Rabu, 24 Oktober 2012

Tawakkal

Salam saudaraku,
Aktivitas kita adalah sebuah rutinitas yang senantiasa berulang dari hari ke hari, minggu keminggu, bulan ke bulan sampai tahun ke tahun ke tahun. Semua berulang-ulang menjadi siklus. Kadang kala disertai irama. Irama tersebut bisa saja syahdu mendayu dayu, kadang landai namun kadang pula melejit bak meteor. Kejadiannya demikian dramatis tanpa kita sadari sebelumnya apalagi direncanakan. Ada faktor X diluar nalar logika kita. Kita tak berdya dan tak pernah mampu untuk melawannya. Sehingga yang dapat kita lakukan hanya pasrah, menerima, tawakkal kepadaNya.
Aktivitas kita terus berkilus, kadang naik kadang turun. Dan siklus ini tak dapat berhenti terus berjalan. Kita tidak boleh surut dan menoleh ke belakang. Karena hidup harus berlanjut dan perjalanan masih panjang. Semoga kita diberi kekuatan dan ketabahan. Selamat berjuang kawan

Read more >>

Selasa, 23 Oktober 2012

Buruh Vs Guru : Status Sama Nasib Beda

Kemarin, hari Senin saya terpaksa meluncur ke Surabaya. Tepatnya ke Kantor PT DMU, Daya Matahari Utama. PT DMU jangan dibayangkan sebuah perusahaan besar dan memiliki sekian ribu karyawan. PT DMU adalah perusahaan pelat biru. Jika pelat merah jelas milik pemerintah. Pelat biru adalah perusahaan istilah untuk Amal Usaha yang dimikiki oleh Muhammadiyah. Jadi PT DMU sendiri adalah milik Muhammadiyah. 
Tujuan utama saya pergi ke PT DMU adalah untuk mengambil pesanan kalender Muhammadiyah tahun 2013 milik PCA Gempol. Selain itu kebetulan saya hendak membayar tagihan SiPinter. SiPinter sendiri adalah aplikasi data sekolah online milik Muhammadiyah yang include dengan web sekolah. Tujuan lainnya adalah kepingin tahu saja ada tidaknya produk baru di PT DMU. Biasanya aksesoris Persyarikatan atau baju batik Muhammadiyah. 
Read more >>

Situs Raos Pacinan : Menyusuri Kebesaran Armada Maritim Majapahit di Sungai Porong

Pertempuran sengit antara tentara Singasari melawan Gelang-gelang akhrinya dimenangkan oleh Gelang-gelang. Sisa tentara Singasari kocar-kacir. Sebagian terbunuh dan ditangkap. Sebagian lagi memilih melarikan diri. Termasuk di dalamnya adalah Raden Wijaya dan pengikutnya. Sebelumnya Raden Wijaya sempat memenangkan pertempuran melawan pasukan Gelang-gelang di Desa Mameling. Namun ternyata pasukan Gelang-gelang di Mameling hanyalah pasukan pemancing yang ditugaskan untuk mengalihkan pasukan Singasari. Pasukan intinya telah bersiap sipa menggempur istana ketika pasukan inti singasari terfokus ke Mameling.
Read more >>

Senin, 22 Oktober 2012

Duh, Penanggungan Terbakar (lagi)

Untuk kesekian kalinya Gunung Penanggungan terbakar. Kebakaran terjadi saat sore hari kemarin (21/10/2012). Kebakaran kali ini tetap terjadi di area puncak Penanggungan. Jika pada kebakaran sebelumnya kebakaran terjadi di sisi barat. Sekarang kebakaran terjadi di sisi timur. Kemungkinan besar kebakaran ini berasal dari sisi selatan gunung.
Kebakaran kali ini sama besarnya dengan kebakaran yang pertama. Samapai malam hari kebakaran sudah mencapai titik utara gunung. Hembusan angin yang cukup kencang dan rumput yang mengering menjadikan kebakaran dengan leluasa meluas. panorama merah menyalah menyerupai cacing merah dalam film 13th warriors sungguh dapat disaksikan pada malam itu.
Api yang semakin besar kemungkinan dapat saja turun dan menyapu area penduduk jika tidak segera ditangani. Karenanya pemerintah harus segera turun tangan mengatasi keadaan ini.
Read more >>

Sabtu, 20 Oktober 2012

Catatan Akhir Pekan : Amalan & Keutamaan Dzulhijjah

Mulai saat ini saya berusaha untuk membuat sebuah catatan akhir pekan. Sebuah tulisan ringan saja tidak perlu berat-berat. Isinya gado-gado. Yang penting saya punya kemauan untuk menulis saja. Karena menulis adalah pekerjaan sulit. Jika semangat menulis itu tidak dipupuk maka akan layu bahkan mati. Jika sudah demikian maka akan sulit untuk dibangkitkan kembali.
Akhir pekan ini kita sudah masuk bulan Dzulhijjah atau bulan Haji. Dalam bulan ini ada sebuah 3 syariat besar bagi kaum muslimin dimanapun berada. Syariat -syariat ini memiliki keutamaan-keutamaan bagi yang mau melaksanakannya. Saya tidak mau mengulas jauh menganai hal tersebut. Namun saya hanya menunjukkan syariat-syariat tersebut kemudian mari bersama-sama kita terapkan dalam kehidupan kita. Tentu dengan harapan, semoga kita akan mendapatkan keutamaan dari amalan yang akan kita kerjakan. Dan jika pun kita belum mampu menunaikannya, semoga kita diberi Allah kesempatan untuk dapat mewujudkannya.
Read more >>

Rabu, 17 Oktober 2012

Menjadi Mandiri dengan Sangkar Burung

Sebagian orang memilih hidup menjadi pegawai. Baik Pegawai Negeri, Pegawai kantoran ataupun pegawai pabrik. Menjadi pegawai adalah langka aman dalam hidup. Pendapatan yang didapatkan sudah pasti. Baik harian, mingguan, bahkan bulanan. Menjadi pegawai juga mendapatkan garansi lain semacam pensiun atau kesehatan.Meskipun demikian status pegawai tidak selamanya mengenakkan. Meskipun mendapat kepastian, menjadi pegawai tidak menjamin peningkatan signifikan dalam penghasilan. Ada sisi lain yang pasti, yang juga tidak mengenakkan yaitu selalu diperintah oleh atasan, kerja selalu diawasi. Nah, bagian inilah yang tidak semua orang tidak siap.
Namun tidak semua orang memiliki keinginan dan kemauan untuk menjadi pegawai. Demikian pula tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi pegawai. Ada orang yang sudah keluar masuk perusahaan membawa surat lamaran, namun pekerjaan yang diharapkan tak kunjung datang. Akhirnya bukan pekerjaan yang didapatkan tetapi status pengangguran yang disematkan. Dari sinilah dibutuhkan kreativitas bagi seseorang agar tidak terjebak dalam aangka aman dengan mengahrapkan hidup menjadi pegawai.
Adalah Slamet Evendi atau Cak Bethel yang memilih jalan hidup lain tidak dengan berharap menjadi seorang pegawai. Dia lebih senang hidup mandiri dengan sedikit kreativitas, keahlian dan kemauan. Akhirnya dia bisa mengembangkan usaha sendiri berupa kerajinan sangkar burung.
Berbekal alat sederhana Cak Bethel mengolah bahan-bahan kayu dan bambu menjadi sangkar burung yang berkualitas tinggi. Beberapa sangkar burung dapat ia selesaikan. Banjir pesanan pun datang silih berganti walaupun dia tidak pernah mengiklankan produknya. Pelanggan-pelanggan Cak Bethel bersal dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Pandaan, Gempol, Porong, Sidoarjo, Mojosari dan sekitarnya. Semua pelanggannya adalah orang-orang yang mendapat informasi dari mulut ke mulut dari pelanggan sebelumnya yang memberikan info tempat beli sangkar tersebut.
Dalam bekerja Cak Bethel dibantu oleh salah satu rekannya yang bernama Ghofir alias Bemo. Dalam sehari belum tentu  dapat menyelesaikan satu kurungan. hal ini disebabkan mood yang ada. Jika sedang mood, maka pekerjaannya menjadi lancar. Jika tidak maka pekerjaannya menjadi lamban, bahkan tidak jadi.
Kurungan atau sangkar burung yang dihasilkan oleh Cak Bethel bervariasi. Ada yang kecil ada yang besar. Semua ukuran berpengaruh terhadap harga jual sangkarnya. Sebuah sangkar dengan ukuran panjang lebar 40 cm dan tinggi 60 cm dibanderal dengan harga 125. Tentu harga yang sesuai mengingat tingkat kesulitan yang didapatkan.
Selain itu sangkar burung garapannya juga tersedia dengan berbagai macam bahan kayu. Ada yang berasal dari kayu mahoni, jati, akasia, kayu meranti, dan kayu lain sesuai dengan pesanan.
Jika anda berminat silakan datang saja langsung ke rumah Cak Bethel di dusun dateng RT 03/07 Watesnegoro Ngoro Mojokerto. Jika kesulitan aksesnya bisa dilihat disini


Read more >>

Selasa, 16 Oktober 2012

Penanggungan Terbakar

Musim kemarau panjang masih saja belum menunjukkan tanda-tanda kapan akan berakhir. Akibatnya di beberapa tempat penduduk mulai kesulitan air. Solusi yang dilakukan pemerintah hanya sebatas memberikan bantuan air bersih saja, membuat hujan buatan dan sisanya silakan lakukan sendiri. Akibat lainnya adalah kebakaran di beberapa tempat terutama di kawasan hutan lindung dan gunung.
Read more >>

Senin, 15 Oktober 2012

Candi Bangkal

Candi Bangkal
Candi Bangkal, terletak di desa Bangkal Kecamatan Ngoro. Dari rumah tinggal saya cukup lima belas menit sudah nyampai. Adalah sebuah Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang terbuat dari batu bata merah. Beberapa bagian memang terbuat dari batu adesit seperti pondasi dan undakan tangganya serta beberapa ukiran kala di atasnya. Belum ada referensi yang secara tegas menyatakan kegunaan candi ini. Yang jelas tempat ini adalah sebuah tempat suci pada saat itu. di dalamnya kita akan kita temukan ruangan yang mungkin sebagai tempat perabuah. Bagian depan candi yang menghadap ke varat itu terdapat altar. Kemungkinan di sanalah upacara keagamaan sering digelar.
Read more >>

Sabtu, 13 Oktober 2012

Persiapan Hari Raya Qurban

Masjid At Taqwa II dusun Dateng Desa Watesnegoro Kecamatan Mojokerto Jawa Timur, menjelang perayaan Idul Qurban tanggal 26 Oktober 2012 mendatang telah bersiap-siap untuk menyambutnya. Salah satu cara menyambutnya adalah dengan sedini mungkin menyiapkan hewan qurban yang akan disembelih pada hari raya utu. Selain itu sebelumnya telah dibentuk panitia yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya. Logistik lainnya pada hari raya mendatangpun telah siap digunakan.
tahun ini jamaah Masjid At Taqwa II berencana berkurban 2 ekor sapi yang ditanggung oleh 14 orang. Selain ini secara perorangan nanti juga ada jamaah yang berkurban kambing yang dibeli secara pribadi atau memang sengaja dipelihara untuk dipersiapkan hari raya ini.
Jelang hari raya ini, besok malam akan digelar pengajian rutin yang khusus akan membahas fiqhul qurban, Bagaimana pelaksaannya ? Ikutilah ba'da isya' di Masjid At Taqwa II.
Read more >>

Selasa, 09 Oktober 2012

Berburu Sapi Sampai ke Lereng Penanggungan


Alhamdulillah, semoga tahun ini kita masih diberikan kesempatan untuk menunaikan salah satu perintah Allah untuk berkurban(QS Al Kautsar : 2). Hukum kurban menurut para ulama ada perbedaan pendapat. Madzhab Hanafi berpendapat bahwa hukum berkurban adalah wajib. Madzhab yang lain mengatakan bahwa kurban adalah sunnah muakkad. Artinya sunnah yang sangat dianjurkan sekali dalam Islam untuk ditunaikan. Mayoritas kaum muslimin Indonesia dan dunia memegang pendapat yang kedua.
Karena sangat dianjurkan maka sebisa mungkin kita dapat tunaikan setiap tahunnya dengan catatan ada kemampuan bagi kita masing-masing. Jika tidak maka tidak mengapa. Tidak ada konsekwensi tertentu bagi kita.
Ibadah kurban adalah ibadah yang memiliki dimensi sosial yang sangat luar biasa. Pada hari raya kurban atau idul adha semua umat Islam bergembira dengan bersama-sama merasakan salah satu kenikmatan Allah yaitu daging kurban. Baik itu kaya, ataupun miskin.
Kemarin, beserta beberapa Bapak-bapak Muhammadiyah kami berangkat menuju salah satu desa yang ada di lereng gunung Penanggungan. Nama Desanya pernah saya ulas dalam blog ini yaitu Desa Jedong Watonmas. Desa Jedong Watonmas adalah desa yang berumur ribuan tahun. Dikatakan demikian karena desa ini sudah ada sejak jaman kerajaan Kahuripan pimpinan Prabu Erlangga. Di Jedong sendiri diyakini sebagai pusat pemerintahan Kahuripan kala itu. Di sini kita dapat temukan beberapa peninggalan sejarah berupa bangunan-bangunan Candi semisal Candi Lanang dan Candi wadon. Di sana juga ada Candi Pasetran yang saat ini hanya berupa tumpukan bata saja. Belum ada sentuhan renovasi yang dilakukan pemerinta. Di Jedong juga ditemukan beberapa prasasti dari kuningan yang menceritakan tentang kerajaan Kahuripan masa lampau.
OK...Back to Topic
Kami sampai di sana sekitar pukul setengah tiga. Setelah basa-basi dengan blantik, maka kami diajak keliling ke kandang sapai untuk ditunjukkan sapi yang dijual  olehnya. Kandang pertama adalah daerah barat agak jauh sekitar 200m dari rumah blantik. Di sana terdapat beberapa sapi yang memang dijual dengan harga di bawah 10 juta. Sapinya agak kecilan dari pada sapi pada umumnya. Sebagian besar adalah jenis sapi jawa yang berbulu putih dan sapi Bali yang berbulu merah.
Harga jualnya pun membuat kami kaget. Ada kenaikan harga daripada tahun sebelumnya. Tahun kemarin kami dapat harga 6,9juta dengan ukuran sapi yang sama saat ini. Sekarang harga dibuka dengan harga 7,5juta. Lebih maham 600rb dari sebelumnya. Kami menghitung kembali kekuatan untuk membelinya. Hal ini disebabkan karena dana kami sangat minim. Tawar menawar kami lakukan. Harga hanya dapat turun 100rb saja. Alhamdulillah. Kami putuskan yang ini kami jadi beli. Tanda jadi kami berikan 1juta rupiah.
Kami beralih ke kandang lain. Di sana kami ditunjukkan sapi dengan harga yang di atas 10 juta. Besar-besar dan rata-rata sapi peranakan dengan sapi Australia. Harga dibuka dengan harga 11 juta -  12 juta. Kami yang memang berencana membeli dengan harga sekaian melakukan perbandingan dulu dengan tempat lain. hal ini disebabkan kita sudah terlanjur berjanji dengan pemilik sapi di kampung kami untuk melihatnya. Akhirnya kami cuma semayan saja, jika positif kami akan balik lagi. Sementara bapak-bapak yang lain dari kampuing sebelah sudah positif dua sapi untuk dikirim H-1.
Kami pulang kembali. Turun menyusuri jalanang NGoro Industri. Dalam benak saya. Bagaimana sih gambaran kehidupan Kerajaan Kahuripan dan Prabu Erlangga dulu disana. Mengingat daerahnya kering dan jarang air.
Read more >>

Senin, 08 Oktober 2012

Kalau Berpecah Belah, Pasti Hancur

Pendopo Agung
Kunjungan saya ke Situs Majaphit memberikan pembelajaran berarti bagi pribadi saya sendiri dan mungkin juga bagi sahabat semua. Sesuatu yang besar sebenarnya sedang dipaparkan di depan kita untuk dapat diambil hikmah di dalamnya. dengan hikmah itu, diharapkan kita dapat mencontoh hal-hal yang baik dan menjauhi yang buruk.
Majapahit adalah sebuah kerajaan besar. Tidak ada yang meragukan kebesaran Majapahit. Muali dari sabar sampai Merauke. Asia Tenggara bahkan wilayah Afrika (Madagaskar) dapat ditaklukkan dengan kebesaran Majapahit. Namun, sebuah cerita mesti ada akhir. Dan akhir kadang kala terjadi dengan tragis.
Read more >>

Kepala SD Mutu dan TU diwisuda D 1 Pendidikan Kemuhammadiyahan

Riyono, S.PdI
Bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo bersama dengan 610 peserta lainnya, Kepala SD Muhammadiyah 1 Gempol Bapak Riyono, S.PdI  dan Staf Tata Usaha Bapak Adi Subur Raharjo diwisuda sebagai Diploma 1 Guru Pendidikan Kemuhammadiyahan. Wisuda dilangsungkan dengan khidmat dan dihadiri oleh ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA yang pada pagi itu berkenan memberikan orasi ilmiah kepada para wisudawan.
Read more >>

Sabtu, 06 Oktober 2012

Kapan Sosok seperti Gajah Mada Lahir Kembali di Negeri Ini ?

Gajah Mada
Pada hari Sabtu tanggal 29 September 2012 saya berkesempatan lagi untuk berkunjung ke salah satu warisan budaya bangsa Indonesia. Sebuah kompleks situs peninggalan sejarah yang diyakini dulunya adalah sebuah pusat peradaban maju yang pernah menguasai seluruh wilayah Nusantara bahkan Asia Tenggara. Jejak-jejak peninggalan sejarahnya pun dapat dilihat sampai ke Afrika tepatnya di Pulau Madagaskar sana. Sungguh sebuah kekuatan yang sangat besar yang tak dapat terbayangkan kegagahannya seperti apa. Namun jika kita hubungkan dengan realitas sejarah yang menyatakan bahwa nenek moyang kita adalah bangsa maritim dan memiliki kelebihan dalam dunia kelautan hal ini tidak seberapa mengherankan.
Di sana sana juga sempat membaca bunyi teks sumpah palapa yang agung yang pernah diucapkan manusia agung dari sebuah kerajaan besar. Siapa lagi kalau bukan Mahapatih Gajah Mada. saya katakan Agung karena mungkin sudah jarang atau tidak ada manusia jaman sekarang yang memiliki karakter semacam mahapati Gajah Mada ini. Bahkan kalau kita lihat realita saat ini rasanya sudah tidak ada manusia penerus Gajah Mada. 
Read more >>

Kurikulum Sekolah, Terlalu Banyak Ujian

Dulu, waktu saya SD saya bersekolah di SD negeri Watesnegoro 2 yang letaknya dipinggir jalan raya Pasuruan -  Mojokerto. daerah saya adalah daerah perbatasan 2 kabupaten tersebut. Jadi jangan heran jika nama desa saya adalah Watesnegoro yang berarti adalah batas sebuah negara. Kemungkinan desa tersebut adalah sebuah desa perbatasan kotaraja Majapahit kalah itu. Mungkin...
Saat saya SD dulu yang namanya ulangan atau ujian di sekolah adalah Ulangan harian, THB dan EBTA/EBTANAS khusus kelas VI.
Read more >>

Rabu, 03 Oktober 2012

Ngaji Habis Maghrib, Kebiasaan yang telah Lama Tenggelam

Suasana Ngaji Malam
Dulu, waktu saya masih anak-anak mengaji atau ngaji adalah sebuah kewajiban yang harus kami lakukan setiap hari. Ngaji saat itu dilaksanakan pada malam hari ketika usai menuanaikan Sholat Maghrib. Meskipun Ngajinya sesudah Sholat Maghrib kami biasanya berangkat lebih awal untuk bersama-sama berjamaah di masjid.
Read more >>

Selasa, 02 Oktober 2012

2 Oktober, Hari Batik Nasional


Pasca ditetapkan oleh UNESCO, batik sebagai warisan dunia yang bersal dari Indonesia, Pemerintah menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Tentu bukan asal-asalan bahwa pemerintah Indonesia menetapkan hari tersendiri untuk batik. Hal ini mengingat bahwa batik sebagai kekayaan budaya Indonesia. Telah banyak bangsa yang ingin mengklaim batik sebagai kekayaan negaranya. Karena itu kita mesti berbangga bahwa batik telah terdaftar dan diakui sebagai kekayaan budaya kita.
Read more >>