP atau hubungi saya. Maaf saya bukan makelar atau blantik, hanya membantu saudara yang sedang berusaha beribadah kepada Allah SWT. Untuk harga silakan bandingkan dengan yang lainnya.

Limosin 17rb

PO 16,5rb

15,2rb

17rb

16rb

12rb

13,5rb

13,5rb

15rb
14,5rb
Stock masih banyak.
Read more >>

Senin, 25 Agustus 2014

Harga Sapi Qurban Makin Edan

Tahun ini, sebagai mana tahun-tahun sebelumnya kaum muslimin akan masuk pada Bulan Dzulhijjah atau juga disebut Bulan Qurban atau haji. Saat masuk bulan haji ada sebuah syariat yang berstatus sunnah muakkad yaitu Qurban. Sunnah Muakkad maksudnya sunnah yang utama. Bahkan ada beberapa ulama' yang menghukuminya menjadi wajib. Namun, sebagian besar tetap menghukumi sunnah muakkad ketimbang wajib. Berbicara masalah qurban tentu akan sangat berhubungan dengan hewan qurban atau yang disebut dengan udhiyah. Dalam Al Quran hewan udhiyah adalah yang termasuk dalam golongan bahimatul an'am atau hewan ternak. Praktek di jaman Nabi Muhammad SAW menggunakan domba, Sapi dan Juga Unta. Lantas berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membeli hewan tersebut. Sekarang mari kita tanyakan kepada rumput yang bergoyang tentang harga hewan qurban.
Di sini saya akan membahas tentang harga sapi. Karena saya saat ini sedang berburu sapi di pasaran untuk qurban. Jika menilik harga sapi pada tahun sebelumnya (2013), tahun ini harga sapi naik signifikan. Kenaikkannya tidak tanggung-tanggung. Kalkulasi rupiah menunjukkan angka dua juta rupiah. Fantastis. Jika tahun kemarin kita membeli dengan harga 13 juta misalnya. Saat ini, hewan dengan spesifikasi berat dan ukuran yang sama naik menjadi 15 juta. Luar biasa. 

Datanglah Ke Jedong
Banyaak tempat menyediakan hewan qurban. Baik itu di jalanan maupun langsung ke penduduk atau peternakan. Namun, dari beberapa kontak dan perburuan yang saya lakukan ada beberapa perbedaan yang mencolok dari tepat tersebut dengan langganan saya beli. pertama, di tempat saya beli harga relatif lebih murah. Kedua, Pilihan hewan qurban banyak. Tinggal kita mau hiking ke lereng gunung dari satu kendang ke kandang yang lain. Sapi tersebut memang dititipkan ke Penduduk. Ketiga, Harga include dengan biaya pemeliharaan. Keempat, Kita tidak usa repot-repot memelihara. Sapi akan dikirim maksimal H-1 hari raya.
Anda tertarik ? Datanglah ke Jedong dan cari bapak Samadji. Atau jika kesulitan, kontak saya, nanti saya antarkan. hehehehe
Read more >>

Kamis, 14 Agustus 2014

Lomba Makan Krupuk, Tidak Sesuai dengan Syariat Islam

Kemerdekaan RI yang jatuh tanggal 17 Agustus selalu diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya lomba-lomba. Ada panjat pinang, pukul bantal, balap kelereng, sepak bola bersarung dan tentunya makan kerupuk.Tentu semua lomba tersebut tujuannya untuk hiburan. Jika dihitung hadiahnya tidak seberapa. yang penting bergembira dan bersenang-senang semeriah mungkin di hari Kemerdekaan RI.
banyak yang tidak sadar di antara kita, sesungguhnya jika ditilik dari syariat Islam, budaya lomba makan kerupuk itu sendiri jauh dari syariat Islam. Lomba makan kerupuk tidak Islami. Memang kesannya galak. Biasa aja kali. 
Islam sesungguhnya adgama paripurna. Agama yang sempurna. Semua aspek kehidupan di atur di dalamnya. termasuk di dalamnya dalam hal makan. Ada aturan bagaimana Islam menganjurkan umatnya dalam makan dan minum :
  1. Makan tujuannya untuk menambah energi.
  2. Makan tidak boleh dengan tangan kiri,apa lagi hanya sekedar dengan mulut tanpa dipegang tangan. Sama dengan sapi
  3. Makan diharuskan dengan terlebih dahulu membaca doa.
  4. Makan tidak dengan berdiri
  5. Makan tidak boleh terlalu kenyang
  6. Makan tidak boleh terburu-buru. Harus dikunyah.
dari beberapa poin di atas saja sudah dapat kita ketahui, ternyata lomba makan krupuk jauh dari nilai Islam.
Lomba dan memperingati Kemerdekaan boleh saja. Asalkan jangan sampai kita jauh dari Allah dengan melanggar syariaatnya. Mudah-mudahan kita selalu diberi petunjuk.
Read more >>

Jumat, 08 Agustus 2014

Idul Adha Ada Potensi Berbeda

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Haji 1435 H atau tahun 2014 akan ada kemungkinan berbeda antara ormas Islam Muhammadiyah dan ketetapan Pemerintah. Hal ini mengacu pada hasil Hisab Haqiqi Wujudul Hilal Muhammadiyah yang dipusatkan di Yogyakarta. Menurut Hsail Hisab Haqiqi WH ketinggian hilal saat matahari terbenam hanya sekitar 0 derajat 30 menit 17 detik pada tanggal 27 September 2014. Menurut WH dengan ketinggian sekian itu besoknya sudah dihitung bulan baru bulan Qomariyah. 
Berbeda dengan Imkan Rukyat. Dengan ketinggian kurang dari dua derajat maka mustahil hilal dapat diindera. Karenanya pada tanggal 27 September 2014, meskipun sudah dilakukan rukyat citra hilal tidak akan dapat diperoleh. Sehingga, besoknya tanggal 28 September 2014 akan dibulatkan sebagai bagian dari bulan Dzulqa'dah yakni tanggal 30. Sedangkan tanggal 1 Dzulhijjah 1435 H baru lusanya, 29 September 2014.
Sehingga jika dihitung maju, Muhammadiyah akan puasa Arafah tanggal 3 Oktober 2014 dan Berhari Raya tanggal 4 Oktober 2014. Berbeda dengan pemerintah yang kemungkinan besar akan menetapkan tanggal 5 Oktober sebagai Hari Raya Idul Adha 1435 H.
Mudah-mudahan meski ada perbedaan, kebersamaan akan senantiasa terjaga.
Read more >>

Kamis, 07 Agustus 2014

Logo dan Tema HUT RI ke-69

HUT RI ke 69 sudah hampir tiba. pasang Bendera tinggi-tinggi. Siapkan spanduk dan banner ucapan dan temanya. Junjung tinggi nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia. Mari bersatu dan berdaulat serta berdikari. Kita bisa. Berikut ini logo dan tema HUT RI ke 69 :
“Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera”
Logo Peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia:

Adapun Untuk Format CDRnya dapat diunduh disini 

Sumber : laskarbugies
Read more >>

Rabu, 06 Agustus 2014

Inilah Hari Libur Tahun Pelajaran 2014/2015 Semester Genap

Semester 2 atau semester genap tahun pelajaran 2014/2015 dimulai sejak tanggal 5 Januari 2015. Saat itu adalah awal anak-anak sekolah masuk kembali setelah berlibur selama 2 pekan. Biasanya masih ada yang nambah. Banyak juga yang masih belum semangat. Sekolah biasanya setengah hari. Setelah bersih-bersih anak-anak dipulangkan. Masuk semestyer 2 tahun pelajaran 2014/2015 ini memang banyak sekali kegiatan. Utamanya kegiatan kelas atas yang hendak melaknsanakan UN. Biasanya kelas-kelas bawah akan mengalami sedikit gangguan. Anak-anak ada yang diliburkan, ada yang pulangnya diawalkan.
Berikut adalah liburan selama semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 :
  • 1 Januari 2015 adalah Tahun Baru Masehi. Libur inklud dengan Liburan Semester
  • 3Januari 2015 adalah Maulid Nabi Muhammad SAW, Sayang liburnya barengan dengan libur semester
  • 31 Januari 2014 adalah Tahun Baru Imlek 2566. Libur jatuh hari Sabtu. Anak sekolah libur, Yang kantoran 5 hari kerja kurang beruntung
  • 21 Maret 2015 adalah Hari Raya Nyepi 1937 Saka. Jatuh lagi di Hari Sabtu.
  • 3 April 2015 adalah Wafat Isa Al Masih, Selalu Hari Jumat
  • 3 Mei 2015 adalah Libur Hari Raya Waisak 2569. Sayangnya jatih di Hari ahad
  • 14-15 Mei 2015 adalah libur beruntun. Tanggal 14 adalah Libur Kenaikan Isa Al Masih, sednagkan tanggal 15 adalah Libur Isra' Mi'raj. Sama-sama Naiknya. Bisa dimanfaatkan untuk Liburan panjang. Apalagi jika tanggal 13 Mei digunakan untuk cuti bersama. Maknyus
  • 22-30 Juli 2015 adalah Liburan Semester Genap. Sudah masuk bulan Ramadhan. Puasa
Demikian informasi liburan sepanjang semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Semoga bermanfaat
Read more >>

Inilah Hari Libur Tahun Pelajaran 2014/2015 Semester Ganjil

Tahun Pelajarn 2014/2015 telah dimulai. Kurikulum baru telah dilaksanakan untuk kelas 1,2,4, dan 5. Menunjukkan amburadul dan terkesan dipaksakan. Pelaksanaan di lapangan penuh dengan ketidaksiapan. Ketidaksiapan buku dan segala penunjangnya. Termasuk ketidaksiapan guru dalam melaksanakan kurikulum ini. Mudah-mudahan saja hal tersebut segera diatasi. Berbicara masalah Tahun Pelajaran dan Hari Masuk Sekolah untuk pembelajaran memang sangat tidak menyenangkan. Yang paling menyenangkan justeru membahas masalah hari liburnya. Karenanya mari sekarang kita bahas saja masalah hari libur sepanjang semester 1 tahun pelajaran 2014/2015.
Beberapa hari libur semester ini berada dalam hari Minggu. Tidak rejeki kita memang. hehehe,,,,Berikut hari libur yang dimaksud.
  • 17 Agustus 2014 adalah HUT RI yang ke-69. Sayangnya Hari Libur Nasional ini berbarengan dengan hari Minggu. Tetap Upacara deh
  • 5 Oktober 2014 adalah hari Raya Idul Adha, Sayang juga bertepatan dengan Hari Ahad. Tetapi bagi sekolah Islam Muhammadiyah tanggal 4 Oktober 2014 Kemungkinan sekolah libur, karena Muhammadiyah Idul Adhanya jatuh pada Hari Sabtu. Berbeda
  • 25 Oktober 2014 adalah Tahun Baru Hijriyah. Bertepatan pada hari Sabtu. Sekolah libur. Pegawai kantoran yang kurang beruntung.
  • 20-30 Desember 2014 adalah Libur Semester Ganjil.
Demikian hari libur sepanjang Tahun Pelajaran 2014/2015. Semoga manfaat
Read more >>

Selasa, 05 Agustus 2014

Ketika Orang Tua Bertanya tentang Kurikulum 2013

Susah menjawabnya. Demikian yang saya rasakan ketika muncul pertanyaan tentang kurikulum 2013. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan kepada kita. Apa itu kurikulum 2013 ? Bagaiman cara belajar kurikulum 2013  ? Apa itu tema 1 ? Apa itu tema 2 ? semuanya terlontar secara spontas dari bibir orang tua ketika melihat jadwal baru yang dibagikan sekolah kepada anak mereka. Tak terkecuali isteri saya. Sulit menjawabnya. Namun, dengan segala kesabaran saya mencoba menjawabnya. Meski saya sadar mungkin jawaban saya tidak dapat memuaskan. Minimal ada gambaran baru kepada orang tua tentang kurikulum baru ini.
Kurikulum 2013 bukanlah barang atau mainan baru. Sudah satu tahun pemerintah mensosialisasikan kurikulum ini. Bahkan ujicoba kurikulum ini sudah dilakukan kepada bebeapa sekolah sampel. Tidak banyak memang sekolah yang dijadikan sampel. Satu kabupaten paling ada beberapa sekolah yang ditunjuk untuk penerapan kurikulum ini. Anehnya mungkin tidak setiap kecamatan ada sekolah sampel yang menjadi pilot project K-13. Sekolah-sekolah yang ditunjuk biasanya memiliki kelebihan ketimbang sekolah lain. Lebih gemuk, lebih besar dan tentunya lebih bonafit.
Namun, meski sudah setahun diujikan dan disosialisasikan serta dianggap berhasil dalam penerapan sehingga wajib dijadikan kurikulum baru di tahun 2014, dalam pelaksanaannya masih amburadul. Hari ini, hari kedua pelaksanaan tahun pelajaran 2014/2015 masih banyak sekali kendala yang ada di sekolah. Mulai buku yang ada belum dikirim sampai yang paling parah adalah penguasaan konsep kurikulum 2013 itu sendiri.
Jujur saya merasakan kurikulum ini seperti sulapan. Ketika jelang tahun pelajaran 2014/2015 guru secara bergilir didiklat atau diworkshop untuk memahami kurikulum ini. Padahal saat itu guru sedang sibuk-sibuknya untuk melaksanakan penerimaan raport. Ada juga yang sedang puasa dan liburan namun ditunjuk untuk masuk diklat. Agenda sudah dirancang, amburadul. Ada lagi yang sampai saat ini belum merasakan diklat kurikulum baru, meski tahun pelajaran baru sudah berjalan.
Ada rasa pesimis di sebagian orang. Jangan - jangan kurikulum ini nanti akan bernasib sama dengan Kurikulum berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sehingga nanti akan dipelesetkan sebagai kurikulum gagal, Kurikulum Tidak Siap Pakai dan lain-lain. 
Mudah-mudahan tidak demikian....
Read more >>

Senin, 04 Agustus 2014

Candi Jawi ; Eksotis, Namun Sering DIlewatkan

Candi Jawi, hanya sedikit dari nama candi Indonesia yang namanya masih orisinil belum mengalami perubahan. Sebagian besar lainnya sudah berganti nama bahkan hilang. Candi Jawi sebenarnya peninggalan Kerajaan Singosari pada penghujung pemerintahan. Candi ini pernah hancur beberapa kali dan mengalami pemugaran. Salah satunya termuat dalam Kitab Negara Kertagama. Lewat Prabu Hayam Wuruk, Candi ini dipugar ulang. Sebagian batunya diambilkan dari pesisir utara Jawa dan Madura. Tak mengherankan, warnanya berbeda. Putih bukan hitam.
Candi Jawi juga pernah dipugar dimasa pemerintahan Hindia Belanda. Perlu bertahun-tahun untuk menyusun kembali bangunan candi yang porakiporanda. Beberapa bagian candi hilang. Namun berhasil ditemukan dibeberapa rumah penduduk. Bentuknya ketika sudah berhasil dipugar sungguh eksotik.
Namun sayang, keeksotisan Candi Jawi hanya dipandang sbelah mata. Banyak wisatawan yang berlibur ke Prigen (Tretes) atau Trawas hanya sekilas memandangnya. Bahkan tak jarang yang berlalu begitu saja tanpa mampir ke Candi ini. Jika pun mampir, sebagian besar di antara mereka hanya berfoto-foto saja, kemudian berlalu melanjutkan perjalanan. Jarang ada yang serius menggali sejarah. 
Berikut ini beberapa foto yang sudah saya ambil dari Candi Jawi :

Candi Jawi dari arah timur laut

Bunga teratai di tengah kolam

Candi Jawi dari arah tenggara
Gapura Sisi Barat Candi Jawi. Entah dulu bentuknya seperti apa ?

Candi Jawi dari sisi Timur Laut. Persis di bawah pagar bata sebrang kolam

Read more >>

Hari Pertama Kerja Pasca Idul Fitri

Hari ini, Senin tanggal 4 Agustus 2014 adalah hari pertama kerja setelah Idul Fitri 1435 H. Setelah menghabiskan libur panjang Puasa Ramadhan dan Juga Hari Raya. Sekarang juga hari pertama masuk sekolah. Bagi anak-anak saja dan tentunya semua siswa sekolah. Proses membangunkan mereka sedikit agak sulit. Mengingat sudah sebulan lebih kebiasaan molor sesudah sholat subuh terbentuk di saat libur puasa dan hari raya. Hasilnya, kami berdua, saya dan isteri harus bagi tugas pekerjaan rumah. Ketelatenan ekstra kami buthkan. Jangan sampai emosi tersulut kerena tingkah buah hati. Kami maklumi keadaan. Jangankan anak-anak, sih bapak saja juga males berangkat kerja.
Pertama, saya antar yang nomer dua, Haekal Azhar Lazzuardy ke TK ABA 14 Watesnegoro. Anak saya kedua ini adalah anak paling manja di rumah. Kemauannya keras, modelnya banyak sekali. Jika tidak dituruti akan ngambek dan ngomel serta menangis. Menangani dia memang lebih sulit daripada dua saudaranya. Tetapi hari ini beda, di TK dia sudah berani sekolah tanpa harus ditunggu oleh Bundanya. Luar biasa. Sampai di TK langsung disambut oleh Bu Hilda. Bu Hilda adalah guru kelasnya Haekal. Di tahun sebelumnya beliau adalah guru kelasnya Haedar, sang kakak. Bu Hilda sabar menghadapi anak. Langsung saya titipkan bu Hilda, setelah ke dua anak saya salam dan salim. Sementara Haedar harus terus bareng saya berangkat sekolah. Haedar sekolah di tempat saya kerja. SD Muhammadiyah 1 Gempol. Sudah 15 tahun saya bekerja di sini. Dari Pendidik swasta sampai diangkat PNS Kemenag tetap belum pernah pindah. Memang, dulu saya pernah mengajar di SMP, SMA dan juga SMEA Muhammadiyah Gempol. Masih dalam satu bendera.
Di sekolah sangat sibuk. Setiap guru melayani wali murid dan juga murid seraya bersilaturrahim, halal bi halal. Banyak pembayaran dan juga pembelian di koperasi. Yang daftar ulang dilayani bu Ida dan BU Feni. Dan tentunya Pak Adi. Saya membantu melayani Koperasi yang semula dihandle oleh Mas Gusdi petugas PPSD kami. Kebanyakan anak-anak membeli perlengkapan sekolah, lebih-lebih bedge.

Belepotan mengucap "Taqobbalallhu minna wa minkum"

Mengajarkan kebiasaan baik itu sulit. Berbeda dengan mengajarkan kebiasaan buruk. Ibarat menanam padi, selalu ada rumput yang turut tumbuh. Demikian juga kebiasaan mengucap ucapan hari raya. Jika selama ini kita mengenal kalimat "minal a'idzin wal fa'izin", dan memang sangat polpuler dalam masyarakat Indonesia. Namun banyak yang salah sangka dengan makna kalimat ini. Coba anda tanyakan apa artinya, pasti akan dijawab "Mohon maaf lahir dan bathin" padahal bukan itu artinya. Tak heranlah, kebanyakan masyarakat kita gurunya kan Televisi. TV gemar sesuatu yang populer. Meski tidak berdasar agama bahkan menyimpang dari agama, kalau populer akan dia tayangkan guna kepentingan ratting. Do'a-do'a di TV coba, banyak yang dhoif bahkan tidak jelas sumbernya. Mulai do'a adzan sampai doa berbuka puasa yang dinyanyikan itu. Gak heranlah.Pertanyaannya ? Kemana para ustadz yangs sering nongol di TV dengan kostum glamourny ?
Kembali kepada arti "minal a'idzin wal faizin" semestinya bermakna :
"termasuk orang yang kembali dan orang yang menang"
Sebuah kalimat yang putus dan tidak bermakna, makanya banyak yang menyarankan menambahkan kata "Ja'alanallahu minal a'idzin wal faizin" sehingga kata tersebut jadi bermakna "semoga Allah menjadikan kita orang yang kembali (fitri) dan orang-orang yang menang"
Namun, jika kita menilik contoh Rasulullah, maka ucapan yang shahih diucap Nabi adalah kalimat :
"Taqobbalallahu minna wa minkum" yang bermakna "Semoga Allah menerima (amal puasa) kami dan juga kamu"
Mengajarkan kalimat ini sungguh sangat sulit. Banyak yang keseleso lidah ketika mengucap ini. Anak-anak di sekolah banyak yang keseleo. Kami dengarkan mereka pelan-pelan. Satu persatu. Ketika melewati 10 guru insyaallah mereka sudah hafal. Jika belum gak masalah. Lain kali diajari.
Selamat bekerja, semoga semnagt baru terpatri. Jangan malas-masalan. Lupakan pilpres.

Read more >>

Rabu, 30 Juli 2014

Mudik

Mudik adalah budaya masyarakat urban. Masyarakat perkotaan yang punya asal usul dari pedesaan. Mereka yang men   gadu nasib berjuang di kota-kota yang jauh dari tempat tinggal mereka. Masyarakat yang senantiasa kangen dengan nuansa asal mereka. Tempat tinggal mereka, desa mereka, kerabat mereka dan tentunya masa kecil mereka hingga mereka dibesarkan. Hingga mereka mencari kesempatan untuk berkumpul kembali. Bersilaturrahim antarfamaily. Tidak ada momen yang palin tepat kecuali Lebaran. Berapa dana dikeluarkan bukan masalah. Berapa tenaga juga bukan alasan. Spirit pingin berkumpulnya ini yang dicari, bercengkrama bersama keluarga, curhat tentang masalah-masalah, bercerita tentang pekerjaan. Haru dan birunya manakala merantau.
Mudik berasal dari kata udi. Udik adalah orang gunung yang rumahnya jauh dari perkotaan. Saking jauhnya dibutuhkan perjalanan panjang ke tempat asalanya. Bisa sehari penuh dengan kendaraan darat. Bisa pula menyebrang sungai dan lautan. Bahkan juga negara.
Mudik membutuhkan biaya dan tenaga ekstra. Setahun bekerja, dana sedikit demi sedikit dikumpulkan untuk bisa mudik. Penat tidak terasa, gembira didapatkannya. Semnagat baru setelah ziarah membangkitkan gairah.
Namun, jika saya sudah tinggal di udik, pertanyaannya saya mau mudik ke mana ?

Read more >>

Selasa, 29 Juli 2014

Jalur Tengkorak : Hati-hati Melintas di Raya Kejapanan-Ngoro

Selamat ini, aparat dan masyarakat mengira bahwa jalur-jalur besar tertentu merupakan jalur tengkorak. Musalnya, di Purwodadi-Pasar Lawang, Baypass Mojokerto, Baypass Krian dan lain-lain. Sehingga masyarakat dihimbau untuk berhati-hati manakala melintas di jalur tersebut. Memang banyak sekali kecelakaan yang merenggut nyawa terjadi di jalur tersebut. Namun, banyak pemberitaan yang terlupakan. Ada jalur tengkorak yang betul-betul mengerikan yaitu di Kejapanan-Ngoro.
Jalur ini sebenarnya jalur cepat bagi pengguna jalar raya Jogya-Malang Bali tanpa harus melewati Surabaya. Lwat jalur ini pengendara dapat potong kompas beberapa puluh kilometer dan tentunya menghemat waktu dan bahan bakar. Jalurnya pun lumayan lebar. Ada 4 ruas lajur dibagi kanan dan kiri. Aspalannya cukup mulus sehingga banyak pengendara yang tancap gas ketika melewat di jalur ini.
Namun sayang. meski jalur ini cukup lebar ada beberapa hal yang memang perlu diperhatikan. Pertama, Jalur Kejapanan-Ngoro ini tidak dilengkapa marka jalan yang fungsinya untuk memisahkan lajur kanan dan lajur kiri yang berlawanan arah. Saking enaknya berkendara pengemudi sering lalai tanpa memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Kecelakaan di daerah ini sering terjadi dan tentu banyak merenggut korban nyawa. Kedua, Penerangan yang kurang. Ada beberapa titik yang penerangannya kurang diperhatikan. Salah satunya sekitar Gunung Perahu Watukosek. Ketiga, Adanya lubang maut di POs OjekWatesnegoro. Lubang maut ini ditimbulkan karena daerah tersebut landai. Banyak genangan air yang merusak aspal. Lebih parah lagi daerah itu adalah Pertigaan keluarnya kendaraan besar pengangkut material C, sirtu dari gunung Penanggungan yang sudah dikeruk puluhan tahun. Keempat, Banyak kendaraan besar yang lewat sini yang mengangkut material-material bangunan. Kelima, Pengendara motor harus berhati-hati karena rawan perampasan kendaraan bermotor. Disana sudah ada pos polisi misalnya di Gunung Perahu nanum tidak difungsikan. Tidak ada petugas yang stanbay di sana. 
Berikut ini beberapa tempat yang sering terjadi kecelakaan dimulai dari timur :
  1. Belokan Carat, hati hati melintas disini. Karena banyak kendaraan yang berbelok dari barat yang kemudian memberi aba-aba lampu sein dengan maksud mau potong kompas di jalur alternatif carat meuju Malang. Tujuannya memang mau ke Malang lewat alternatif. Jangan ambil ruas kanan jika ingin lurus ke Kejapanan.
  2. Gunung Perahu, ini adalah jalur maut. Jalannya berkelok. Pemandangan sering terganggu.
  3. Lapangan Tembak Watukosek, Ada undakan di pintu masuk lapangan tembak. Harap hati-hati.
  4. Pusdik Brimob Watukosek, Jalurnya berkelok.
  5. Pos Ojek Watukosek. Jalannya berlubang dengan lubang cukup dalam. Banyak Motor yang jatuh disini apalagi waktu hujan. Nyawa Banyak yang melayang.
  6. Dusun Dateng dan Glatik. Hati-hati jalan mulus banyak keluar masuk kendaraan dari kampung sisi utara Jalan. Sering terjadi kecelakaan kendaraan besar dan motor
  7. Lapangan Manduro, Banyak Kendaraan besar dan Buruh pabrik keluar masuk kanan dan kiri jalan. Jalan juga ada tikungan
  8. Masjid Wonosari, Jalan sedikit menikung.
  9. Pertigaan Kecapangan, 
  10. Raya Ngoro Sampai tikungan
  11. Ngoro-Berwaru, Jika hujan lebat sebaiknya lurus ngoro ke barat saja. Sering banjir
Selamat berkativitas dan selalu berhati-hati
Read more >>

Minggu, 27 Juli 2014

Akhirnya Idul Fitri Bersama. Tapi Mana Foto Hilalnya ?

Idul Fitri 1435 H akhirnya jatuh pada hari yang sama, yaitu Senin 28 Juli 2014. Banyak yang bergembira dan menyambutnya dengan suka cita. Meski pada awal Ramadhan kita berbeda namun pada akhirnya pada Idul Fitri kita dapat melaksanakannya dengan bersama-sama. Sidang isbat yang digelar tadi sore mendengarkan paparan hasil rukyatul hilal di berbagai pelosok negeri. Dari lebih dari seratus tempat yang dijadikan lokasi rukyatul hilal, beberpaa tempat berhasil menangkap citra hilal ba'da ghurup. Dengan demikian, ditarik kesimpulan bahwa versi pemerintah bilangan Bulan Ramadhan hanya samapai pada 29 hari saja. Tidak ada istikmal atau penggenapan menjadi 30 hari. Namun, sebelum itu Muhammadiyah sendiri telah menetapkan jauh-jauh hari. Yakni 28 Juli 2014.

Citra Hilalnya Mana ?
Ada sebuah status dari kawan di Facebook. Status ini mempertanyakan dan sekaligus menantang para perukyat hilal Indonesia untuk berani buka kartu tentang penangkapan citra hilal ba'da ghurup. Hal ini saya nilai sangat wajar, mengingat kecanggihan alat optik atau teleskop saat ini sudah luar biasa. Teleskop sudah terintegrasi dengan komputer. Jadi aneh, ketika mereka meruknyat tetapi dengan mata telanjang kelihatan tetapi tidak mampu diabadikan dengan pengambilan gambar melalui teleskop yang tersambnung dengan laptop atau komputer.
Teman satu ini mala berani menantang bahwa "No Foto is Hoax". Artinya pembuktian bahwa benar tidaknya para perukyat melihat hilal harus didukung dengan bukti fisik berupa gambar. Jika tidak maka bisa dikatakan kesaksian mereka hanya sebuah kebohongan belaka. apapun tujuan kebohongan itu, walaupun tujuannya baik menurut saya tidak mesti dilakukan, apalagi di bawah sumpah.
Jadi, usulan dan tantangan tersebut sangat beralasan. Mari ditunggu, apa kesaksian mereka benar atau tidak. Jangan-jangan kesaksian mereka sama dengan kesaksian di Cakung yang pernah ditolak mentah-mentah oleh Thomas Djamaluddin.

Read more >>

Parcel,

Alhamdulillah lebaran sudah hampir tiba. Tinggal hitungan jam sudah akan terdengar gema suara takbir berkumandang. Sahut-menyahut dari satu mesjid ke mesjid lain. Dari satu Musholla ke Musholla yang lain. Suara gembira tiada terkira akan kita dengarkan. Suara kemenangan akan kita panjatkan. Sebulan penuh kita puasa. Sekarang kita berahri raya. Susah-susah dahulu bersenang kemudian. Jangan kebablasan. SObat, hari raya identik dengan kesenangan. Makanan yang melimpah ruah, meski tak jarang kita enggan menyentuhnya. Ada aroma bosan dan ketidaktertarikan akan rasa untuk menicicipinya. Meskipun jujur, makanan makanan tersebut jarang kita temui selain di hari raya. Kemudian juga pakaian, mewah tentunya. Kurang afdhol rasanya jika tidak memakai pakaian yang baru. Kurang sip, kurang elegan. Demikian juga segala aksesorisnya, mulai sepatu, sandal, kopya, jilbab dll. Kembali ke Makanan, kue dan minuman lebaran. Alhamdulillah, tahun ini saya mendapatkan rejeki dari Allah berupa parcelan.
Di hari raya sebelumnya juga saya mendapatkannya. Tahun ini juga demikian. Mudah-mudahan yang memberi mendapatkan balasna yang lebih baik dari Allah SWT.
Ketika saya buka ad macam-macam isinya. Mulai roti biskuit, gula, kopi, krispi. Ada juga sebuah sarung yang dapat dugunakan di hari raya. Merknya juga lumayan. Ada minuman cocopandan. Ini kesenangan anak-anak. Malahan tadi ada yang ngasih pisang. Alhamdulillah. Sari apel juga saya dapt dari seorang wali murid. Ada beras dan kain satu stel dari lainnya. Ada sekotak parcel dari sahabat yang lumayan sukses di bidang jual beli. 
Dari koperasi juga ada voucer belanja senilai 125 ribu. Ditambah voucer rutin 50 ribu jadi 175rb. Belanja tidak lihat harga, jadi nomboki 60 rb. Ndak masalah. Masih dapat tabungan hari raya. Lumayan meski tidak besar.
Kembali ke parcel. Mungkin dari sisi nilai tidak besar. Namun, dari segi tali silaturrahim sungguh luar biasa. Benar Islam, sambunglah silaturrahim niscaya akan engkau dapat rejeki. Jika  ada yang tidak senang dengan kita jangan lantas dijauhi. Tetap dekati. Bawakan sesuatu. Niscaya persaudaraan akan tetap terjalin. Kalaupun tidak, serahkan kembali kepada Allah. Allah yang dapat membolak-balik hati manusia.
Jadi sekecil apapun yang kita dapat. Tetap sekuri. Mudah-mudahan rejeki yang kita dapat akan semakin barokah dan ditambah oleh Allah SWT.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engakau dustakan ?
Read more >>

Sabtu, 26 Juli 2014

Mudahnya Berhari Raya dengan Hisab Wujudul Hilal Versi Muhammadiyah

Kalau membaca buku Nalar Ayat-Ayat Semesta Karya @Agus Purwanto Dosen ITS, disana kita temukan bahwa persoalan sains sesungguhnya berjalan beriringan dengan Al Quran. Hampir 80 persen ayat-ayat di dalam Al Quran berisi informasi mengenai Alam Semesta. Mulai dari penciptaan langit dan bumi serta segala isinya. Matahari dan bulan yang selalu beriringan dan dapat menjadi tanda-tanda kekuasaan Allah berupa perhitungan (Hisab) waktu mulai dari hari, bulan dan tahun. Tentunya kesemuanya adalah sebagai tanda bagi manusia yang mampu dan mau mempergunakan nalarnya. Masalah kehidupan hewan dan tumbuhan juga kita dapatkan informasi di dalamnya.
Menariknya, Bahasan ayat-ayat semesta yang ditulis oleh Gus Pur ini sangat jarang dibahas oleh ulama-ulama serta cendekiawan muslim kita. Kebanyakan, merka hanya berkutat pada permasalah hukum fiqih saja. Hukum ini, hukum itu. Boleh begini boleh begitu. Seolah Islam hanya mengatur itu saja. Lainnya tidak.
Kembali kepada pembahasan masalah hisab. Hisab secara nyata sudah dikabarkan di dalam Al Quran dan hanya manusia berfikir saja yang dapat menangkap tanda - tanda ini. Sayang kawan, banyak di antara kita terjebak pada masalah yang sesungguhnya bukan esensi. Taruhlah contoh, masalah puasa sendiri. Bagi Muhammadiyah, Esensi ibadah dalam dalam Ramadhan adalah puasanya. Sedangkan mengetahui kapan mulai puasa adalah masalah teknis saja. Tentu, karena masalah teknis, dapat dikembangkan di kemudian hari dengan teknis yang lebih baik, lebih mudah dan lebih menyakinkan. Bukan dibiarkan menyulitkan dan mengeluarkan banyak energi serta tidak memberi kepastian. 
Inilah satu satu pedoman mengapa Muhammadiyah menggunakan Hisab Haqiqi Wujudul Hilal. Di smaping selaras dengan Al Quran juga selaras dengan ilmu pengetahuan (sains). Memudahkan dan juga memberikan kepastian.
Saya yakin, suatu saat pedoman hisab wujudul hilal yang dipedomani Muhammadiyah dapat berubah. Tentu perubahannya mendekati kesempurnaan. Hal ini kan terjadi, jika ditemukan metode atau teknis yang lebih brilliant dan lebih memberi kepastian dan kemudahan. Jadi, mari kita selaraskan alam pikirna kita dengan banyak mengkaji kembali Al Quran dan Ilmu Pengetahuan. Keduanya selaras selama dijiwai oleh semangat tauhid yang benar. Untuk kemajuan umat, bukan perpecahan.
Read more >>

Catatan Ramadhan Kali Ini

Kawan, Puasa tinggal beberapa hari lagi. Jika dihitung saat saya tulis di blog ini, mungkin tinggal dua hari lagi kita sampai pada Idul Fitri. SIngkat sekali Ramadhan yang saya rasakan. Nyatanya, belum banyak aktivitas ibadah yang saya lakukan. Puasa nilainya masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada perubahan yang signifikan. Sholat malam alhamdulillah mampu hampir full sebulan penuh. Kecuali adanya sebuah insiden ketika kultum di salah satu masjid tempat tinggal saya. Ada jamaah yang pingsan. Witir saya kelupaan sampai habis makan sahur. Tadarus, jauh dari target yang ditetapkan. Hatam 30 Juz.Nyatanya hanya separuh yang dapat dilakukan. Shodaqoh, meski tidak banyak mudah-mudahan keluarga dekat dapat terbantu. Zakat, Mungkin tinggal disalurkan saja. Masih dalam pengepakan.
kawan, begitulah Ramadhan kali ini. Mudah-mudahan kemajuan dapat kita peroleh, sekarang dan masa yang akan datang.
Read more >>

Jumat, 25 Juli 2014

Sahur Kerinan

Pagi ini, untuk kesekalian kali kami makan sahur kerinan. Kadang hanya seteguk air, kadang pula masih bisa menyantap beberapa kepal nasi meski harus berburu dengan waktu adzan subuh. Kerinan  adalah bahasa jawa yang artinya kesiangan.  Dalam bahasa jawa, kata kerinan digunakan untuk seseorang yang bangunnya kesiangan. Biasanya bangunnya di atas waktu subuh dan tidak sempat melaksanakan sholat subuh. Sementara matahari sudah terlihat nampak tinggi. Dalam dimesi sahur kerinan  memiliki dua makna. pertama memang nyata kita tidak bangun sebelum subuh. Makan minum untuk santap sahur pun terlewatkan.
Makna kedua kita bangunnya mepet dengan waktu subuh. Orang Indonesia menyebutnya dengan istilah sudah masuk waktu imsya'. Waktu imsya' sendiri dimaknai sebagai waktu untuk mulai menahan diri dalam makan dan minum karena hampir subuh. Sebagian orang yang awam mengatakan hal tersebut sudah haram untuk makan. Padahal sebenarnya masih sah dan dibolehkan. Dalam definisi ke dua ini. Selama Ramadhan kami beberapa mengalami. Rasanya sesuatu banget.
Kami berburu dengan waktu. Makan dan minumnya terburu. Sungguh tidak islami. Sementara itu anak sulung kami, Haedar sulit untuk dibangunkan. Suatu kali dia hanya minum susu saja. Siangnay dia kelihatan lemas tak bersemangat. Bahkan dia nyaris membatalkan puasa. Mokel.
Ah ternyata almarn tidak banyak menolong. Karena seharian kmrn kami sibuk bekerja membersihkan rumah dan mengecat sebagai persiapan Lebaran. Badan pegal tidak terkira. Akibatnya Sahurnya kerinan
Read more >>

Selasa, 22 Juli 2014

Tips Menyaipkan Baju Lebaran Yang Tidak Merepotkan Saat Puasa

Sudah jamak, ketika lebaran sudah di depan mata kita akan kalang kabut disibukkan dengan berbagai aktivitas untuk menyambutnya. Mulai dari mempersiapkan kue lebaran, baju, sandal, agenda mudik dan anjang sana ke kerabat sampai hal-hal lainnya yang tidak perlu semisal perbaikan rumah dan perawatan dan perbaruan tanaman hias. Kesemuanya terus terang sangat menyita energi dan waktu kita saat Ramadhan. hal tersebut dapat kita minimalisir andai kita telah menyiapkan jauh-jauh hari sebelum masuk masa Ramadhan.
Untuk urusan kue Ramadhan saat ini sudah banyak arisan kue yang dapat diambil jelang Ramadhan. Jadi kita tidak perlu lagi kemana-mana untuk mencari kue. Kue arisan sendiri bisa kita tentukan sendiri jenisnya. Kalau memang kue yang dimaksud tidak ada memang terpaksa kita mencarinya atau mengerjakan sendiri.
Untuk urusan baju lebaran dan segala pernak perniknya dapat kita siapkan jauh-jauh hari tanpa menunggu Lebaran dekat. Bahkan sebelum masuk Ramadhan kita sudah mulaia dapat hunting baju di beberapa toko. 1 Bulan jelang Ramadhan segala model baju biasanya sudah masuk ke toko. Sehingga kita dapat ememilihnya tanpa kuatir ketinggalan model dan stock. Alhamdulillah lebaran ini sudah saya persiapkan sebelum masuk Ramadhan. Kita tidak lagi sibuk masuk keluar toko hanya untuk beli baju sambil berjubel dengan pembeli lain. Kita juga bisa khusuk Melaksanakan puasa dan Sholat tarawih tanpa beban beli baju baru.

Read more >>

Senin, 21 Juli 2014

RPP Kurikulum 13 Bikinan Sendiri.

RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam Kurikulum 13 masih menjadi beban guru. Meskipun Silabus Pembelajaran sudah lepas dari pundak, RPP tetap ada. Bukannya semakin mudah, bagi saya masih nampak lebih sulit. Jika dulu dibebani dengan 3 kegiatan inti. Sekarang menjadi 5 kegiatan. Jika dulu kita melakukan penilaian yang tidak beragam, sekarang kita dituntut dengan penilaian autentik. Sulit memang bagi orang yang tidak pengalaman membuat RPP sendiri. Satu RPP jadi bisa memakan waktu beberapa jam. Belum lagi kita menyiapkan media pembelajaran. Bisa semalaman kita membuatnya. Pertanyaannya ? Apakan nantinya kita akan hanya ngurusi RPP dan Penilaian saja ? Bisa jadi.
Berikut ini RPP Kurikulum 13 yang saya buat sendiri. Silakan diunduh dan dipelajari. Mudah-mudahan bermanfaat dan mohon kritikan dam masukannya. Linknya disini
Read more >>

Khawatir Kurikulum 13 jadi produk gagal

Jujur, dua kali mengikuti workshop Kurikulum 13 bagi saya belum terasa efeknya. Gambaran saya tentang K-13 masih sangat kabur, membingungkan dan sedikit apatis untuk diterapkan di sekolah. Kurikulum 13 yang katanya enjoy dan meringankan beban kerja guru sepenuhnya tidak saya temui di sana. Jangankan hal itu gambaran kongkret saja belum saya dapatkan. Yang ada hanyalah kurikulum ini meninggalkan dan menanggalkan semua kebiasan lama dalam pembelajaran. Pembelajaran K-13 harus bersifat saintifik dan mempunyai penilaian autentik. Saintifik artinya berbasiskan pengetahuan atau sains. Autentik sendiri adalah penilaian sebenar-benarnya. Nyata. Nyata memang embuat kepala da tangan puyeng. Sebab, dalam penilaian ini akan disuguhkan berbagai macam rubrik penilaian. Tidak cukup satu, bahkan lebih dari itu. Miris
Belum lagi KI dan KD yang njelimet. Njelimet karena kita harus memetakan sendiri. Seolah-olah kita diajak main puzzle dalam kurikulum ini. Menghubungkan antarbagian yang (sengaja) terpisah-pisah untuk merangkai tema. Luar binasa. Dalam pikiran guru mapan, enakan kurikulum lawas. Tinggal lihat GBPP, ngajr, beres. Beda dengan saat ini. Pengalaman di lapangan pun tak semanis gaung K-13. Buku tak juah hadir di lembaga meskipun tahun pelajaran baru sudah mulai dilaksanakan. Ngajar pakai apa? LKS lagi. Bikinan penerbit lagi ? Kebohongan.
Gurunya juga terpaksa dan dipaksa untuk ikut yang katanya diklat K-13. Waktu mepet. Mau masuk tahun pelajaran. Bebannya berat tugasnya banyak. Lembur jadi pilihan. Waktunya pun singkat. 4-5 hari untuk memahami kurikulum. Guru Hebat. Pengusaan teknologi dituntut. IT dinomorsatukan, guru harus bisa maen laptop dan ngenet. Luar biasa. Memangnya gak ada yang gaptek. Banyak.
Kuatir boleh, berlebihan jangan. Bisa jadi ke depan, K-13 jadi kurikulum gagal karena tidak dipersiapkan dengan matang.  Ingat Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2006 silam.

Read more >>

Jumat, 18 Juli 2014

Libur Hari Raya Tahun Ini Terasa Sangat Singkat

Tahun ini, Liburan semester 2 atau liburan kenaikan kelas persis 1 pekan sebelum masuk Ramadhan. Liburan Kenaikan kelas sendiri dijatah dalam kelender pendidikan selama 3 minggu. Alhasil, praktis selama dua pekan para siswa SD sampai SMA menjalani puasa di masa liburan tersebut. Hari masuk sekolah itupun berlangsung singkat, hanya satu pekan saja. dimulai pada tanggal 14 sampai dengan tanggal 19 Juli 2014. Setelah itu sekolah libur kembali selama kurang lebih sekitar dua pekan. Sekolah sendiri baru masuk kembali pada tanggal 4 Agustus 2014. Masuk sekolah pada bulan Ramadhan ini dan juga awal tahun pelajaran banyak dimanfaatkan oleh lembaga untuk menggelar kegiatan pondok Ramadhan. 
Kembali pada Libur hari raya. Hari Raya ini kalau melihat kalender akan jatuh pada tanggal 28 Juli 2014. Muhammadiyah sendiri sudah menetapkan jauh-jauh hari.Pemerintah Republik dan beberapa ormas masih akan menunggu hasil rukyat di lapangan. Terlepas dari itu semua. Jika nanti hari raya jatuh pada tanggal 28 atau tanggal 29 pun, maka liburan hari raya akan terasa sangat singkat bagi siswa. Kenapa. Liburan Hari Raya hanya berkisar 1 pekan saja. Berbeda dengan Liburan hari raya sebelumnya yang berkisar 9-10 hari. Tentu banyak agenda yang harus dimanage sedemikian rupa sepaya nanti kita tidak sampai bolos kerja di hari pertama pasca lebaran dan akibatnya dapat skors.
Liburan yang singkat tersebut dipengaruhi oleh satu hal.Yaitu, karena kita sudah terlalu banyak liburan pada  Ramadhan. Kalau kita hitung, selama Ramadhan kita hanya masuk sekolah satu pekan saja. Selebihnya kita libur. Sehingga mau tidak mau, Libur Hari Rayanya yang dipersingkat. Saya pribadi lebih senang Ramadhan dipakai kegiatan pembelajaran kemudian lebarannya liburnya diperpanjang.

Read more >>

Ramadhan Masuk 10 Malam Terakhir

Semalam, Puasa saya memasuki 10 malam terakhir. Berarti saya sudah melaksanakan puasa selama 20 hari penuh. Sebagian teman yang lain, mungkin baru melaksanakan puasa sebatas 19 hari. Jika saya, malam kemarin sudah masuk 10 malam terakhir yang terdapat sebuah malam kemulyaan di dalamnya. Berbeda dengan teman saya yang baru masuk sepuluh malam terakhir di dalamnya pada nanti malam.
Tidak perlu diributkan. Allah Maha Adil. Biarlah Allah yang menilai setiap amal kita. Senyampang kita niatkan ikhlas karena Allah dan didasari dengan dalil yang shahih, marilah kita pedomani dan kita laksanakan. Yang tidak benar itu, kita bersitegang perihal salah benarnya dalil. Tetapi kita tidak menjalankan yang diamanatkan dalam dalil itu alias tidak berpuasa.
Dunia memang diciptakan indah oleh Allah SWT. Lebih indah ketika kita saling memahami dan menghargai. Jangan ada perasaan merasa benar sendiri. Dan janganlah pula merasa takabur. Marilah bergandengan tangan dan saling menyayangi. 
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa !!!
Mudah-mudahan Lailatul Qadr dapat kita raih !!!
Read more >>

Sabtu, 05 Juli 2014

Ramadhan yang Panas

Ramadhan tahun ini, 2014 M/1435 H terasa berbeda. Berbeda bukan karena masuk dalam musim panas. tahun kemarin juga masuk musim kemarau. Namun, suasananya lebih panas pada tahun ini. Kenapa ? Mari tanya kepada mbah google ......hehehe. Mau tanya pada rumput yang bergoyang sudah basi.
Tahun 2014, bangsa Indonesia punya gawe besar. Setelah sukses dengan pileg yang bikin banyak caleg strees, 3 bulan berikutnya pas bulan Juli dilanjut dengan pilpres. Kok, ndelala bareng dengan Bulan Ramadhan. Entah sebuah kesengajaan atau tidak. Yang pasti tururt memberikan efek pada pelaksanaan Ibadah di Bulan ini.
efek yang paling terasa adalah, munculnya kabar-kabar yang tidak jelas. Ada yang bilang kabar hitam atau kabar negatif. Terserah. Banyak fitnah. Adanya juru kampanye dadakan yang entah dia dibayar apa oleh sang calon. Mendadak dia getol untuk melakukan kampanya. Tak cukup jualan pisi dan misi calon. Menghujat sana hujat sini pun dilakukan. Oala leh, peno dibayar piro ? (sambil ngelus dada)
Saya PNS, Saya netral. Tapi hati juga tidak dibohongi. Ada kecenderungan mendukung. Tapi alus-alus ae. Gak usa ikut-ikutan arus. Bah karepmu
Read more >>

Alhamdulillah, Masih Merasakan Puasa

Alhamdulillah, saya masih mersakan puasa di tahun 2014 ini. Di saat sebagian saudara kita tidak dapat lagi merasakannya. Di saat sebagain saudara kita masih diberi kesempatan namun enggan menggunkannya. Di saat sebagian mengharap tetapi masih belum diberi olehNya. Saya syukuri betul keadaan ini. Mudah-mudahan saya menjadi hamba yang bersyukur kepadaNya.
Mengapa saya menulis demikian. Pada suatu malam, sudah masuk Bulan ramadhan saya mendapat pesan singkat dari seorang sahabat. SMS itu berisi kabar duka. salahs atu sahabat seinstansi meninggal dunia. Saya tidak kenal betul dengan rekan yang tiada ini. Namun, dalam beberpaa perjumpaan saya pernah sedikit bercengkrama. Almarhum adalah orang yang supel dan suka bercanda. Meski tidak kenal pembicaraan dengn almarhum terasa hangat.
Kabar duka itu terasa sangat mengagetkan dan sangat mendadak. Saya balas SMS tersebut/ " kenapa gerangan beliau tiada ?".
"Kecelakaan di Kraton, koma, di RSUD Syaiful Anwar meninggal"
"Innalillahi Wa inna ilai raji'un"
"Kecelakaan ketika hendak ke Kemenag Pasuruan, buka buku rekening gaji"
saudaraku, ajal tidak seorang pun tahu kapan terjadinya. Tak seorang pun dapat mengundurkannya demikian juga menyegerakannya. Semua kehendak Allah. Mudah-mudahan almarhum diterima disisiNya dan dibalas semua amal perbuatannya. amin...
Yng masih sehat, sepatutnya kita bersyukur. Gunakan waktu dan kesempatan untuk beribadah hanya kepadaNya.


Read more >>

Rabu, 04 Juni 2014

Bagaimana Hukumnya Beramal dengan Harta yang Tidak Halal

Suatu malam saya berbelanja kain di sebuah toko kain terkenal di Porong. Biasa, hanya untuk membelian seragam sekolah teman-teman SD Muhammadiyah 1 Gempol yang memang sebentar lagi akan mengadakan perpisahan. Rencananya, pada perpisahan kelas VI tersebut seragam baru akan dipakai. Guna memburu waktu penjahitan kurang dari sebulan bahan dibagi. Sehingga kemungkinan waktu perpisahan sudah kompak berseragam.
Kainpun telah dipilih. Atasan batik warna merah bata. Sekilas kubaca, Batik Cibulan nomor sekian sekian. Gambar bagus kayak batik Sidomukti Papringan Magetan. Tapi jauh memang secara kualitas. Wong ini harganaya 45rb berbanding 130rb. Gak masalah lah. Bawahan kuambilkan warna merah gelap. klop.
Ada pemandangan menarik kala saya berbelanja. Sirine polisi emraung di depan toko. Kulihat oh, ada motor patroli berhenti kemudian seorang petugas masuk untuk belanja kain. Lamat-lamat kudengar percakapan polisi itu dengan pramuniaga. Ternayata polisi itu mengambil kain hijau yang panjangnya sekitar 3,5 meter saja.
Rasa penasaran saya tanya. "buat apa pak ?"
Polisi itu menjawab. "Oh, untuk sket jamaah musholla"
Saya jawab " ohhhh...kirain untuk keranda mayat...Hehehehe"
Polisi ini kemudian berkata "Kerjaan saya kan memang buatmangkel orang pak, Makanya supaya bersih saya belanja yang beginian"
Gumanku "HHHMmmmMMMm......mudah2an uang yang dipakai halal bukan hasil sogokan (uang damai)...sama saja amal dengan barang haram...bagai wudhu dengan air kencing"
Read more >>

Sabtu, 24 Mei 2014

Ketika Ujian Nasional (UN) SD berubah Jadi Ujian Sekolah (US) SD

http://2.bp.blogspot.com/-rxQVWxAbn3U/UukPoP3DuoI/AAAAAAAAAFk/WMZyEx1vPuc/s1600/Ujian+Sekolah2.jpg
Ujian Sekolah
Tahun ini, Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar (SD) resmi dihapus oleh Kemdikbud. Sebagai gantinya, hanya diadakan Ujian Sekolah Saja. Meskipun namanya Ujian Sekolah (US), jarang kita dapati Ujian tersebut soalnya dari sekolah yang bersangkutan. Khusus tiga Mapel yang diujikan pada UN sebelumnya yaitu : Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA soal dibuat oleh DInas Pendidikan Propinsi setempat. Sedangkan selain tiga mapel dimaksud, soal dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota. Jadi dimana letak nama Ujian Sekolah ? Jika memang Demikian, saran saya, jangan dinamakan Ujian Sekolah (US) namakan saja Ujian Dinas Pendidikan. Hehehe...
Yang menarik pula dari POS yang dibuat oleh Kemdikbud, Ujian ini secara pengawasan ruang boleh diawasi oleh guru yang bersangkutan (guru internal). Tidak ada anjuran untuk diawasi oleh guru eksternal alias pengawas silang. Enak ya......
Karenanya ada beberapa kecamatan memberlakukan pengawasan ujian internal tidak silang. Dampaknya, suasana ketidaksakralan ujuan sangat terasa. Bagi yang membutuhkan suasana sakral, beberapa Kecamatan yang lain, memperlakukan kepengawasan silang. Meskipun Juknisnya tidak ada. Akhirnya, seperti pengalaman sebelumnya, dananya menjadi membengkak. Kayak kaki keseleo saja......

Read more >>

Jumat, 16 Mei 2014

Audit BPKP dan Irjen Kemenag Selesai, Akan Banyak Guru Kemenag Gigit Jari ?

Mudah-mudahan dugaan saya salah. Kepala ini rasanya berat juga ketika membaca tulisan ini. Kenapa demikian ? Karena satu sisi, berita ini mengandung kabar baik bagi guru-guru yang sertifikasinya dibawah naungan Kementerian Agama. Namun di sisi lain, kabar ini juga menikam mereka. Rasa dahaga setelah sekian lama TPP tak kunjung cair mendapatkan angin segar setelah hasil audit keluar. Nmaun berita buruknya, angka TPP terhutang yang semula berada dalam kisaran 3,5 T mendadak susut menjadi 1,5 T saja. Tentu ada gap yang sangaat jauh antara asumsi awal dengan hasil audit.
Stelah kita baca dengan seksama, maka kita akan dapati bahwa penyebab utama, TPP guru tidak dapat dicairkan karena faktor administratif. Pertama guru yang bersangkutan tidak memiliki Sertifikat pendidik dan tidak memiliki NRG yang menjadi syarat mutlat pencairan TPP. Jika dua syarat ini saja yang dijadikan patokal, saya yakin TPP terhutang dan hasil audit akan sama.
Namun jika ada faktor lain yang tidak disebutkan, maka sangat besar kemungkinan TPP terhutang tidak dapat dicairkan. Faktor apa saja itu ?
Pertama, Guru yang bersangkutan, khususnya Guru PAI tidak dapat memenuhu tuntutan mengajar minimal 24 jam per minggu. Pemahamannya begini. Mapel PAI di SD misalnya hanya diajarkan 3 jam per minggu. Jika sebuah sekolah hanya memiliki rombel 6 kelas, maka seorang guru hanya dapat mengajar sebanyak 18 jam per minggu. Lantas kekurangannya dari mana ? Banyak di antara guru PAI Pasuruan yang menambakan mulok BTQ 6 jam agar genap 24 jam. Secara logika masuk. Namun khawatirnya BTQ tidak dihitung sebagai mapel PAI karena hanya Mulok saja bukan Mapel PAI.
Kedua, Masalah timbul kembali jika ada satu sekolah dengan rombel 6 kelas sedangkan guru PAInya lebih dari seorang. Bisa dua, tiga atau empat orang. Bahkan di Kecamatan tertentu ada satu lembaga yang rombelnya hanya 6 kelas memiliki guru PAI 5 orang. Lantas bagaimana dengan yang demikian ?
Dari dua faktor ini saja kita dapat menarik sebuah simpulan, jangan-jangan faktor inilah yang turut dominan menyusutkan nilai TPP terhutang yang semua 3,5T menjadi hanya 1,5 T. Mudah-mudahan tiak demikian. Wallahu a'lam
Read more >>

Kamis, 24 April 2014

Workshop Kurikulum 2013 KKGPAI Jatim

Pembuakaan Workshop
Pembukaan Workshop Pengembangan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Propinsi Jawa Timur resmi dibuka. Kepala Seksi  Pendidikan Sekolah Dasar yang membukanya. Namanya siapa saya tidak tahu, lupa. Memang saya termasuk orang yang mudah lupa nama dan tanggal. Ketika saya lihat di Hp acara tersebut berlangsung kisaran jam empat sore sampai dengan maghrib tiba dan dilanjutkan dengan makan malam dan istirahat.
Kegiatan pertama dilakukan malam itu juga. Season yang saya anggap sebagai ruh kegiatan pada malam tersebut, yaitu pembahasan masalah konsep kurikulum 2013 atau yang tenar dengan istilah K-13. Sampai disini saya teringat dengan anjing pelacak milik satuan Brimob Medaeng. Kok bisa-bisanya istilah Kurikulum sama dengan istilah anjing pelacak K-9. Hehehehe...
Pemaparan malam itu saya ikuti tidak dengan sepenuh hati. Jujur, acara malam tersebut jauh dari harapan saya. Ketika berangkat saya sudah punya pandangan bahwa acara tersebut akan sangat mengasyikkan. Bayangn saya bahwa acara workshop tersebut akan berlangsung dalam sistem kelas dengan jumlah peserta maksimal 40 guru. Sayangnya, ketika acara dimulai harapan saya pupus. Kegiatan dilangsungkan dengan sistem seminar dari awal sampai akhir dan ditempatkan dalam satu aula. Aaaaahhhhh....andaikan.
Read more >>

Selasa, 22 April 2014

Workshop Pengembangan Mapel PAI SD Tahun 2014

Guru Profesional......Katanya
Setelah dinyatakan lulus PLPG tahun 2011, nyaris tiada lagi kegiatan semacam diklat atau workshop yang saya ikuti. Hanya beberap seminar dan workshop saja yang saya turut di dalamnya. Khusus masalah Kurikulum 2013, bagi saya masih belum ada gambaran yang sangat jelas. Sampai suatu pagi saya mendapat panggilan telepon dari nomor yang saya tidak ketahui. Ketika saya angkat ternyata panggilan tersebut berasal dari staf UPTD pendidikan Kecamatan Gempol, Ibu Denok Suswati. Dalam percakapan singkat itu saya diminta segera mengambil surat tugas dari Dinas Pendidikan yang dititipkan kepada beliau.
Hari itu hari Senin, tanggal 14 April 2014 pagi hari sebelum saya berangkat sekolah. Setelah percakapan telepon itu saya langsung meluncur menuju tempat kerja dengan niat sekalian mengambil undangan di rumah bu Denok. Kebetulan rumah bu Denok di Kejapanan yang masih satu jalur dengan sekolah saya. Surat Tugas di dapat, sekilas saya perhatikan dengan seksama kapan agendanya dan apa saja yang akan dibawah. Saya agak kaget. Ternyata acaranya hari ini jam 1 siang sudah harus Check-in hotel di Batu. Perlengkapan pun demikian pakai surat keterangan sehat segala dari dokter puskesmas. Huft...
Pagi ini saya mengajar sampe jam 10. Selebihnya ijin kepada kepala sekolah dengan menunjukkan surat Kepala Dinas. Sebenarnya ini dinas resmi bukan liar. Namun karena Surat Tugas jatuh ke tangan saya kesannya yang punya kepentingan adalah saya bukan Dinasm UPTD apalagi sekolah.
Biarlah saya lanjutkan ke Kegiatan tersebut. Singkat kata saya urus semua keperluan  yang dibutuhkan dan langsung kontak isteri tolong disiapkan segalanya. Ayah berangkat sekarang, Isteri kaget. Kok mendadak ?
Setelah semua siap, terpacking dalam tas. Saya siapkan di atas motor dengan diikat tali rafia. Maklum, saya belum punya stir bundar. Perjalanan 2 jam ke Batu siap meluncur. Sayang hujan melanda. Jadi saya tanggukan dulu sampai reda. Perkiraan saya. berangkat jam 2 lebih dari cukup untuk mengejar agenda pembukaan pukul 4 sore ini. Hujan pun reda dan perjalanan dimulai.
Sepanjang jalan, hujan memainkan perannya. Terkesan memang tebang pilih untuk mengguyur bumi. Sebentar hujan, bentar lagi tidak. Namun kepalang tanggung tak kubuka mantelku. Biar saja. Sampai di Jembatan Lawang-Malang macet sudah kelihatan. Untungnya hal tak terduga datang. Ada patroli patwal melintas. Langsung saja motor saya masukkan dalam barikade. Dapat deh pengawalan khusus dari pak polisi sampai di Karangloh. Suwun Pak Polisi.
Perjalanan berlanjut belok Kanan di Pertigaan Bentoel. Kurang dari satu jam sampailah saya di hotel. Kuperhatikan sekujur tubuhku, persis orang dari sawah. Ke Hotel pakai sandal jepit dengan kaki belepotan kotoran habis di terjang hujan. Untuk saya termasuk tamu yang diundang jadi tak sampai dikembalikan.

Read more >>

Selasa, 18 Maret 2014

Candi Penataran Blitar

Tanggal 15 Maret 2014, adalah momen tarakhir keikutsertaan saya dalam kegiatan MKKS, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SD Negeri/Swasta di Kecamatan Gempol Pasuruan. Terakhir karena saya tidak (mau) menjabat lagi sebagai Kepala Sekolah. Selebihnya saya kembali menjadi guru biasa di SD yang sama, SD Muhammadiyah 1 Gempol dengan mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Mapel PAI adalah mapel yang saya ampu sejak lama, sebelum kemudian menjadi Kepala Sekolah dan sesuai dengan Surat Tugas Saya dari Kementerian Agama Kabuapaten Pasuruan sebagai instansi Induk.
Keikutsertaan kali ini bukanlah dalam forum resmi. Keikutsertaan ini hanyalah dalam kegiatan forum santai. Bentuk kegiatannya tak lain hanya untuk menghormati saya dan rekan sejawat saya Bapak H. Ilyas yang sudah habis masa jabatannya sebagai kepala sekolah. Sebagai tradisi biasanya dari MKKS jika ada pergantian kepala sekolah atau purna tugas, maka yang bersangkutan akan diajak refresing ke tempat tertentu. Kebetulan saat ini, kami diajak ke Blitar mengunjungi beberapa obyek yang ada di sana antara lain, Candi Penataran dan Makam Bung Karno. Selebihnya kami diajak ke Bendungan Sutami, Karangkates dan Makan Malam di Warung Kartini, Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen Malang.
Saya tidak dapat mengilustrasikan bagaimana Candi Penataran, alangka baiknay sobat sendiri yang menyanksikan jepretan saya berikut ini :





















Read more >>