Minggu, 23 Desember 2012

Kenangan IMM Sidoarjo : Lauk Makan Kami Mujaer Beracun

Sidoarjo adalah daerah pesisir untuk sebagian kawasannya. Jangan  heran jika Sidoarjo disebut juga sebagai kota Udang dan juga bandeng. Produk unggulan Sidaorjo memang bandeng dan udang itu. Sampai-sampai lambang Kabupaten Sidoarjo itu adalah udang dan bandeng. Sebagai Kabupaten dengan kekayaan alam yang demikian seharusnya kecukupan gizi dan protein di Sidaorjo lebih dari cukup. Itu idealnya, Nyatanya demikian saya juga kurang tau. Tetapi yag jelas di lapangan pemilik tambak rata-rata ya orang-orang kaya. Sisanya adalah penggarap saja atau buruh di sana.
Kembali ke topik, Ini adalah membahas kenangan kami sebagai IMM Sidoarjo yang nyata kantongnya kurang tebal jika dibanding dengan mahasiswa di Malang atau Surabaya. Saat nyangkruk di Sekretariat yang merupakan rumah pinjaman di Candi adakalanya kami pergi ke daerah Kedungpeluk untuk memancing. Yang kami pancing bukan bandeng atau udang sebagaimana diulas di depan. yang kami pancing adalah ikan mujaer. Ikan mujaer adalah ikan hama yang tidak diternakkan di tambak. Karenanya orang-orang yang ingin memancing dibebaskan untuk memancing ikan ini. Ikan ini ibaratnya hama. Pemilik tambak ikhlas untuk dipancingi tambaknya jika yang dipancing adalah ikan ini. Jadi kami tanpa beban ketika memancing karena sudah ada hukum tak tertulis tentang hal ini.
Jika hasil kami sudah cukup maka kami kembali ke Sekretariat. yang membersihkan ya kami sendiri. Ada Abror yang memang hobby memancing. Untuk urusan masak adalah urusan Immawati (Julukan kader IMM yang perempuan). Jika yang masak dimasak oelh kader-kader kita sekitaran Sidoarjo maka Abror ikut nimbrung makan karena sesuai lidah. Namun jika yang masak adalah kader kita Ade Eviyanti maka Abror tidak akan masak. katanya Beracun...Kenapa ?
Ade Eviyanti adalah salah satu kader terbaik. Pernah menjabat sebagai bendahara. Ade berasal dari Makasaar. Jamaknya orang Makasar, Ade sangat suka masakan yang sangat pedas. Lombok atau cabe berapapun  akan dimasakkan dalam masakannya. Jika kurang pedas, maka rasanya kurang top markotop. Hehehe...ini menurut Ade
Berbeda dengan Abror yang tidak suka makanan pedas. Jika masakan itu dimasak Ade maka sudah dapat dipastikan masakan iku BERACUN


-----
Maaf Mbak Ade
Judul: Kenangan IMM Sidoarjo : Lauk Makan Kami Mujaer Beracun; Ditulis oleh Riyono Putra Penanggungan; Rating Blog: 5 dari 5
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Kenangan IMM Sidoarjo : Lauk Makan Kami Mujaer Beracun
Ditulis Oleh Riyono Putra Penanggungan
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Kenangan IMM Sidoarjo : Lauk Makan Kami Mujaer Beracun ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

1 komentar:

  1. wah...bahaya neh, tp thanx's atas info yg sanagat berguna ini :)

    BalasHapus